Comscore Tracker

5 Fakta Marques Bolden, Pemain Naturalisasi yang Pernah Main di NBA

Siap membela Merah Putih

Indonesia terpilih menjadi tuan rumah FIBA Asia Cup 2021 dan FIBA World Cup 2023. Untuk menyambut dua turnamen bergengsi tersebut, pihak PP Perbasi melakukan naturalisasi guna memperkuat timnas basket Indonesia.

Tidak tanggung-tanggung, Perbasi kali ini menaturalisasi pemain yang pernah bermain di NBA bersama Cleveland Cavaliers, yaitu Marques Bolden. Pengalamannya tersebut tentu diharapkan menjadi kekuatan tambahan bagi timnas basket Indonesia. Yuk, simak ulasan fakta Marques Bolden di bawah ini.

1. Karier masa SMA

5 Fakta Marques Bolden, Pemain Naturalisasi yang Pernah Main di NBAMarques Bolden (instagram.com/marques)

Marques Terrell Bolden lahir pada 17 April 1998 di Dallas, Texas, Amerika Serikat. Pemain berusia 23 tahun ini sudah menekuni olahraga bola basket sejak duduk di bangku sekolah.

Bakat Bolden semakin terlihat saat duduk di bangku SMA. Membela DeSoto High School, ia memimpin tim sekolahnya untuk meraih gelar kejuaraan Negara Bagian Kelas 6A Texas pada 2016 atau tahun seniornya.

Di tahun seniornya pula Bolden berhasil mencatatkan 23,4 poin, 10,2 rebound, dan 2,6 blok tembakan per laga. Berkat statistiknya yang memukau, Bolden berpartisipasi dalam dua laga all star bertajuk McDonald's All-American Game dan Jordan Brand Classic.

2. Membela Duke University

5 Fakta Marques Bolden, Pemain Naturalisasi yang Pernah Main di NBAMarques Bolden (instagram.com/marques)

Berkat performa gemilangnya semasa SMA, Bolden pun direkrut oleh Duke University pada Mei 2016. Duke University dikenal sebagai kampus yang memiliki tradisi basket yang kuat. Pemain seperti Zion Williamson, Brandon Ingram, hingga Kyrie Irving merupakan jebolan Duke University.

Karier Marques Bolden di awal kariernya di Duke berjalan kurang mulus. Ia menderita cedera yang membuatnya absen di delapan laga awal musim 2016/17. Selain itu, Bolden juga harus absen di NCAA karena sakit yang dideritanya.

Bolden bangkit hingga pada tahun ketiga ia bermain reguler bersama Duke University. Di tahun ketiganya, Bolden bermain sebanyak 35 laga dengan catatan  5,3 poin, 4,5 rebound,  dan 1,7 blok dalam 19,1 menit per laga.

Baca Juga: 5 Pemain Terbaik yang Di-draft Cleveland Cavaliers 30 Tahun Terakhir

3. Seleksi Timnas Basket Amerika Serikat

5 Fakta Marques Bolden, Pemain Naturalisasi yang Pernah Main di NBAMarques Bolden (instagram.com/marques)

Bolden sebenarnya pernah membela tim nasional basket Amerika Serikat (AS) di kelompok umur. Kala itu, Bolden membela timnas AS dalam ajang Nike Hoop Summit 2016. Ia bermain selama 13 menit dengan mencetak 3 poin dan 2 rebound.

Selain itu, Bolden juga sempat menjadi salah satu pemain yang dipanggil untuk pelatihan Piala Dunia U-19 pria basket AS 2017. Namun, Bolden gagal lolos karena dicoret sebelum turnamen dimulai.

4. Debut NBA

5 Fakta Marques Bolden, Pemain Naturalisasi yang Pernah Main di NBAMarques Bolden (instagram.com/marques)

Bolden yang berstatus sebagai pemain undrafted kemudian memperkuat Cleveland Cavaliers untuk NBA Summer League 2019. Berkat performa yang ia tunjukkan, Bolden direkrut oleh tim satelit Cavaliers, yakni Canton Charge yang berkompetisi di NBA G-League.

Pada 19 Desember 2020, Cleveland Cavaliers memberikan Bolden two-way contract. Namun, pada 24 Februari 2021, Bolden dilepas oleh Cavaliers. Dua hari berselang, ia direkrut kembali oleh Canton Charge untuk berkompetisi di G-League musim 2020/2021.

Selama membela tim yang menjadi juara NBA 2016 itu, Bolden, center bertinggi 2,08 meter ini, tercatat hanya main 7 kali sepanjang 2019--2021. Torehan statistik yang berhasil dicatatkan Bolden adalah main 4,6 menit, 1,1 rebound, dan 1,0 poin per laga.

5. Pemain naturalisasi Indonesia

5 Fakta Marques Bolden, Pemain Naturalisasi yang Pernah Main di NBAMarques Bolden (instagram.com/marques)

Bolden dipilih menjadi pemain naturalisasi untuk memperkuat timnas basket Indonesia yang sedang dipersiapkan untuk FIBA Asia Cup yang diselenggarakan Agustus mendatang.

Kehadiran Bolden diharapkan mampu membuat Indonesia bersaing agar dapat mencapai target meraih peringkat 8 besar sebagai syarat berlagan di FIBA World Cup 2023.

Sebelum Bolden, muncul Kaleb Wesson sebagai calon pemain yang akan dinaturalisasi. Namun, rencana tersebut batal karena terganjal proses administrasi.

 

Proses naturalisasi Bolden telah sampai dalam tahap wawancara dengan DPR untuk kemudian dilanjutkan ke tahap selanjutnya. Diharapakan dengan pengalaman serta kualitas yang dimiliki Bolden dapat memberikan dampak tidak hanya di timnas, tetapi juga basket Indonesia.

Baca Juga: Tim Basket AS Terancam Gagal Raih Emas di Olimpiade Tokyo

Prayoga Adi Purna Photo Verified Writer Prayoga Adi Purna

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Atqo

Berita Terkini Lainnya