Comscore Tracker

10 Pemain yang Didatangkan Inter Milan dengan Sistem Barter

Ada yang sukses, tetapi ada juga yang gagal total

Inter Milan dikenal sebagai salah satu klub raksasa Italia. Meski demikian, tim yang bermarkas di Stadion Giuseppe Meazza tersebut tidak selalu mendapatkan pemain incaran dengan membeli tunai. Mereka tidak jarang mendatangkan pemain dengan sistem barter.

Sudah ada sejumlah nama yang berhasil diperoleh klub berjuluk La Beneamata ini dengan cara bertukar pemain. Beberapa ada yang memang sukses, tetapi tidak sedikit yang ternyata terhitung gagal. Siapa saja pemain Inter Milan yang datang dengan cara barter?

1. Gianluca Pagliuca 

10 Pemain yang Didatangkan Inter Milan dengan Sistem BarterGianluca Pagliuca (twitter.com/inter)

Pada tahun 1994 silam, demi mendapatkan Gianluca Pagliuca yang bersinar bareng Sampdoria, Inter Milan rela melepaskan dua kiper mereka, Walter Zenga dan Riccardo Ferri. Namun, keputusan tersebut masuk akal mengingat usia Zenga dan Ferri yang semakin menua.

Karier Pagliuca di Inter Milan sendiri terbilang cukup moncer. Ia menjadi penjaga gawang utama tim selama kurun waktu 1994 hingga 1999. Sayangnya, mantan kiper Timnas Italia ini cuma mampu memberikan titel Piala UEFA musim 1997/1998 untuk I Nerazzurri.

2. Ivan Zamorano  

10 Pemain yang Didatangkan Inter Milan dengan Sistem BarterIvan Zamorano (inter.it)

Inter Milan pernah dikatakan sebagai sebuah klub yang sering membuang bakat pemain mereka. Pada tahun 1996 silam, untuk mendatangkan Ivan Zamorano dari Real Madrid, mereka rela memberikan bek muda potensial, Roberto Carlos, dan sejumlah uang tunai.

Siapa pun akhirnya tahu bahwa Roberto Carlos terbukti lebih sukses. Ia mampu meraih 4 titel LaLiga dan 3 kali juara Liga Champions bersama Real Madrid. Sementara itu, prestasi terbaik Zamorano bersama Inter Milan hanyalah gelar Piala UEFA 1997/1998.

3. Christian Vieri 

10 Pemain yang Didatangkan Inter Milan dengan Sistem BarterChristian Vieri (thesun.co.uk)

Pada tahun 1999, Inter Milan sepakat mendatangkan Christian Vieri dari Lazio untuk diduetkan dengan penyerang internasional Brazil, Ronaldo. Dilansir Independent, kepindahan Vieri kala itu melibatkan Diego Simeone yang harus menyeberang ke Lazio.

Sayangnya, Vieri gagal bersinar bersama I Nerazzurri. Bergabung hingga 2005, striker berpaspor Italia ini cuma mampu memberikan trofi Coppa Italia. Sebaliknya, Simeone sukses menyumbangkan empat titel untuk Lazio, termasuk scudetto Serie A musim 1999/2000.

4. Adriano 

10 Pemain yang Didatangkan Inter Milan dengan Sistem BarterAdriano (inter.it)

Adriano didatangkan Inter Milan dari Flamengo pada Juni 2000 silam. Sebagai bagian dari transfer penyerang asal Brazil ini, klub biru-hitam setuju melepas gelandang mereka, Vampeta, yang memang gagal bersinar dan sempat dipinjamkan ke Paris Saint-Germain.

Awalnya, karier Adriano di Inter Milan tidak berlangsung mulus dan sempat "disekolahkan" ke Fiorentina dan Parma. Namun, saat kembali pada 2004, ia berubah menjadi bomber ganas dan turut memberikan 4 gelar Serie A serta 2 Coppa Italia untuk Il Biscione.

Baca Juga: 6 Kiper Terbaik Inter Milan Sepanjang Sejarah, Jarang Kebobolan

5. Andres Guglielminpietro

10 Pemain yang Didatangkan Inter Milan dengan Sistem BarterAndres Guglielminpietro (calcioweb.eu)

Bagi penggemar Serie A 1990-an, mungkin tidak asing lagi dengan Andres Guglielminpietro. Guly sempat menjadi bagian skuad AC Milan kala meraih scudetto musim 1998/1999. Nah, pada tahun 2001, Inter mendatangkan pemain ini dengan mengorbankan Andrea Pirlo.

Transfer tersebut terbukti menjadi salah satu kegagalan Inter Milan. Guly tidak mampu bersinar bersama Il Biscione. Sebaliknya, Pirlo sukses bareng AC Milan, termasuk masing-masing dua kali menjuarai Liga Champions, scudetto, dan Piala Super Eropa.

6. Francesco Coco

10 Pemain yang Didatangkan Inter Milan dengan Sistem BarterFrancesco Coco (sempreinter.com)

Kesalahan berikutnya Inter Milan terjadi pada tahun 2002 silam. Saat itu mereka setuju melepas gelandang asal Belanda, Clarence Seedorf, ke rival sekota, AC Milan. Sebagai gantinya, La Beneamata mendapatkan Francesco Coco yang berusia setahun lebih muda.

Di Milan, Seedorf panen gelar. Ia masing-masing dua kali merebut gelar Serie A, Liga Champions Eropa, Piala Super Eropa, dan Piala Super Italia. Sebaliknya, Coco cuma mampu memberikan trofi Coppa Italia untuk I Nerazzurri sebelum akhirnya dilepas pada tahun 2007.

7. Fabian Carini

10 Pemain yang Didatangkan Inter Milan dengan Sistem BarterFabian Carini (sempreinter.com)

Salah satu barter pemain terburuk yang pernah dilakukan Inter Milan adalah menukar Fabio Cannavaro dengan Fabian Carini. Bergabung pada 2002, Cannavaro resmi dilego ke rival utama, Juventus, pada tahun 2004 dan klub tersebut mendapatkan Carini sebagai gantinya.

Di Inter Milan, Carini hanya berposisi sebagai kiper nomor tiga. Kiper Uruguay ini kalah bersaing dengan Francesco Toldo dan Julio Cesar. Setelah hanya empat kali bermain di pentas Serie A, ia akhirnya dilepas ke klub asal Spanyol, Murcia, pada awal musim 2007/2008.

8. Samuel Eto'o

10 Pemain yang Didatangkan Inter Milan dengan Sistem BarterSamuel Eto'o (inter.it)

Berbeda dengan Fabian Carini, penjualan Zlatan Ibrahimovic ke Barcelona pada awal musim 2009/2010 dapat dikatakan sebagai barter sukses Inter Milan. Kala itu La Beneamata mendapatkan Samuel Eto'o yang sebenarnya masih bersinar bersama La Blaugrana.

Di musim perdana, penyerang berpaspor Kamerun tersebut turut membawa Inter Milan merebut treble winners. Sebaliknya, walau menjuarai LaLiga dan Piala Super Eropa, karier Ibra di Barca tidak cukup baik. Cuma bertahan semusim, ia akhirnya dipinjamkan ke AC Milan. 

9. Diego Milito  

10 Pemain yang Didatangkan Inter Milan dengan Sistem BarterDiego Milito (twitter.com/championsleague)

Tampil gemilang bersama Genoa, Diego Milito setuju pindah ke Inter Milan pada Mei 2009. Sebagai bagian dari kesepakatan, selain uang tunai, Genoa kala itu juga mendapatkan lima pemain Inter Milan, termasuk Robert Acquafresca, Ivan Fatic, dan Francesco Bolzoni.

Pembelian Inter Milan bisa dikatakan cukup jitu. Pasalnya, penyerang berpaspor Argentina ini menjadi sosok penting klub saat memenangkan treble winners musim 2009/2010, termasuk menciptakan dua gol kemenangan atas Bayern Munich di final Liga Champions Eropa.

10. Thiago Motta

10 Pemain yang Didatangkan Inter Milan dengan Sistem BarterThiago Motta (sportsmole.co.uk)

Bersamaan dengan Diego Milito, Inter Milan turut mendatangkan Thiago Motta dari Genoa. Saat itu transfer pemain yang sempat membela Timnas Italia ini juga melibatkan lima pemain Inter Milan, termasuk Robert Acquafresca, Francesco Bolzoni, dan Riccardo Meggiorini.

Walau mungkin tidak selalu menjadi pilihan utama, perjalanan karier Motta di klub asal Kota Milan bisa dikatakan cukup berhasil. Ia setidaknya mampu merengkuh masing-masing sekali scudetto Serie A, Liga Champions, Piala Super Italia, dan FIFA Club World Cup.

 

Mendatangkan pemain memang ibarat perjudian bagi sebuah klub meski diperoleh dengan sistem barter. Pasalnya, walaupun bersinar bersama klub lama, bukan jaminan bahwa pesepak bola tersebut juga akan sukses di tim baru. Inter Milan sudah membuktikan hal itu.

Baca Juga: 6 Pemain Aktif yang Pernah Berseragam AC Milan dan Inter Milan

Binar Photo Verified Writer Binar

Penggemar Radiohead dan kopi

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Atqo

Berita Terkini Lainnya