Comscore Tracker

Sempat ke Tiongkok, 5 Pemain Ini Kembali Berkarier di Liga Top Eropa

Ada beberapa pemain yang pulang ke klub lamanya

Liga Super Tiongkok sukses menjadi magnet bagi banyak pesepak bola yang berada di penghujung kariernya. Bukan tanpa sebab, klub-klub kontestan di sana berani menggaji mahal pemain itu. Bahkan, nominal yang ditawarkan bisa membuat gaji sang pemain menjadi yang tertinggi dibandingkan pemain mana pun.

Meskipun konsekuensi yang dihadapi sangat tinggi, hal itu tampaknya bukan masalah besar bagi klub-klub asal Tiongkok. Pada praktiknya, bukan pemain-pemain berusia senja saja yang hengkang ke sana, melainkan juga ada nama-nama muda yang memilih untuk melanjutkan kariernya di Tiongkok.

Akibatnya, ada sejumlah pemain top yang masih dilirik klub-klub ternama Eropa meski bermain di Asia seperti yang dialami 5 pemain berikut ini. Penasaran siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

1. Burak Yilmaz

Sempat ke Tiongkok, 5 Pemain Ini Kembali Berkarier di Liga Top EropaBurak Yilmaz (twitter.com/OptaJean)

Meskipun harum bersama Lille, karier Burak Yilmaz sebelumnya tak begitu mentereng. Ia hanya bermain di segelintir klub Turki, bahkan sempat merantau jauh ke Asia untuk berkarier di Liga Super Tiongkok. Transfer itu terjadi pada Februari 2016 lalu. Saat itu Yilmaz bergabung dengan Beijing Guoan.

Di sana, pemain berusia 35 tahun tersebut tak bertahan lama, hanya satu setengah musim. Penampilan Yilmaz saat itu tak terbilang buruk sebagai juru gedor timnya. Ia mampu melesakkan 19 gol dari 32 penampilan. Setelahnya, Yilmaz sempat kembali berkarier di Turki hingga akhirnya pindah ke Ligue 1 dengan bergabung bersama Lille musim lalu.

2. Yannick Carrasco

Sempat ke Tiongkok, 5 Pemain Ini Kembali Berkarier di Liga Top EropaYannick Carrasco (beinsports.com)

Yannick Carrasco dikenal dengan balutan jersey Atletico Madrid. Hal itu memang tak salah lantaran Carrasco sudah berkarier di sana sejak tahun 2015 lalu. Dalam perjalanannya bersama Los Rojiblancos, pemain asal Belgia ini sempat hengkang ke Dalian Yifang, klub Liga Super Tiongkok pada tahun 2018.

Bermain di Negeri Tirai Bambu merupakan pengalaman yang berbeda bagi Carrasco. Ia membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan gaya permainan yang benar-benar berbeda dibandingkan kompetisi Eropa. Carrasco membuat 52 penampilan bersama Dalian Yifang. Kebersamaannya berakhir pada Januari 2020 dan Carrasco memilih pulang ke Spanyol.

Baca Juga: Atletico Madrid Girang, Simeone Bertahan Lebih Lama

3. Gervinho

Sempat ke Tiongkok, 5 Pemain Ini Kembali Berkarier di Liga Top EropaGervinho (sempreinter.com)

Gervinho telah malang melintang di beberapa klub top Eropa, mulai dari Lille, Arsenal, hingga AS Roma. Selain beberapa klub beken itu, Gervinho pernah berpetualang jauh ke Tiongkok guna menyelamatkan kariernya yang sempat terombang-ambing. Ia bergabung ke Hebei China Fortune pada awal tahun 2016 lalu.

Di sana, performa Gervinho begitu menurun dan cuma membuat 29 penampilan selama 2 musim. Dewi Fortuna tampaknya masih bersahabat dengannya. Usai kontraknya yang tak diperpanjang, Gervinho masih menarik minat klub Eropa, yaitu Parma. Ia direkrut musim panas 2018 dan kini masih eksis di Eropa walaupun sudah berusia 34 tahun.

4. Axel Witsel

Sempat ke Tiongkok, 5 Pemain Ini Kembali Berkarier di Liga Top EropaAxel Witsel (goal.com)

Axel Witsel pernah merajut karier di Negeri Panda dalam waktu yang terbilang singkat, yaitu 1,5 tahun. Ia bergabung dengan Tianjin Quanjian usai dilepas Zenit St. Petersburg. Perjalanannya bersama Tianjin begitu mentereng dengan Witsel yang dipercaya mengisi pos lini tengah timnya itu di tiap pertandingan. 

Witsel sukses mencatatkan 47 penampilan dengan raihan 6 gol dan 4 assist selama berkarier di Tiongkok. Namanya pun masih menjadi incaran sejumlah klub ternama meski tak merumput di Benua Eropa. Pada musim 2018/2019, pemain Belgia itu menjatuhkan pilihannya ke Borussia Dormund, klub yang masih ia bela hingga sekarang.

5. Stephan El Shaarawy

Sempat ke Tiongkok, 5 Pemain Ini Kembali Berkarier di Liga Top EropaStephan El-Shaarawy (twitter.com/EuropaLeague)

Perjalanan karier Stephan El Shaarawy bisa dibilang hampir mirip dengan Yannick Carrasco. Pemain berusia 28 tahun itu memilih pulang ke klub lamanya setelah sempat berkarier di Tiongkok. Semua bermula pada tahun 2019 lalu, El Shaarawy dilepas AS Roma menuju Shanghai Shenhua.

Dengan pamornya sebagai pemain bintang, El Shaarawy justru kesulitan menyesuaikan diri dengan kultur sepak bola di Negeri Tirai Bambu. Ia hanya bertahan selama setahun dengan koleksi 4 gol dan 3 assist dari 19 penampilan. El Shaarawy akhirnya pulang kembali ke AS Roma sejak Januari lalu untuk mengembalikan performanya yang meredup.

 

Liga Super Tiongkok kerap diasumsikan sebagai tempat terbaik bagi para pesepak bola yang ingin menghabiskan penghujung kariernya. Namun, tak semuanya seperti itu. Ada beberapa nama yang hijrah ke Tiongkok di saat usianya yang masih berada di puncak performa.

Baca Juga: 10 Potret Stephan El Shaarawy, Winger AS Roma yang Kece Abis!

Alvin Pratama Photo Verified Writer Alvin Pratama

@alvnprtm21

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Atqo

Berita Terkini Lainnya