Comscore Tracker

5 Penyerang Flop Chelsea Era Roman Abramovich

Ada yang hanya mencetak satu gol untuk Chelsea

Sejak Roman Abramovich resmi membeli Chelsea pada Juli 2003 silam, klub berjuluk The Blues menjadi kekuatan baru di Premier League bahkan Eropa. Dengan dana yang tak terbatas dari pengusaha minyak asal Rusia tersebut, Chelsea dengan mudahnya mendatangkan pemain incaran mereka. 

Demi gelar bergengsi, Chelsea membenahi semua sektor, termasuk lini serang. Nama-nama pemain seperti Didier Drogba, Nicholas Anelka, dan Fernando Torres didatangkan Chelsea dengan harga yang tinggi.

Namun, tak semua penyerang yang didatangkan pada era Abramovich berhasil memberikan kontribusi besar untuk Chelsea. Berikut lima penyerang flop Chelsea tersebut.

1. Fernando Torres

5 Penyerang Flop Chelsea Era Roman Abramovichpotret Fernando Torres (uefa.com)

Sejak bermain di Premier League bersama Liverpool, Fernando Torres dianggap sebagai salah satu penyerang top. Dengan catatan 81 gol untuk Liverpool di semua kompetisi, tak ada yang salah jika Chelsea mengeluarkan dana sebesar 58,5 juta euro untuk mendatangkan Torres.

Bergabung dengan Chelsea pada Januari 2011, Torres diharapkan mampu menjadi tandem apik Didier Drogba. Pada musim pertamanya bersama Chelsea, Torres tampil dalam 18 laga, tetapi koleksi golnya sangat buruk. Torres hanyak mencetak 1 gol dan 2 assist

Fernando Torres punya momen buruk bersama Chelsea. Ia sempat membuang peluang mencetak gol kala bersua Manchester United.

Walau demikian, Torres dianggap sebagai pahlawan berkat golnya di semifinal Liga Champions 2011/2012 kontra Barcelona. Gol ini membawa Chelsea berhasil lolos ke laga final. Pada akhirnya, Chelsea meraih juara Liga Champions untuk pertama kalinya.

Torres bermain dalam 172 laga untuk The Blues dengan koleksi 45 gol dan 35 assist. Bersama Chelsea, Torres meriah 1 gelar Liga Champions, 1 FA Cup, dan 1 gelar Europa League.

2. Andriy Shevchenko

5 Penyerang Flop Chelsea Era Roman Abramovichpotret Andriy Shevchenko (premierleague.com)

Di atas kertas, penandatanganan kontrak Andriy Shevchenko pada 2006 adalah transfer yang cukup baik bagi Chelsea. Ia didatangkan dari AC Milan dengan biaya sebesar 43,88 juta euro. Salah satu pemain terbaik Eropa itu bergabung dengan skuad asuhan Jose Mourinho.

Kala dibeli Chelsea, usia Shevchenko sudah 29 tahun, usia matang bagi pesepak bola. Sebelum bergabung dengan Chelsea, Shevchenko adalah bomber haus gol di AC Milan. Bersama AC Milan, Shevchenko berhasil menorehkan 175 gol dari 322 laga di semua ajang yang ia jalani. Ia juga merupakan pemenang Ballon d'Or 2004.

Shevchenko adalah penyerang favorit Roman Abramovich. Ia direkrut tanpa berkonsultasi dengan Jose Mourinho sehingga menciptakan hubungan yang tidak harmonis antara pemilik dan manajer klub.

Performa Shevchenko di AC Milan tak bisa ia bawa ke Chelsea. Buktinya, ia hanya berhasil menciptakan 22 gol dari 77 laga bersama Chelsea, membuatnya sebagai salah satu pembelian gagal Chelsea era Roman Abramovich.

Baca Juga: 5 Pemain yang Bisa Menggantikan Peran Cesar Azpilicueta di Chelsea

3. Alvaro Morata

5 Penyerang Flop Chelsea Era Roman Abramovichpotret Alvaro Morata (premierleague.com)

Alvaro Morata tiba di Chelsea pada 2017. Ia diproyeksikan menjadi pengganti Diego Costa yang bersitegang dengan pelatih Chelsea saat itu, yakni Antonio Conte. Chelsea mengeluarkan uang sejumlah 66 juta euro untuk mendatangkan Morata dari Real Madrid.

Awal kariernya di Chelsea terbilang cukup bagus karena ia berhasil mencetak beberapa gol di Premier League 2017/2018. Namun, serangkaian cedera membuat performa Morata naik-turun. Ia kerap menghuni bangku cadangan Chelsea. Saat berseragam Chelsea, Morata total mencetak 24 gol dan 6 assist dari 72 laga yang ia lakoni di semua ajang.

4. Radamel Falcao

5 Penyerang Flop Chelsea Era Roman Abramovichpotret Radamel Falcao (skysports.com)

Radamel Falcao tidak diragukan lagi adalah salah satu striker paling menakutkan pada awal 2010-an. Ia tampil apik bersama Porto dan Atletico Madrid. Ia telah menjuarai Europa League bersama dua klub tersebut. Ia juga menjadi pencetak gol terbanyak Europa League 2010/2011 dan 2011/2012.

Pada laga UEFA Supercup 2012, Falcao menjadi mimpi buruk lini belakang Chelsea. Falcao mencetak hattrick dan membantu Atletico Madrid menang telak 4-1.

Pada 2013, Falcao bergabung dengan AS Monaco. Baru semusim bersama AS Monaco, Falcao diterpa cedera yang berkepanjangan dan masalah kebugaran. Hal ini membuatnya dipinjamkan ke Manchester United pada 1 September 2014. Bersama MU, Falcao hanya tampil dalam satu laga.

Musim berikutnya, yakni 2015/2016, Falcao kembali dipinjamkan. Kali itu Chelsea adalah tujuannya. Ia diberikan nomor punggung sembilan. Bersama Chelsea, performa Falcao juga tak jauh beda saat berseragam The Red Devils. Ia hanya mencetak satu gol dalam 12 laga bersama The Blues. Sungguh miris mengingat dia adalah penyerang terbaik dalam beberapa tahun sebelumnya.

5. Adrian Mutu

5 Penyerang Flop Chelsea Era Roman Abramovichpotret Adrian Mutu (chelseafc.com)

Adrian Mutu didatangkan Chelsea dari AC Parma pada musim panas 2003. Harga transfer Mutu mencapai 19 juta euro. Mutu adalah pencetak gol yang produktif bersama AC Parma dengan koleksi 22 gol dalam 36 pertandingan dalam semusim.

Bersama dengan Hernan Crespo dan Damien Duff, Mutu adalah bagian dari belanja besar-besaran Chelsea. Mereka bukti keseriusan The Blues sebagai klub kaya di Inggris.

Sayangnya, Mutu kurang disiplin. Ia juga sering berselisih dengan Jose Mourinho. Mutu bahkan didakwa bersalah karena menggunakan kokain dan dihukum larangan bermain selama 7 bulan. Walaupun demikian, Mutu mencatatkan 10 gol dan 9 assist bagi Chelsea dari 38 laga. Pada musim 2004/2005, kontrak Mutu diputus Chelsea.

Walaupun dibeli dengan harga tinggi, nyatanya kontribusi mereka tidak memiliki dampak besar bagi Chelsea. The Blues kini punya penyerang lain dalam diri Romelu Lukaku dan Timo Werner. Apakah mereka bisa bermain tajam untuk Chelsea dan tidak flop?

Baca Juga: 5 Pelatih Terburuk Chelsea di Era Kepemilikan Roman Abramovich

Bima Kristian Pranoto Photo Verified Writer Bima Kristian Pranoto

Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Islam Riau Ig @17bimachristian

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Gagah N. Putra

Berita Terkini Lainnya