Comscore Tracker

Bersinar di Klub, 5 Pemain Ini Malah Jarang Dipanggil Timnas Negaranya

Kalah bersaing dengan nama-nama lain

Bermain untuk tim nasional sepertinya sulit untuk ditolak oleh para pesepak bola. Hal ini jelas menjadi sebuah kebanggaan tersendiri lantaran dapat mewakili negaranya di sebuah ajang tertentu. Tentunya, masuk ke dalam fase tersebut tak semudah yang dibayangkan.

Salah satu kunci utama menembus skuad timnas yaitu tampil gemilang di level klub. Bukti seperti ini sangat umum terjadi di timnas mana pun, tetapi tak semuanya. Beberapa pemain justru harus menerima kenyataan pahit. Meski tengah bersinar di klub, mereka justru jarang dipanggil timnas negaranya.

1. Christopher Nkunku

Bersinar di Klub, 5 Pemain Ini Malah Jarang Dipanggil Timnas NegaranyaChristopher Nkunku (twitter.com/TGoalpost)

Sejak pindah ke RB Leipzig, Christopher Nkunku bertransformasi menjadi salah satu winger muda terbaik. Kelincahan dan kecepatan yang berpadu dengan kualitas olah bolanya yang mumpuni membawa Nkunku terus berkembang. Ia didapuk jadi andalan Die Roten Bullen untuk merusak barisan pertahanan lawan.

Terlebih pada musim ini, performa Nkunku makin menggila dengan catatan 16 gol dan 12 assist. Meski begitu, pemain berusia 24 tahun tersebut belum juga menjalani debut untuk Timnas Prancis. Kiprah Nkunku hanya sebatas tim U-23 saja. Di tim senior, ia memang harus bersaing dengan pemain berpengalaman lain, seperti Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele.

2. Luis Alberto

Bersinar di Klub, 5 Pemain Ini Malah Jarang Dipanggil Timnas NegaranyaLuis Alberto (twitter.com/Squawka)

Terbuang dari Liverpool, bakat terpendam Luis Alberto berhasil dieksplorasi dengan baik oleh Lazio. Ia tampil gemilang di Italia yang membuat namanya makin dikenal luas. Piawai dalam mengatur ritme permainan Lazio menjadi modal kuat bagi Alberto selalu dimainkan di tiap pertandingan yang dijalani.

Punya rekam jejak yang bagus di level klub saat ini, hal yang sebaliknya justru terjadi di tim nasional. Alberto tak diandalkan Timnas Spanyol lantaran baru mengoleksi 1 caps. Catatan itu juga terjadi di laga persahabatan kontra Kosta Rika pada tahun 2017 lalu. Dengan usianya yang sudah 29 tahun, peluang Alberto membela La Furia Roja bakal terus mengecil.

Baca Juga: 5 Tim Tertua di Kompetisi Serie A Musim 2021/2022, Lazio Paling Senior

3. Angelino

Bersinar di Klub, 5 Pemain Ini Malah Jarang Dipanggil Timnas NegaranyaAngelino (twitter.com/InstantFoot)

Bek sayap yang produktif dalam urusan mencetak gol merupakan tipe pemain yang spesial saat ini. Selain sosok Theo Hernandez ataupun Reece James, bek bertipe ini bisa ditemukan di dalam diri Angelino. Ia merupakan pilar utama RB Leipzig yang kehadirannya nyaris tak tergantikan oleh pemain lain.

Angelino dikenal gemar melancarkan tusukan ke area pertahanan lawan. Terlebih ia tengah berusia emas saat ini, yaitu 25 tahun. Namun, patut disayangkan Angelino gagal menembus skuad utama Timnas Spanyol. Ia belum pernah membuat debut untuk timnas negaranya itu karena gemuknya opsi di pos bek kiri La Furia Roja.

4. Fikayo Tomori

Bersinar di Klub, 5 Pemain Ini Malah Jarang Dipanggil Timnas NegaranyaFikayo Tomori (twitter.com/fikayotomori_)

Nama Fikayo Tomori mulai menanjak saat Chelsea menunjuk Frank Lampard sebagai juru taktik. Tomori yang sebelumnya tak terpakai berhasil dimanfaatkan oleh sang pelatih saat itu. Karier pemain berdarah Kanada itu makin mendapatkan sorotan saat didatangkan AC Milan pada musim dingin 2021 lalu.

Tomori sukses mendapatkan kepercayaan penuh untuk mengisi sektor belakang Rossoneri. Membawa timnya bersaing di papan atas, cukup disayangkan hal tersebut tak berlanjut di level tim nasional. Tomori yang membela timnas Inggris baru membuat 2 caps sejauh ini. Ia kalah bersaing dengan bek-bek Inggris lainnya.

5. James Maddison

Bersinar di Klub, 5 Pemain Ini Malah Jarang Dipanggil Timnas NegaranyaJames Maddison (twitter.com/Madders10)

James Maddison membawa warna baru di dalam permainan Manchester City. Sejak direkrut pada musim panas 2018 lalu, perannya sangat vital bagi The Foxes. Hal inilah yang menjadi penyebab ketertarikan sejumlah klub Eropa yang terus bersaing mendapatkannya meski Maddison masih setia di Leicester.

Dengan performa impresif yang ia buat sejauh ini, Maddison jelas layak memperkuat Timnas Inggris. Namun, pada kenyataannya, ia baru menorehkan 1 caps untuk The Three Lions. Maddison berpeluang besar membela Inggris di ajang Piala Eropa 2020 lalu. Namun, cedera pinggul yang dideritanya memaksa Maddison untuk keluar lebih awal.

 

Usia kelimanya terbilang masih produktif di dunia sepak bola dalam beberapa tahun ke depan. Meski saat ini belum dipercaya untuk sering tampil di timnas negaranya, kans tersebut tentu masih terbuka lebar bagi mereka.

Baca Juga: Ingin Lebih Kreatif, Arsenal Bidik James Maddison

Alvin Pratama Photo Verified Writer Alvin Pratama

Penulis biasa ini masih kuliah semester 2

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Atqo

Berita Terkini Lainnya