Comscore Tracker

Praveen/Melati Banjir Dukungan Usai Tamat di Olimpiade Tokyo

Terima kasih Praveen/Melati #Tokyo2020

Jakarta, IDN Times - Kekalahan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, dari ganda Tiongkok, Zheng Shiwei/Huang Yaqiong, di perempat final Olimpiade Tokyo 2020 mengundang perhatian dari warganet di Indonesia. Praveen/Melati banjir dukungan dari warganet meski harus tersingkir lebih dini.

Pantauan dari lini masa twitter, Melati jadi trending topic di Indonesia. Semua dikarenakan banyaknya dukungan yang dialirkan kepadanya, memberikan semangat agar bisa bangkit lagi dalam menyambut event berikut, pasca Olimpiade Tokyo.

Baca Juga: Catatan Hitam Indonesia Pasca Praveen/Melati Tamat

1. Gita Wirjawan puji Praveen/Melati

Mantan Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang juga eks Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, turut mengucapkan selamat atas perjuangan Praveen/Melati.

"Selamat Praveen/Melati atas pencapaiannya sejauh ini #Tokyo2020," begitu cuitan Gita yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia, lewat akun instagram resminya @GWirjawan.

2. Sayangnya, banyak warganet yang nyinyir pula

Praveen/Melati Banjir Dukungan Usai Tamat di Olimpiade TokyoPraveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di Yonex Thailand Open 2021 (Dok.IDN Times/BadmintonPhoto)

Tapi, tak sedikit pula komentar nyinyir yang muncul dari warganet. Banyak yang melakukan body shaming pula kepada Melati.

Tindakan yang sangat disayangkan dan membuat sejumlah warganet marah, hingga mengundang kontroversi tersendiri.

"Makin kecewa ketika melihat komentar di kolom balasan atas performa Praveen/Melati di lapangan. Kecewa boleh, ngatain jelek jangan. Mereka berlatih bertahun-tahun untuk pertandingan selama minimal 30 menit. Mending pada balik kerja deh," cuit akun @loudersist.

3. Indonesia absen di semifinal

Praveen/Melati Banjir Dukungan Usai Tamat di Olimpiade TokyoPraveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di Yonex Thailand Open 2021 (Dok.IDN Times/BadmintonPhoto)

Tersingkirnya Praveen/Melati memang menghadirkan satu catatan hitam. Ini menjadi kali pertama Indonesia gagal mengirimkan wakil ke semifinal Olimpiade di nomor ganda campuran.

Terakhir kali Indonesia gagal mengirim wakil ke semifinal ganda campuran adalah pada Olimpiade Athena 2004 silam.

Baca Juga: [BREAKING] Kiprah Honey Couple Praveen/Melati Tamat di Olimpiade Tokyo

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya