Comscore Tracker

Borneo FC Pusing Lini Depannya Tumpul

Pergantian Wawan Febrianto berjalan efektif

Jakarta, IDN Times - Tanpa pelatih Mario Gomez, Borneo FC hanya meraih satu poin dalam laga ketiganya di Liga 1 2021/22. Tampil mendominasi sepanjang laga dengan menciptakan banyak peluang, mereka harus puas bermain imbang 1-1 melawan Barito Putera dalam duel yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jumat (16/9/2021).

Borneo tampil menekan sepanjang laga, tapi mereka harus tertinggal dulu lewat gol Luthfi Kamal (62'). Beruntung, mereka bisa mendapatkan hadiah penalti jelang laga berakhir. Sehingga Francisco Torres yang jadi algojo bisa menyamakan kedudukan.

"Saya meminta maaf kepada pendukung, karena belum bisa memberikan hasil terbaik. Namun, secara umum, bisa kita lihat sendiri, kita bandingkan peluangnya, tapi belum bisa jadi gol. Itu jadi problem kami," kata caretaker Borneo, Ahmad Amiruddin, usai laga.

1. Puas performa pemain, tapi tidak dengan kinerja pemain

Borneo FC Pusing Lini Depannya TumpulBarito ditahan imbang Borneo FC 1-1 dalam laga pekan ketiga Liga 1 musim ini, Jumat (17/9/2021). (ANTARA/Aditya Pradana Putra./hp.).

Amiruddin menilai, Barito tampil lebih efektif dalam laga tersebut. Buktinya mereka bisa memanfaatkan satu peluang langsung menjadi gol. Hal itu membuat anak asuhnya sempat panik untuk mengejar ketertinggalan. 

Terlepas dari itu, dia puas dengan kinerja yang ditunjukkan para pemain di lapangan. Sebab, mereka menunjukkan permainan pantang menyerah sepanjang pertandingan. 

"Secara keseluruhan, tim pelatih puas dengan kinerja pemain, terlepas dari hasil yang diraih. Anak-anak banyak bikin peluang, tapi tak bisa cetak gol, itulah sepak bola. Kalau kami menyerang, tapi tak bisa bikin gol, hal itu akan tertutup oleh kesalahan sendiri," ujar Amiruddin

Baca Juga: Sikap Tenang Djanur saat Barito Gagal Menang

2. Pergantian yang efektif

Borneo FC Pusing Lini Depannya TumpulGelandang Borneo FC, Muhammad Sihran - Gelandang PSM Makassar, Sutanto Tan (Instagram.com/borneofc.id - Instagram.com/psm_makassar)

Menyoroti soal penampilan pemain anyar Borneo FC, Wawan Febrianto, Amiruddin mengaku puas. Dia menjelaskan kenapa Wawan diganti sebelum laga berakhir. Itu karena tim ingin melakukan penyegaran karena fisik Wawan terkuras.

"Kami ingin ganti suasana baru, karena memasuki menit 60, fisik Wawan drop. Lalu, kami memasukkan Muhammad Sihran. Dia pula yang mengawali terjadinya gol, secara umum efektif," ujar Amiruddin. 

3. Penyelesaian akhir masih jadi pekerjaan rumah

Borneo FC Pusing Lini Depannya TumpulBarito ditahan imbang Borneo FC 1-1 dalam laga pekan ketiga Liga 1 musim ini, Jumat (17/9/2021). (ANTARA/Aditya Pradana Putra./hp.).

Namun, dia tak memungkiri penyelesaian akhir anak asuhnya masih jadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki. Sebab, pada laga berikutnya hal itu tak bisa terjadi lagi, karena lawan yang dihadapi adalah Persib Bandung. 

"Ini akan kami benahi sebelum laga melawan Persib. Kami tak bisa mendapatkan peluang sebanyak tadi saat lawan Persib. Sebab, secara tim, mereka lebih komplet dan kuat. Jadi, kami harus memanfaatkan momen untuk satu peluang bisa jadi gol," kata Amiruddin

Hasil imbang ini membuat Borneo FC bertenger di posisi tujuh klasemen sementara Liga 1. Mereka mengumpulkan empat poin, hasil dari sekali menang, sekali imbang, dan sekali kalah. Mereka masih tertinggal dari Persib dan Bali United di papan atas yang sudah mengoleksi enam poin.

Baca Juga: [BREAKING] Antiklimaks, Barito Putera Berbagi Angka dengan Borneo

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya