Comscore Tracker

Kathrine Switzer: Mendobrak Kesenjangan Gender di Boston Marathon 50 Tahun Lalu

Dari Kontorversi hingga menjadi wanita yang menginspirasi.

Dilansir dari How Stuff Works, saat ini dimanapun adalah suatu kewajaran jika dalam suatu pertandingan olah raga wanita ikut berlomba. Apakah itu perlombaan yang kompetitif seperti marathon dengan ratusan ribu atlet dari penjuru dunia turut berartisipasi yang hampir setengahnya adalah wanita. Namun itu sekarang di abad 21.

The Boston Marathon adalah salah satu perlombaan yang paling menonjol di Amerika Serikat. Pada tahun 1960, perempuan tidak diizinkan untuk bersaing. Bahkan, balapan resmi terpanjang dimana pelari perempuan berperan serta adalah perlombaan 800 meter di Olimpiade, hanya 1,9 persen dari 42.165 meter jarak tempuh marathon.

Tapi 50 tahun yang lalu, pelari 20 tahun bernama Kathrine Switzer memecahkan kesenjangan gender itu. Pada tanggal 19 April 1967, ia menjadi wanita pertama yang ikut berlomba dalam Boston Marathon, resmi terdaftar dan memiliki nomor. Namun selama lima tahun selanjutnya tidak ada satupun wanita yang berani ikut dalam Boston Marathon. 

"Get the hell out of my race and give me those numbers!" 

Kathrine Switzer: Mendobrak Kesenjangan Gender di Boston Marathon 50 Tahun LaluBETTMANN / GETTY IMAGES

Ketika lomba sedang berlangsung, seorang ofisial resmi Boston Marathon, Jock Semple, berusaha untuk merebut dan mengambil nomor dada Switzer dan secara fisik mengusir dia dari balapan. Dilaporkan bahwa Jock Semple berteriak, "Get the hell out of my race and give me those numbers!" ("Keluar kau dari lombaku, dan kembalikan nomor itu")

Menjadi sorotan pers nasional

Kathrine Switzer: Mendobrak Kesenjangan Gender di Boston Marathon 50 Tahun LaluPAUL CONNELL / BOSTON GLOBE / GETTY IMAGES

Switzer menghindari serangan Semple dan dengan bantuan teman-teman serta pacarnya, Tom Miller (No. 390), menghalangi pengusiran, menjadi sorotan pers nasional saat itu.

Wanita tidak diperbolehkan untuk berpartisipasi

Kathrine Switzer: Mendobrak Kesenjangan Gender di Boston Marathon 50 Tahun LaluPAUL CONNELL / BOSTON GLOBE / GETTY IMAGES

Switzer terdaftar dengan nama "KV Switzer," tidak terlihat seperti nama wanita, membayar biaya masuk $ 2 dan mendapatkan nomer resmi 261. Pada saat itu, wanita masih tidak diperbolehkan untuk berpartisipasi.

Bobbi Gibb di Perlombaan Boston Marathon

Kathrine Switzer: Mendobrak Kesenjangan Gender di Boston Marathon 50 Tahun LaluBobbi Gibb (JOHN TLUMACKI / GETTY IMAGES)

Switzer bukanlah wanita pertama yang mengikuti Boston Marathon,  tapi ia yang pertama mengikutinya dengan cara resmi, meski ada kontroversial soal nama dan nomor peserta. Kehormatan pertama yang mengikuti lomba adalah Bobbi Gibb, namun sayang ia tidak resmi. Gibb, wanita pertama yang menyelesaikan maraton pada tahun 1966, satu tahun sebelum Switzer.

Athletic Association Boston mengijinkan perempuan untuk ikut berlomba

Kathrine Switzer: Mendobrak Kesenjangan Gender di Boston Marathon 50 Tahun LaluJOE DENNEHY / BOSTON GLOBE / GETTY IMAGES

Setelah bertahun-tahun protes dan negosiasi, akhirnya Athletic Association Boston mengijinkan perempuan untuk ikut berlomba dalam Boston Marathon. Kathrine Switzer melintasi garis finish pada perlombaan di tahun 1972.

Aktifitas, penghargaan hingga nomor ikonik "261"

Kathrine Switzer: Mendobrak Kesenjangan Gender di Boston Marathon 50 Tahun LaluS & G / PA IMAGES ARSIP / GETTY IMAGES

Foto ini diambil pada tahun 1980. Switzer semakin aktif dalam perlombaan lari dan marathon. Ia mendapatkan tempat sebagai yang pertama di Divisi Perempuan New York Marathon pada tahun 1974.

Kathrine Switzer menjadi komentator olahraga di televisi dan ia pun memenangkan penghargaan Emmy Award, sebuah ajang penghargaan di bidang pertelevisian. Dia juga menulis sebuah memoar dan buku bagi pelari. Penghargaan lain pun banyak yang dianugerahkan kepadanya antara lain  masuk ke dalam USA’s Running Hall of Champions, NYYR Hall of Fame, USA National Women’s Hall of Fame, dan termasuk wanita yang menginspirasi. Sampai saat ini ia aktif di bidang olahraga terutama lari dan mengelola sebuah yayasan yang diberi nama 261fearless.org sebuah  komunitas wanita seluruh dunia untuk bisa saling memberikan support dan bisa menginspirasi satu sama lain dengan berolahraga lari. 

Pada tanggal 17 April 2017 kemarin, di usia 70 tahun, Switzer menyelesaikan Boston Marathon lagi. Ia mengenakan nomor 261. The Boston Athletic Association mengumumkan akan mempensiunkan nomor 261 untuk menghormatinya.

Kathrine Switzer di Boston Marathon 2017

T. Wikie Photo Verified Writer T. Wikie

Fotografer, copywriter, web & grafis desainer. Kontributor pada media berita & hiburan. Bekerja sebagai konsultan & freelancer di bidang marketing communication.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yogie Fadila

Berita Terkini Lainnya