Comscore Tracker

Hadapi Persebaya, Hanif Sjahbandi Berharap Aremania dan Bonek Berdamai

Berharap jadi momen perdamain Aremania dan Bonek

Malang, IDN Times - Arema FC bakal menghadapi lawan tangguh pada babak final Piala Presiden 2019. Tim Singo Edan bakal bersua Persebaya Surabaya. Ini merupakan final kedua bagi Arema FC dari 4 kali gelaran Piala Presiden. Tim Singo Edan mampu mendapatkan satu gelar Piala Presiden tahun 2017 usai menaklukkan Pusamania Borneo FC di partai puncak. 

Pada final kali ini, Arema FC memiliki peluang besar untuk mengulangi sukses tersebut. Apalagi beberapa pemain yang menjadi bagian dari Arema FC saat meraih gelar masih banyak yang memperkuat Arema FC, salah satunya adalah gelandang Hanif Sjahbandi. 

Baca Juga: Persebaya Benamkan Madura, "El Classico" Jatim Tersaji di Final

1. Hanif ingin kembali raih gelar

Hadapi Persebaya, Hanif Sjahbandi Berharap Aremania dan Bonek BerdamaiIDN Times/ Alfi Ramadana

Sebagai bagian dari tim yang meraih gelar pada tahun 2017, tentunya Hanif Sjahbandi sudah mengerti dan merasakan bagaimana atmosfer pertandingan final. Untuk itu, dirinya berharap pada final kali ini, Arema FC bisa kembali merengkuh gelar Piala Presiden 2019. 

"Kami bersyukur bisa kembali lolos ke final. Kami harus fokus pada pertandingan karena final sudah tinggal beberapa hari lagi. Ini laga yang sangat bagi kami dan Aremania. Semoga kami bisa memberikan kebahagiaan kepada mereka," katanya. 

2. Bukan final mudah bagi Arema FC

Hadapi Persebaya, Hanif Sjahbandi Berharap Aremania dan Bonek BerdamaiIDN Times/ Alfi Ramadana

Lebih lanjut, Hanif Sjahbandi menyadari bahwa final kali ini tak akan mudah bagi Arema FC. Sebab, Persebaya Surabaya juga memiliki ambisi yang sama untuk bisa meraih gelar Piala Presiden 2019. Namun demikian, mantan pemain Persiba Balikpapan ini tetap percaya Arema FC mampu mengulangi sukses tahun 2017.

"Persebaya memang bukan lawan yang mudah. Namun, bukan berarti mereka tak bisa dikalahkan. Semoga tensi tinggi ini bisa menambah motivasi para pemain," tambahnya. 

3. Cari kado ulang tahun

Hadapi Persebaya, Hanif Sjahbandi Berharap Aremania dan Bonek BerdamaiIDN Times/ Alfi Ramadana

Di sisi lain, Hanif Sjahbandi juga mengusung ambisi pribadi pada final kali ini. Ia ingin mencari kado ulang tahun untuk dirinya sendiri yang ke-22 tahun dan untuk Kota Malang yang ke-105 tahun. Pemain asal Bandung itu baru saja merayakan ulang tahun ke-22 pada 7 April 2019 dan kota Malang juga baru saja merayakan ulang tahun k-105.

"Dari dulu saya selalu ingin memberikan gelar untuk Arema FC, baik itu juara liga ataupun gelar lainya. Saya ingin sekali melihat masyarakat Malang bahagia," bebernya. 

4. Berharap jadi momen perdamaian Aremania dan Bonek

Hadapi Persebaya, Hanif Sjahbandi Berharap Aremania dan Bonek BerdamaiIDN Times/ Alfi Ramadana

Selain menjanjikan pertarungan menarik, laga final antara Persebaya kontra Arema FC juga menyimpan potensi konflik. Apalagi suporter kedua tim selama ini dikenal tak akur bahkan kerap terlibat perseteruan bahkan hingga kontak fisik. Untuk itu, Hanif Sjahbandi berharap final kali ini bisa menjadi momen bagi kedua suporter untuk berdamai. 

"Saya berharap sekali final kali ini bisa memberikan sesuatu yang berbeda yaitu bersatunya dua kelompok suporter yang dikenal tak akur. Saya rasa tidak ada seorang pun yang suka kedamaian. Saya harap final kali ini bisa menyatukan keduanya," jelasnya. 

5. Tak masalah dengan sistem kandang-tandang

Hadapi Persebaya, Hanif Sjahbandi Berharap Aremania dan Bonek BerdamaiIDN Times/ Alfi Ramadana

Pada laga final kali ini, format yang digunakan adalah kandang-tandang. Format tersebut dinilai cukup merepotkan bagi klub, apalagi dengan jadwal yang sangat mepet dan tensi pertandingan yang tinggi berpotensi membuat para pemain terkuras secara emosi. Namun demikian, Hanif Sjahbandi melihat hal itu dari sisi sebaliknya, eskipun dirinya mengakui belum pernah menjalani partai final dalam dua laga. 

"Saya tidak bisa banyak berkomentar terkait hal itu. Tetapi mungkin jika final hanya satu pertandingan kalau kalah sudah selesai. Sementara kalau dua leg, ketika kalah dalam satu pertandingan, masih ada peluang membalas pada leg kedua," tandasnya. 

Baca Juga: Tumbang Atas Arema FC, Gomes De Oliviera Akui Kalteng Putra Main Buruk

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

JADWAL SALAT & IMSAK

26
MEI
2019
21 Ramadan 1440 H
Imsak

04.26

Subuh

04.36

Zuhur

11.53

Asar

15.14

Magrib

17.47

Isya

19.00

Just For You