Comscore Tracker

Siap Curi Poin di Makassar, Persebaya Boyong Top Skor Klub

Persebaya masih terancam tanpa Hansamu Yama Pranata

Surabaya, IDN Times - Usai menelan kekalahan dari PSS Sleman pada laga Shopee Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (13/7) lalu, Persebaya Surabaya akan menatap laga tandang selanjutnya. The Green Force akan berjumpa dengan PSM Makassar di Stadion Mattalatta, Rabu (17/7).

1. Balde sudah keluar dari rumah sakit

Siap Curi Poin di Makassar, Persebaya Boyong Top Skor KlubIDN Times/Tunggul Kumoro

Pada laga tandang itu, pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, berniat mencuri poin. Ia pun mengupayakan untuk membawa, top skor klub, Amido Balde, yang sempat absen di dua laga saat melawan Barito Putera dan PSS Sleman.

"Kami berupaya untuk itu, karena Balde kemarin sudah keluar dari rumah sakit," ujar Djanur.

Baca Juga: Djanur Minta Maaf Usai PSS Sleman Tundukkan Persebaya 2-1

2. Balde sudah mulai ikut latihan

Siap Curi Poin di Makassar, Persebaya Boyong Top Skor KlubDok. IDN Times/Istimewa

Pelatih asal Majalengka ini menambahkan, kalau Balde sudah bergabung melakukan latihan bersama rekan tim. Dia berharap, penyerang bernomor punggung 9 ini bisa menunjukkan ketajamannya seperti melawan Persib Bandung.

"Hari ini dia sudah lakukan latihan, besok dia bisa gabung ke sini dan akan kami bawa ke Makassar," kata Djanur.

3. Evaluasi lini belakang

Siap Curi Poin di Makassar, Persebaya Boyong Top Skor KlubIDN Times/Fitria Madia

Mantan pelatih PSMS Medan ini menyampaikan, ada beberapa evaluasi yang harus dilakukan pada Persebaya. Salah satunya yaitu koordinasi di lini belakang, mengingat Hansamu Yama masih pemulihan cedera.

"Kami akui, 4 gol yang bersarang ke gawang kami dari dua pertandingan karena lemahnya penjagaan di belakang, ini memang menjadi concern kami di dalam latihan, sudah diperbaiki sebetulnya," ungkap Djanur.

4. Pemain mengalami kelelahan

Siap Curi Poin di Makassar, Persebaya Boyong Top Skor KlubIDN Times/Tunggul Kumoro

Selain evaluasi, Djanur menilai adanya penurunan penampilan pada Bajul Ijo karena jadwal pertandingan yang padat. Dia menyebut para pemainnya kelelahan dan menganggap itu hal wajar.

"Penampilan tidak konsisten, barangkali ada juga pengaruh dari jadwal padat, harus diakui itu, karena kami setiap 3 hari sekali harus bertanding. Sebagai manusia, wajar kalau mereka merasa kelelahan karena jadwalnya cukup padat," pungkasnya.

Baca Juga: Kalahkan Persebaya, Seto Sebut Pemainnya Cepat Terapkan Strategi 

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Just For You