Comscore Tracker

Hebat! Bocah 13 Tahun Sabet Medali Emas di Olimpiade Tokyo

Peraih perak di nomor sama masih 13 tahun pula #Tokyo2020

Jakarta, IDN Times - Sebuah rekor kembali muncul di Olimpiade Tokyo 2020. Salah satu atlet termuda yang tampil di Olimpiade Tokyo, Momiji Nishiya, sukses menyabet medali emas di ajang ini.

Nishiya menyabet medali emas dalam nomor street putri. Dia mampu mengalahkan rivalnya asal Brasil, Leal Rayssa, dan rekan senegaranya, Funa Nakayama.

Total poin Nishiya mencapai 15,26. Unggul cukup jauh atas Leal yang cuma meraih 14,64 dan Nakayama dengan koleksi 14,49 poin.

1. Salah satu peraih medali emas termuda Olimpiade Tokyo

Catatan yang luar biasa, mengingat Nishiya baru saja menjalani debut di Olimpiade Tokyo. Lebih hebat lagi, Nishiya menjadi peraih medali emas termuda buat Jepang.

Usia Nishiya saat meraih medali emas buat Negeri Sakura masih 13 tahun. Ini juga menjadi rekor baru karena Nishiya menjadi salah satu peraih emas dengan usia termuda di sepanjang sejarah Olimpiade.

Dia hanya kalah dari Marjorie Gestring, penyelam Amerika Serikat yang tampil di Olimpiade Berlin 1936.

Baca Juga: Indonesia Melorot, Klasemen Medali Olimpiade Tokyo Panas

2. Aksi magis bocah ajaib

Makin unik, karena sebenarnya, Leal yang meraih perak juga masih berusia 13 tahun. Hanya Nakayama, peraih perunggu, yang usianya sudah 16 tahun.

Artinya, nomor street putri benar-benar didominasi remaja. Luar biasa, bukan!

"Saya rasanya mau menangis karena terlalu bahagia," kata Nishiya dikutip CBS.

3. Skateboard untuk semua

Hebat! Bocah 13 Tahun Sabet Medali Emas di Olimpiade TokyoPeraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020 nomor street wanita, Raysa Leal (kanan) / Instagram @Olympics

Sementara itu, Leal merasa perjalanannya menuju Olimpiade dipenuhi dengan berbagai tantangan. Mulai dari kewajiban sekolah hingga anggapan wanita tak cocok jadi skateboarder.

"Tak benar kalau berpikir, kamu harus belajar, skateboard cuma buat laki-laki. Skateboard buat semua kalangan," ujar Leal.

Baca Juga: Heboh Stasiun Televisi Korea Rasis ke Indonesia di Olimpiade Tokyo

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya