TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Kuatkan Sesama Hadapi COVID-19, Viking Frontline Bikin Video Cover

Frontline kampanyekan optimisme lewat lagu "Manusia Kuat"

IDN Times/Galih Persiana

Jakarta, IDN Times - Pada saat kompetisi sepak bola Indonesia harus berhenti akibat virus corona, salah satu kelompok suporter Persib, yakni Viking Frontline, melakukan sebuah kampanye dan dukungan untuk saling menguatkan antar-sesama masyarakat Tanah Air dalam krisis akibat pandemik virus corona atau COVID-19 yang melanda Ibu Pertiwi.

Mereka menyampaikan kampanye tersebut dengan sebuah lagu yang dipopulerkan oleh penyanyi Tulus berjudul "Manusia Kuat" melalui sebuah video yang diunggah lewat sosial media.

Hal itu dilakukan untuk mengajak siapa saja yang mendengar agar bisa bangkit dari keterpurukan, tak lagi berputus asa serta percaya jika semua bisa melewati situasi sulit ini, karena kita semua adalah manusia kuat.

Baca Juga: Pemain Persib Jadi Korban Pelemparan, Ini Sikap yang Diambil Viking

1. Viking Frontline terinspirasi dari video Gofar Hilman dan teman-teman musisinya

IDN Times/Galih Persiana

Sebetulnya, alasan di balik pembuatan ide video ini adalah memberikan sebuah hiburan ringan kepada khalayak. Namun, mereka juga menyisipkan sebuah pesan kepada suporter, masyarakat umum dan para pasien yang sudah positif virus corona di mana pun berada untuk tetap merasa dirinya kuat melawan virus tersebut.

“Awalnya ada teman-teman yang lihat video @pergijauh (Gofar Hilman) nyanyi lagu dengan teman-teman musisi. Dari situ kami berpikir jika kami juga bisa membuat hal seperti itu, tapi kan timbul masalah karena kami bukan musisi dan sebagian gak tahu lagu, dan memang egak bisa nyanyi juga," kata Plt Ketua Viking Frontline, Cecep Somantri dalam rilis yang diterima IDN Times.

"Tapi, melalui sebuah diskusi akhirnya kami tetap jalan, cuek saja kalau ada yang bilang jelek atau apa, karena memang kami lebih ingin mengirim pesan tentang optimisme dan saling menguatkan satu sama lain dalam menghadapi pandemik ini," lanjut dia.

2. Frontline sempat memiliki kendala saat tahap produksi video kampanyenya

Ada pun pemilihan lagu milik Tulus dengan judul "Manusia Kuat" itu, karena dari liriknya dinilai bisa memberikan energi positif dan saling menguatkan untuk sesama manusia. Selain itu, lagu tersebut juga diyakini sudah diketahui banyak orang, sehingga bisa lebih mudah untuk dicerna masyarakat umum.

Video yang melibatkan sekitar 25 orang itu harus menghabiskan waktu produksi sekitar tiga hari. Semua video diambil sendiri-sendiri di rumahnya masing-masing dan dikumpulkan menjadi satu untuk selanjutnya dilakukan proses editing. Dan, hal itu jadi tantangan Viking Frontline sampai akhirnya menyelesaikan video tersebut.

“Bagian tersulit dari video ini adalah proses editing, karena tempo lagu yang tak sesuai, warna video yang berbeda-beda dan banyak personel yang memang belum hafal dan tahu lagu ini,” ujar Cecep.

Baca Juga: Viking Persib Tegaskan Tak Terlibat dalam Demontrasi di Bandung 

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya