Comscore Tracker

Bawa Inter Milan Raih Scudetto, Ini Perjalanan Karier Antonio Conte

Datang, menang, juara!

Inter Milan berhasil menjadi juara Serie A pada musim 2020/21 ini. Keberhasilan itu menjadi yang pertama sejak 11 musim lalu atau terakhir kali pada musim 2009/2010. Kesuksesan Inter meraih Scudetto sekaligus memutus dominasi Juventus yang menjuarainya selama 9 musim beruntun.

Antonio Conte menjadi sosok dibalik kejayaan Nerazzurri musim ini. Pelatih asal Italia itu telah ditunjuk Inter sejak musim lalu. Karier Conte memang tak lepas dari raihan trofi bersama klub yang dilatihnya. Datang, menang, juara! Mungkin itulah motto dari seorang Conte. Meskipun sudah sukses di dunia kepelatihan, tak banyak yang tahu perjalanan karier dari sosok 51 tahun ini.

1. Sekilas tentang Antonio Conte

Bawa Inter Milan Raih Scudetto, Ini Perjalanan Karier Antonio ConteAntonio Conte (goal.com)

Antonio Conte merupakan pria kelahiran Lecce, Italia, pada 31 Juli 1969. Mengawali karier dalam dunia sepak bola, ia pun menimba ilmu di klub kota kelahirannya, Lecce. Conte memilih posisi gelandang tengah dalam kariernya sebagai pemain. Usaha kerasnya di akademi berbuah hasil setelah dikontrak tim utama Lecce pada tahun 1986.

Performanya yang impresif membuat klub sekelas Juventus meliriknya. Conte direkrut Juve pada tahun 1991. Keputusannya hengkang ke Bianconeri sangat tepat, dan dirinya meraih kesuksesan bersama Juve. Ia meraih banyak gelar, di antaranya ada Serie A, Europa League dan Liga Champions. Conte memutuskan gantung sepatu pada tahun 2004.

2. Awal karier kepelatihan Conte

Bawa Inter Milan Raih Scudetto, Ini Perjalanan Karier Antonio ConteAntonio Conte saat melatih Bari (goal.com)

Layaknya pemain pada umumnya, Antonio Conte mencoba dunia kepelatihan setelah gantung sepatu. Ia mengawali karier kepelatihan sebagai asisten pelatih di Siena. Kemudian ia dipercaya menangani Arezzo sebelum akhirnya ditunjuk sebagai pelatih Bari. Di sinilah, jiwa juara Conte terbangun sebagai seorang pelatih. Ia ditunjuk menangani Bari pada Desember 2007, di mana saat itu, Baru terpuruk di Serie B.

Hingga akhirnya, Conte menyelamatkan Bari dari degradasi dan mengakhiri musim di papan tengah. Pada musim keduanya, ia menunjukkan kualitasnya dalam melatih. Bari menjadi juara Serie B dan promosi ke Serie A. Conte masih bertahan di Bari hingga akhir musim 2008/09. Setelah itu, Conte dipercaya menangani dua tim Serie A, Atalanta dan Siena meskipun tak berjalan mulus.

3. Mengawali kejayaan Juventus

Bawa Inter Milan Raih Scudetto, Ini Perjalanan Karier Antonio ConteAntonio Conte membawa Juventus raih Scudetto (eurosport.com)

Setelah menangani Atalanta dan Siena, Antonio Conte akhirnya dipinang mantan klubnya Juventus. Ia menjabat juru taktik Bianconeri sejak awal musim 2011/2012. Conte tentu saja berhasrat membawa mantan klubnya itu kembali berjaya.

Di mana pada waktu itu, Serie A sedang dikuasai Inter Milan setelah meraih treble winner. Conte berhasil menjadikan Juve sebagai tim yang superior. Di mana mereka meraih Scudetto dalam tiga musim beruntun. Itu adalah awal dari dominasi Juve di Serie A hingga musim 2019/20 lalu.

Baca Juga: 5 Pembelian Termahal Antonio Conte di Musim Terakhir Menangani Chelsea

4. Dipercaya menangani Timnas Italia

Bawa Inter Milan Raih Scudetto, Ini Perjalanan Karier Antonio ConteAntonio Conte menangani Timnas Italia (marca.com)

Kesuksesan Antonio Conte bersama Juventus membuat Timnas Italia tertarik menjadikannya sebagai pelatih. Pada Agustus 2014, Conte resmi menangani Gli Azzurri. Ia ditugaskan untuk mempersiapkan Italia dalam ajang Euro 2016.

Tak banyak dihuni pemain bintang, Italia dibawa Conte cukup apik di Euro saat itu. Di mana Timnas Italia berhasil melaju ke babak perempat final. Mereka berhasil mengalahkan juara bertahan Spanyol, pada babak 16 besar. Sebelum akhirnya disingkirkan Jerman melalui adu tendangan penalti. 

5. Berjaya di Premier League bersama Chelsea

Bawa Inter Milan Raih Scudetto, Ini Perjalanan Karier Antonio ConteAntonio Conte mengantarkan Chelsea juara Premier League (premierleague.com)

Setelah tugasnya di Timnas Italia selesai, Antonio Conte tak ada waktu untuk bersantai. Ia langsung dihadapkan tugas berat dengan ditunjuk sebagai pelatih Chelsea. Target The Blues yang saat itu ingin menjadi juara Premier League tak membuat Conte gentar. Ia menjawab tantangan itu dengan raihan trofi Premier League di akhir musim.

Prestasi yang sangat luar biasa karena tak mudah bagi siapapun untuk bisa langsung berjaya di Premier League. Di musim keduanya, nasib tak berpihak kepada Conte. Chelsea hanya mampu finish di posisi lima dan membuat karier Conte berujung pemecatan.

6. Membawa Inter raih Scudetto dan akhiri kejayaan Juve

Bawa Inter Milan Raih Scudetto, Ini Perjalanan Karier Antonio ConteAntonio Conte menangani Inter Milan (en.as.com)

Satu tahun menganggur membuat Antonio Conte lebih siap memulai karier kepelatihannya kembali. Ia ditunjuk sebagai pelatih Inter Milan pada awal musim 2019/20. Keputusan yang berbau kontroversial karena seperti yang kita tahu, Inter adalah rival Juve, klub yang membesarkan namanya.

Meskipun demikian, Conte tetap profesional dan membawa Inter bersaing dengan Juve di musim perdananya. Hampir keluar pada awal musim ini, Conte justru semakin menjadi bersama Nerazzurri. Ujungnya, Conte membawa Inter meraih Scudetto ke-19 dalam sejarah klub. Ia yang mengawali dominasi Juve, ia juga yang mengakhirinya.

Keberhasilan Antonio Conte mengantarkan Inter Milan meraih Scudetto menjadikannya sebagai pelatih top. Datang, menang, juara! Sangat cocok disematkan pada di Conte. Akankah ini awal dari kekayaan Nerazzurri?

Baca Juga: Mantra Conte, Bangkitkan Inter Milan dan Akhiri Dominasi Juventus

Aswar Riki Photo Verified Writer Aswar Riki

Pencinta olahraga yang gak hoby olahraga. @aswarriki_

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Erwanto

Berita Terkini Lainnya