Comscore Tracker

Juara Supercoppa Italia, Allegri: Ini Alasan Juve Merekrut Ronaldo 

Kalahkan Milan 1-0 lewat gol penentu Ronaldo

Juventus berhasil meraih trofi pertama yang menjadi incaran mereka di musim 2018/19. Juve tampil sebagai juara Piala Supercoppa Italia setelah mengalahkan AC Milan di Stadion King Abdullah, Jeddaj, Arab Saudi, Rabu (16/1/2019) malam waktu setempat atau Kamis (17/1/2019) dini hari tadi.

Cristiano Ronaldo tampil sebagai pahlawan kemenangan Juventus lewat gol tunggalnya. Bagaimana jalannya pertandingan dan juga reaksi kubu Juventus setelah kemenangan atas Milan?

1. Kedua tim "jual beli serangan", Ronaldo jadi penentu dan Milan mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain

Juara Supercoppa Italia, Allegri: Ini Alasan Juve Merekrut Ronaldo twitter.com/juventusfcen

Perebutan Piala Super Coppa Italia edisi ke-31 dini hari tadi menjadi agenda penting bagi kedua tim. Juve yang datang ke laga ini sebagai peraih Scudetto dan juga Coppa Italia, bertekad meraih trofi incaran pertama mereka di musim ini. Sementara Milan yang merupakan runner-up Coppa Italia, ingin menunjukkan mereka masih tim yang kompetitif dengan raihan gelar. 

Demi mewujudkan target tersebut, kedua pelatih menampilkan tim terbaik. Pelatih Juve, Massimiliano Allegri dan pelatih Milan, Gennaro Gattuso sama-sama memainkan strategi menyerang, 4-3-3 demi memburu gol. Meski saling serang, hingga satu jam, belum tercipta gol. Hingga, di menit ke-61, sebuah umpan Miralem Pjanic disambut Cristiano Ronaldo dengan sundulan keras. Juve pun unggul 1-0.

Di menit ke-73, Milan bermain dengan 10 pemain setelah Franck Kessie mendapat kartu merah. Total, ada delapan (8) kartu kuning dikeluarkan wasit, tiga untuk pemain Juve dan lima untuk pemain Milan yang menjadi penegas betapa tingginya tensi pertandingan tersebut.

Pelatih Juve, Max Allegri menyebut timnya seharusnya bisa mengakhiri pertandingan dengan lebih nyaman. Terlebih setelah Milan bermain dengan 10 pemain. "Pertandingan ini sangat menghibur dengan banyak peluang tercipta. Tetapi setelah kartu merah, kami seharusnya bisa mencetak gol kedua," ujar Allegri dikutip dari football-italia.net.

2. Allegi puji kualitas Ronaldo yang mampu memberikan perbedaan

Juara Supercoppa Italia, Allegri: Ini Alasan Juve Merekrut Ronaldo twitter.com/Cristiano


Sebelum pertandingan, pelatih Juventus, Max Allegri menyebut Cristiano Ronaldo merupakan pemain spesialis pertandingan yang memperebutkan trofi. Bahwa, Ronaldo memiliki mental dan motivasi yang sangat dibutuhkan Juve untuk merebur trofi. Pernyataan Allegri tersebut mendapatkan pembenaran.

Ya, ketika laga berjalan ketat, Ronaldo mampu menciptakan perbedaan. Sebuah pergerakannya dalam menyambut umpan Miralem Pjanic, memperdaya bek-bek Milan yang mengira dirinya berdiri pada posisi off side. Ronaldo pun dengan mudah mencetak gol. Dan, trofi Super Coppa Italia tersebut menjadi koleksi pertama Ronaldo bersama Juventus.

"Dia (Ronaldo) mampu membuat perbedaa. Untuk tampil di pertandingan seperti inilah yang menjadi alasan kami mendatangkan dia. Bukan hanya golnya, tetapi pererakannya selama pertandingan sungguh luar biasa. Tim juga bermain sangat bagus," ujar Allegri dikutip dari situs resmi Juventus.

Ronaldo memang mampu menjadi senjata utama Juve. Di musim pertamanya bergabung, CR7 mampu cepat beradaptasi dengan Juve. Faktanya, di paro pertama Liga Italia musim 2018/19, Ronaldo menjadi top skor sementara dengan sudah mencetak 14 gol.

Baca Juga: Aaron Ramsey Sepakat Bergabung dengan Juventus pada Juli 2019

3. Bersama Ronaldo, Juve akhiri penasaran di Supercoppa Italia

Juara Supercoppa Italia, Allegri: Ini Alasan Juve Merekrut Ronaldo twitter.com/juventusfcen

Raihan trofi Supercoppa Italia ini membuat Juventus akhirnya mengakhiri penasaran.
Juventus memang merasa penasaran. Sebab, dalam dua edisi terakhir Piala Super Italia, Juve yang berstatus juara Liga Italia dan Coppa Italia, malah selalu kalah.

Mereka kalah adu penalti 3-4 (1-1) dari Milan di tahun 2016 dan kalah 2-3 dari Lazio di tahun 2017. Mereka juga kalah adu penalti dari Napoli di tahun 2014. Kenangan buruk itulah yang membuat Juventus sangat termotivasi ingin mengangkat trofi Piala Super Italia. Penasaran itu akhirnya berakhir dengan kehadiran Ronaldo. Juve meraih trofi Super Coppa Italia kedelapan yang merupakan koleksi terbanyak dibanding tim lainnya.

"Sulit untuk menjelaskan mengapa kami kalah dua kali dalam adu penalti melawan Napoli dan Milan dan juga tidak mampu come back saat melawan Lazio. Karena itu, kami berjanji untuk tampil beda di pertandingan kali ini," ujar Allegri.

Menurut Allegri, selain berhasil meraih trofi, kemenangan di pertandngan sistem gugur seperti ini juga penting bagi Juventus untuk mempersiapkan diri melawan Atalanta di babak 16 besar Coppa Italia pada 30 Januari mendatang dan juga menghadapi Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions pada 21 Februari mendatang. "Sebab, kami butuh pendekatan berbeda ketika menghadapi pertandingan knock out," imbuh Allegri.

 

4. Sudah kalah, Milan tertimpa "tangga"

Juara Supercoppa Italia, Allegri: Ini Alasan Juve Merekrut Ronaldo twitter.com/acmilan

Nasib apes dialami AC Milan. Tidak hanya gagal meraih trofi, I'Rossonerro juga mendapatkan kabar buruk. Tiga pemain Milan, Franck Kessie, Alessio Romagnoli dan Davide Calabria yang mendapatkan kartu kuning di laga Super Coppa Italia tersebut, harus menjalani skorsing hukuman kartu. Karenanya, ketiganya tidak akan bisa tampil saat Milan melawan Genoa di pertandingan Liga Italia pada akhir pekan ini.

Di laga tersebut, Kessie mendapatkan kartu merah langsung setelah rekaman VAR menunjukkan dia menyikut pemain Juve, Emre Can. Sementara Calabria mendapatkan kartu kuning karena pelanggaran dan kapten Romagnoli dikartu merah karena memprotes wasit. Keduanya terkena akumulasi kartu kuning.

Ibarat pepatah, Milan sudah jatuh tertimpa tangga. Sudah kalah tetapi masih terkena kerugian tambahan. Meski, Milan juga mendapatkan kabar bagus karena pemain tengah asal Spanyol, Suso yang absen saat melawan Juve, akan kembali bermain.

Kemenangan di SuperCoppa Italia ini tentunya membuat Juve semakin bersemangat mengejar trofi incaran di musim ini. Yakni Scudetto Liga Italia, Coppa Italia, dan tentu saja, trofi Liga Champions. Sementara Milan kini harus fokus di Serie A untuk bisa finish di empat besar agar bisa kembali tampil di Liga Champions musim depan.

Baca Juga: Demi Dapatkan Mbappe, Juventus Siap Lepas Paulo Dybala

Hadi Santoso Photo Verified Writer Hadi Santoso

cinta menulis seperti mencintai sepak bola dan bulutangkis

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Paulus Risang

Just For You