Comscore Tracker

Piala Asia 2019: Palestina Vs Australia, Menang Atau Tersingkir

Sanggupkah Socceroos bangkit dari keterpurukan?

Wajah sang juara bertahan tengah tercoreng. Mereka secara mengejutkan tumbang di tangan Yordania pada partai pembuka Grup B (Minggu 6/1). Australia seolah meneruskan tren negatif pasca hancur lebur di Piala Dunia silam. Masuknya sosok jempolan Graham Arnold pun bukan jaminan langsung tancap gas di helatan mayor.

Palestina sendiri cukup percaya diri menghadapi partai ini. Singkirkan sementara tetek-bengek politik luar negeri di luar lapangan. Kita akan melihat pertemuan dengan Australia sebagai kontestasi sepasang tim yang belum pernah saling jajal satu sama lain. Situasi buta kekuatan calon lawan bisa saja berujung pada lahirnya kejutan.

1. Palestina banyak belajar dari kekalahan sang calon lawan di matchday pembuka

Piala Asia 2019: Palestina Vs Australia, Menang Atau Tersingkirthe-afc.com

Dalam sesi jumpa pers pra-pertandingan pada hari Kamis (10/1/2019) kemarin, Noureddine Ould Ali selaku pelatih kepala Palestina menaruh kepercayaan pada kemampuan Abdelatif Bahdari dan kawan-kawan. Baginya, hasil kacamata saat menantang Suriah jadi modal positif arungi Piala Asia.

"Di pertandingan kemarin, kami memang sangat defensif karena kondisi tidak memungkinkan untuk mengubah gaya bermain. Tapi saya senang dengan kinerja para pemain dan poin yang kami dapatkan. Itulah hal yang terpenting," papar nahkoda asal Aljazair itu seperti dilansir laman the-afc.com.

Lebih jauh, dirinya mengaku banyak terbantu dengan kemenangan Yordania. Para penggawa Lions of Canaan disebut banyak mempelajari kelemahan sang calon lawan dan coba menusuk dari titik yang sama saat bertemu. 

Baca Juga: Piala Asia 2019: Bekuk Suriah, Yordania Genggam Tiket Babak 16 Besar

2. Graham Arnold, pelatih Australia, belum mau mengibar bendera putih

Piala Asia 2019: Palestina Vs Australia, Menang Atau Tersingkirthe-afc.com

Sementara itu, Graham Arnold dalam kesempatan terpisah enggan merasa panik. Status juara bertahan memang terasa manis, namun Socceroos berada di Uni Emirat Arab untuk mengulang perjuangan dari titik nol. Dirinya kembali menekankan jika tim yang diboyongnya tahun ini sama sekali berbeda dengan skuat juara 2015 silam.

"Tentu saja itu kenangan yang indah bagi sepakbola Australia. Kami telah mengembalikan trofi itu sehari sebelum turnamen dimulai, dan kami berambisi memenangkannya lagi. Saya berharap para pemain bertanding dengan penuh percaya diri, lantaran ada kepercayaan dan harapan untuk menang," tandas eks arsitek Sydney United.

Pria 55 tahun tersebut juga berharap Mark Milligan cs bisa menampilkan mentalitas bermain tak kenal lelah. Tim Palestina boleh saja memiliki agresifitas, namun skuatnya memiliki pemain-pemain dengan kualitas mumpuni. Sesumbar? Mungkin saja. Tapi mereka harus menang. Kalah, berarti kangguru jatuh dengan tragis.

3. Socceroos belum pernah sekalipun bertemu dengan Palestina

Piala Asia 2019: Palestina Vs Australia, Menang Atau Tersingkirthe-afc.com

Berikut prakiraan susunan pemain kedua kesebelasan :

Palestina (4-2-3-1)

Rami Hamadeh; Musab Al-Battat, Abdullah Jaber, Abdelatif Bahdari, Alexis Nourambuena; Pablo Tamburrini Bravo, Mohammed Darweesh; Tamer Seyam, Sameh Maraaba, Jonathan Cantillana; Yashir Islame

Australia (4-2-3-1)

Matt Ryan; Rhyan Grant, Aziz Behich, Trent Sainsbury, Milos Degenak; Awer Mabil, Mark Milligan; Robbie Kruse, Tomas Rogic, Massimo Luongo; Jamie Maclaren

Catatan : Kedua tim belum pernah bertemu baik di ajang resmi atau pertandingan uji coba.

Baca Juga: Piala Asia 2019: Arab Saudi Libas Korea Utara Tanpa Ampun

Achmad Hidayat Alsair Photo Community Writer Achmad Hidayat Alsair

Separuh penulis, separuh mahasiswa tua, separuh orang-orangan sawah.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Indra Zakaria

Just For You