Comscore Tracker

Sering Gak Beruntung, 5 Klub Sepak Bola Ini Seperti Kena Kutukan

Ada klub yang kena 'kutuk' mantan pelatih mereka!

Di zaman yang kian modern saat ini, banyak bidang di sendi kehidupan yang mengalami perkembangan dan semakin berinovasi. Salah satunya adalah sepak bola, olahraga si kulit bundar ini bertransformasi menjadi suatu industri yang sudah mengglobal.

Namun, bukan berarti hal tersebut membuat sepak bola jauh dari anggapan mistis, atau disebut juga kutukan. Sampai saat ini, terdapat beberapa 'kutukan' yang dipercaya menghampiri suatu klub sepak bola karena mereka sepertinya apes terus.

Berikut 5 klub sepak bola yang sepertinya dihantui kutukan karena sering kurang beruntung. Penasaran klub apa saja itu?

1. Tottenham Hotspur

Sering Gak Beruntung, 5 Klub Sepak Bola Ini Seperti Kena Kutukansportnieuws.nl

Bila kebanyakan penggemar sepak bola sering mendengar lelucon tentang puasa gelar yang dialami Liverpool, hal tersebut masih belum seberapa ketimbang nasib yang menerpa Tottenham Hotspur. Bagaimana tidak, gelar Liga Inggris terakhir yang berhasil mereka rengkuh adalah di musim 1960/1961 atau sekitar 60 tahun yang lalu.

Selain itu, kegagalan mereka dalam beberapa momen krusial juga sangat begitu disayangkan, sebut saja di musim 2015/2016 lalu. The Lilywhites harus puas menempati posisi runner-up di bawah Leicester City yang tampil superior. Setelahnya, Spurs harus tertunduk lesu di fase final Champions League musim 2018/2019 lalu usai ditaklukkan Liverpool. 

Mengingat kembali gelar prestisius terakhir yang berhasil di raih klub London Utara ini, terjadi pada 2008 silam yaitu saat menjadi kampiun Piala Liga Inggris. Meski kini telah ditangani seorang pelatih ternama yang sudah bergelimang trofi, Jose Mourinho, nampaknya belum mampu mengantarkan Spurs meraih gelar dalam waktu dekat.

2. Cruz Azul

Sering Gak Beruntung, 5 Klub Sepak Bola Ini Seperti Kena Kutukanvivaligamx.com

Pamor Cruz Azul menjadi salah satu klub besar di Meksiko memang telah disematkan selama beberapa dekade terakhir. Namun, satu tragedi yang menerpa klub ini pada tahun 1997 silam menjadi bahan pembicaraan hangat bagi para fansnya. Tragedi yang dimaksud adalah saat mereka berhasil menggaet gelar Liga Meksiko di tahun tersebut.

Saat itu, Cruz Azul bertemu Club Leon di final turnamen Liga Meksiko. Berlangsung selama dua leg, skor kacamata menghiasi leg pertama. Penentuan pun baru terpecahkan di leg kedua setelahnya. Di suatu momen, penyerang Cruz Azul yaitu Carlos Hermosillo mengalami nasib apes usai bertabrakan dengan kiper lawan yang membuat kepalanya berdarah.

Hal tersebut membuat Cruz Azul memperoleh penalti dan Hermosillo menjadi eksekutornya. Alih-alih membersihkan darahnya, Hermosillo bersikeras dengan sang wasit dan memutuskan untuk terus bermain.

Ia sukses mencetak gol tersebut dan sekaligus menjadi penentu kemenangan Cruz Azul. Tapi setelah insiden tersebut, Cruz Azul gagal menjadi kampiun Liga Meksiko hingga saat ini.

Baca Juga: Jarang Diketahui, Ini 10 Fakta Terunik Klub-Klub Premier League

3. Bayer Leverkusen

Sering Gak Beruntung, 5 Klub Sepak Bola Ini Seperti Kena Kutukan90min.de

Bayer Leverkusen juga tak lepas dari anggapan bahwa mereka dihampiri oleh sebuah kutukan. Sepanjang sejarah berdirinya klub ini, Leverkusen belum mampu meraih satupun gelar Bundesliga. Selain itu, terdapat beberapa momen tak mengenakkan yang dialami Leverkusen, khususnya di medio 1990 dan 2000-an silam.

Di musim 2001/2002 contohnya, Leverkusen berkesempatan meraih treble winners. Namun Dewi Fortuna tak berpihak pada mereka. Dari ketiga kompetisi yang mereka ikuti, yaitu Bundesliga, DFB Pokal, dan Champions League, Leverkusen harus menerima fakta menyakitkan bahwa mereka menjadi runner-up di ketiga kompetisi tersebut.

Selain itu, runner-up Bundesliga di musim 2001/2002 tersebut juga menjadi yang ketiga kalinya diraih secara beruntung oleh Leverkusen, setelah sebelumnya gagal juara di musim 1999/2000 dan 2000/2001 silam. Terlepas dari rentetan kegagalan tersebut, banyak pihak menyebut mereka dengan sebutan baru, yaitu 'Bayer Neverkusen'.

4. Benfica

Sering Gak Beruntung, 5 Klub Sepak Bola Ini Seperti Kena Kutukanslbenfica.pt

Kutukan yang dialami Benfica mungkin menjadi yang terpopuler di kalangan penggemar sepak bola. Klub berdomisili di Portugal tersebut memang merupakan salah satu klub tersukses dengan raihan 37 gelar di liga domestik, tapi kesuksesan di ajang internasional justru bertolak belakang.

Banyak yang beranggapan bahwa nasib apes Benfica tersebut dikarenakan kutukan salah satu eks pelatih mereka, yaitu Bela Gutman. Pelatih Hungaria tersebut pernah membawa Benfica merengkuh dua gelar Liga Portugal dan dua gelar European Champions Clubs Cup (sebelum format Liga Champions).

Puncaknya saat tahun 1962 silam, ia meminta kenaikan gaji atas keberhasilannya tersebut. Namun, pihak manajemen Benfica menolak mentah-mentah permintaannya tersebut karena dianggap tidak rasional meski telah mengantarkan klubnya berjaya.

Atas penolakan tersebut, Gutman pun kesal dan memilih meninggalkan Benfica. Bersamaan dengan itu, Gutman bersumpah bahwa Benfica takkan pernah lagi menjadi juara di ajang Eropa dalam 100 tahun ke depan. Hal itu tampaknya menjadi kenyataan, dengan Benfica yang selalu gagal menjadi kampiun meski telah 8 kali lolos ke fase final hingga sekarang.

5. Paris Saint-Germain

Sering Gak Beruntung, 5 Klub Sepak Bola Ini Seperti Kena Kutukantalksport.com

Paris Saint-Germain atau yang akrab disapa PSG menjelma menjadi sebuah kekuatan baru semenjak diakuisisi oleh investor Qatar pada 2011 lalu. Memang setelahnya, PSG berjaya di Prancis dengan menggaet 7 gelar Ligue 1 selama 8 tahun terakhir. Namun, kesuksesan tersebut tak berbanding lurus dengan apa yang mereka capai di ajang Eropa.

Meski dihuni banyak pemain bintang, sampai saat ini, PSG belum pernah merasakan status kampiun Champions League. Padahal di beberapa situasi, mereka mungkin bisa saja melangkah lebih jauh demi menggaet trofi Si Kuping Besar.

Sebut saja di musim 2016/2017 saat Le Parisiens berjumpa Barca di fase 16 besar. Sempat unggul 4-0 di leg pertama, Edinson Cavani dan kolega malah hancur lebur di leg kedua usai takluk 1-6.

Beberapa momen lainnya juga tak kalah menyakitkan. Di musim 2018/2019 lalu, PSG bersua Manchester United di fase 16 besar dan takluk usai kalah 1-3 di leg kedua. Teranyar di musim lalu, PSG kembali gagal menjadi penguasa Eropa setelah kalah dari Bayern Munchen di fase final dengan skor 0-1.

 

Terlepas dari anggapan bahwa kelima klub di atas mengalami kutukan, sejatinya sepak bola di zaman modern sekarang bukanlah suatu keadaan yang bisa dikaitkan dengan hal-hal mistis, seperti kutukan ataupun sihir sejenisnya. Mungkin hanya kurang beruntung saja?

Baca Juga: Bak Dongeng, 5 Kisah Klub 'Medioker' Liga Inggris Berhasil Jadi Juara

Alvin Pratama Photo Verified Writer Alvin Pratama

Penulis biasa ini masih kuliah semester 2

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Albin Sayyid Agnar

Berita Terkini Lainnya