Comscore Tracker

Sederet Aturan Sepak Bola, dari Offside Sampai Pelanggaran

Kamu harus paham aturan-aturan ini biar tak liar

Jakarta, IDN Times - Demi bermain sepak bola dengan santun, kamu perlu tahu bagaimana bersikap di atas lapangan. Makanya, kamu wajib mengetahui peraturan sepak bola yang begitu sensitif.

Pelanggaran hingga offside jadi aturan yang paling wajib kamu ketahui. Jangan sampai, kamu melanggar pemain dan berujung pada kartu merah.

Offside juga harus kamu pahami aturannya. Sebab, aturan offside bisa saja membuat kamu bingung kala berhasil mencetak gol, tapi dianulir akibat terjebak. Ujungnya, terkadang kamu protes ke wasit berlebihan hingga akhirnya dikartu.

Yuk kita ulas aturan sepak bola di bawah ini, termasuk pelanggaran dan offside.

Baca Juga: 5 Bintang Tersubur LaLiga, Termasuk Messi dan Ronaldo

1. Offside

Sederet Aturan Sepak Bola, dari Offside Sampai Pelanggarandailymail.co.uk

Offside menjadi hal paling sensitif dalam sepak bola. Offside merupakan posisi di mana ada pemain lawan yang berdiri sendirian di area lawan, atau langsung berhadapan dengan kiper.

Aturan ini mengalami pengembangan di setiap masanya. Bahkan, tiap tahun, Otoritas Peraturan Sepak bola Dunia (IFAB), selalu memberikan pandangannya mengenai aturan ini. Offside akan disesuaikan dengan bagaimana posisi tubuh dari setiap pemain.

Sejumlah bagian tubuh, sekecil apapun itu, akan menjadi indikator penentuan offside, jika ada orang yang berdiri sendiri di garis pertahanan lawan atau langsung berhadapan dengan kiper tanpa pengawalan. Hanya satu bagian tubuh yang tak dianggap offside, yakni gigi. Lainnya, ya akan dianggap offside jika melewati garis pertahanan di area lawan.

Aktif atau tidaknya pemain juga akan jadi rujukan offside. Andai ketika ada teman yang berlari dari belakang, tak terjebak, tapi kamu aktif dan posisinya offside, meski tidak menerima bola, maka hakim garis akan mengangkat bendera.

Hukuman offside adalah tendangan bebas. Tapi, biasanya banyak kasus di mana offside sering membuat gol harus dianulir.

Para pemain kerap protes karena tak merasa offside. Kadang, protesnya berlebihan. Jangan seperti itu ya, karena kamu bisa dikartu kuning oleh wasit

2. Pelanggaran

Sederet Aturan Sepak Bola, dari Offside Sampai Pelanggarantwitter.com/sbotopofcl

Kamu harus tahu bagaimana jenis pelanggaran di sepak bola. Ada yang keras, menengah, dan ringan. Kalau masih ringan seperti tekel kecil, wasit mungkin cuma kasih peringatan.

Tapi, jika sudah tekel kasar mengarah pada menyakiti lawan, maka hukumannya bisa kartu kuning. Bisa pula langsung kartu merah andai kamu pakai dua kaki buat melayangkan tekel tersebut.

Memukul, menanduk, hingga menyerang lawan dengan agresif, juga bisa berujung pada kartu merah. Menarik jersey lawan saat kamu menjadi orang terakhir, juga bisa dihukum dengan pengusiran.

Lalu, ada handsball. Ini adalah pelanggaran dengan tingkat yang beragam. Kalau kamu dengan sengaja menghentikan bola dengan tangan, hukumannya bisa kartu kuning atau merah. Tapi, jika tidak disengaja, mungkin cuma dapat peringatan dari wasit. 

3. Tendangan Bebas

Sederet Aturan Sepak Bola, dari Offside Sampai PelanggaranLionel Messi mengeksekusi penalti untuk PSG di UCL. (twitter.com/PSG_English)

Tendangan bebas adalah ujung dari hukuman pelanggaran dan offside. Biasanya kalau offside, akan diberikan titiknya di area sendiri.

Kalau pelanggaran, beragam titiknya. Bisa di area lawan atau sendiri, tergantung di mana insiden terjadi.

Jika pelanggaran terjadi di dalam kotak penalti, hukumannya ya tendangan 12 pas. Tendangan bebas boleh dijaga dengan pagar betis. Tapi, kalau penalti, umumnya langsung berhadapan dengan kiper.

Baca Juga: Mengulas Voting Ballon d'Or, Bagaimana Messi Bisa Menang?

Topic:

  • Bunga Semesta Int
  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya