Comscore Tracker

Butuh Proses, 5 Alasan PSG Harus Pertahankan Mauricio Pochettino

Pochettino dirumorkan bakal diganti

Mauricio Pochettino dianggap sebagai salah satu manajer terbaik pada era sepak bola modern. Pelatih asal Argentina ini diakui dunia lewat kontribusi besarnya mengubah Tottenham Hotspur menjadi salah satu klub papan atas Premier League. Tidak mengherankan jika Paris Saint-Germain kemudian menunjuknya untuk menjadi manajer sejak musim lalu.

Meski begitu, melatih PSG bukanlah tugas yang mudah bagi pelatih mana pun. Ekspektasi tinggi fans dan manajemen yang berharap sukses instan menjadi beban berat yang harus ditanggung pelatih.

Musim ini PSG memiliki skuad terbaik di Eropa dengan deretan pemain bintangnya. Namun, performa klub belum cukup menjanjikan, sehingga muncul berbagai rumor jika Pochettino berpotensi dipecat jika kembali gagal musim ini.

Terlepas dari rumor itu, Pochettino lebih layak dipertahankan. Berikut lima alasannya.

1. Ahli dalam mengembangkan bakat pemain muda

Butuh Proses, 5 Alasan PSG Harus Pertahankan Mauricio PochettinoMauricio Pochettino dan Kylian Mbappe (ligue1.com)

Kualitas utama Mauricio Pochettino adalah kemampuannya dalam mengeluarkan potensi terbaik dari para pemain muda. Salah satu pembuktian terbaiknya terjadi ketika ia membawa skuad muda Spurs hampir memenangkan gelar Premier League dan final Liga Champions pada 2019.

Pochettino juga memiliki banyak pemain muda luar biasa di PSG, seperti Achraf Hakimi, Nuno Mendes, Gianluigi Donnarumma, dan Kylian Mbappe. Oleh karena itu, kemampuannya dalam memanfaatkan kualitas pemain muda bisa membuat transformasi besar bagi klub.

2. Memiliki persentase kemenangan luar biasa

Butuh Proses, 5 Alasan PSG Harus Pertahankan Mauricio PochettinoMauricio Pochettino (en.psg.fr)

Pochettino adalah manajer tersukses keempat dalam sejarah PSG, meskipun sejauh ini baru menangani klub kurang dari 50 pertandingan. Pelatih asal Argentina itu memiliki persentasi kemenangan hampir 70 persen bersama Les Parisiens. Dia sudah memenangkan dua trofi, meski gagal meraih gelar Ligue 1 dan Liga Champions pada musim perdananya

Meskipun demikian, apa yang sedang dia bangun saat ini cukup menjanjikan. Pochettino layak diberikan waktu dan kesempatan lebih untuk membuktikan kapasitasnya. Dari 46 laga yang sudah dijalaninya, Pochettino memiliki catatan 33 kemenangan, 4 kali imbang dan 9 kali kalah.

Baca Juga: 5 Pelatih yang Bisa Menjadi Pengganti Ideal Mauricio Pochettino di PSG

3. Catatan apik di Liga Champions

Butuh Proses, 5 Alasan PSG Harus Pertahankan Mauricio PochettinoMauricio Pochettino (skysports.com)

PSG kalah dari Manchester City di semifinal Liga Champions musim lalu. Itu merupakan musim pertama Pochettino menangani raksasa Prancis. Jika dilihat saksama, pencapaian itu tak terlalu buruk. Liga Champions sendiri menjadi ambisi klub sejak diakuisisi oleh pengusaha Qatar, Nasser Al-Khelaifi.

Babak final musim 2019/2020 menjadi capaian terbaik klub sepanjang keikutsertaan PSG di Liga Champions. Saat itu, Les Parisiens berada di bawah asuhan Thomas Tuchel. Tuchel membawa PSG ke final pada musim keduanya di klub. Ini menjadi alasan jika Pochettino pun layak diberikan waktu lebih. Apalagi catatan sang pelatih kala menangani Spurs di ajang ini tak terlalu buruk.

Dengan skuad bertabur bintang yang dimiliki saat ini, dia berpotensi membawa klub melangkahi rekornya di musim lalu. 

4. Tidak asing dengan klub dan pemainnya

Butuh Proses, 5 Alasan PSG Harus Pertahankan Mauricio PochettinoMauricio Pochettino (en.psg.fr)

PSG bukanlah klub asing bagi Mauricio Pochettino. Saat masih berkarier sebagai pemain, ia pernah berkostum PSG selama tiga musim. Oleh karena itu, pelatih asal Argentina itu mengenal klub dengan baik dan tahu apa yang dituntut darinya. Ia juga seorang manajer dengan kepribadian yang ramah, sehingga bisa melakukan pendekatan kepada pemain dengan baik.

Dengan adanya banyak pemain Amerika Latin di dalam skuad, seperti Angel Di Maria, Leandro Paredes, Marquinhos, Neymar hingga Lionel  Messi, membuat Pochettino lebih memahami para pemainnya. Ini menjadi modal penting untuk menjaga situasi di kamar ganti tetap kondusif.

5. PSG harus belajar berproses

Butuh Proses, 5 Alasan PSG Harus Pertahankan Mauricio PochettinoMauricio Pochettino (caughtoffside.com)

Membangun sebuah klub juara Eropa butuh proses panjang. Itu yang menjadi kekurangan PSG selama ini. Mereka terlalu berambisi mendapatkan kesuksesan instan di Liga Champions dengan mendaratkan pemain bintang dan pelatih top tanpa memberikan kesempatan lebih untuk berkembang.

PSG sudah dilatih deretan pelatih top seperti Carlo Ancelotti, Laurent Blanc, Unai Emery hingga Thomas Tuchel hanya dengan rata-rata bertahan dua musim. Memberikan Pochettino kesempatan mengembangkan skuadnya adalah langkah bijak jika PSG ingin melangkah jauh di Liga Champions. PSG layak meniru Manchester City era Pep Guardiola, yang berkembang dengan membangun mental juara.

Mauricio Pochettino adalah salah satu pelatih paling potensial di Eropa saat ini. Di bawah asuhannya, Spurs menjadi salah satu klub terbaik di EPL dan Eropa. Kini, ia menangani PSG dengan target meraih juara Ligue 1 dan tentunya Liga Champions. Namun, PSG perlu bersabar dan berproses. Bermodal pemain bintang tidak menjadi satu-satunya sebuah klub bisa menjadi juara. 

Baca Juga: 5 Pembelian Terburuk Paris Saint-Germain di Era Nasser Al-Khelaifi

Ganjar Firmansyah Photo Verified Writer Ganjar Firmansyah

A Reader who love hiking hitchiking camping and other-Ings

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Gagah N. Putra

Berita Terkini Lainnya