Comscore Tracker

[BREAKING] Bagus Kahfi Bantu Timnas U-23 Tundukkan Tajikistan

Timnas U-23 sempat tertinggal lebih dulu di laga ini

Jakarta, IDN Times - Timnas Indonesia U-23 menuai hasil positif dalam laga uji coba perdananya. Skuad Garuda mampu menghentikan perlawanan tuan rumah Tajikistan 2-1 dalam duel yang digelar di Republican Central Stadium Dushanbe, Selasa (19/10/2021).

Pelatih Timnas U-23, Shin Tae Yong, mengombinasikan pemain yang mentas di kompetisi domestik hingga Eropa. Pemain-pemain seperti Bagus Kahfi, Pratama Arhan, Witan Sulaeman, hingga Ramai Rumakiek, dipadukan dalam starting eleven pada kesempatan kali ini.

Hal itu berjalan efektif. Timnas U-23 langsung bisa menguasai jalannya pertandingan sejak laga dimulai. Mereka bahkan sempat membuat peluang untuk unggul lebih dulu saat laga baru berjalan lima menit. Tapi, sepakan Alfeandra Dewangga lewat titik putih masih belum bisa berbuat gol.

Timnas U-23 justru kecolongan lebih dulu dari tuan rumah Tajikistan. Pemain bernomor punggung 10 dari tim lawan berhasil merobek gawang yang dikawal kiper muda Persebaya, Ernando Ari. Walhasil, mereka harus ketinggalan 0-1.

Tertinggal cepat tak membuat mental Timnas U-23 runtuh. Sebaliknya, Bagus Kahfi dan kolega justru mampu menguasai bola di lapangan. Mereka terus menekan dan memberikan ancaman kepada Tajikistan. Tapi hingga menit 20, tak satupun gol berhasil diciptakan.

Usaha Timnas U-23 baru bisa menciptakan gol pada menit 31. Berawal dari kombinasi cantik Kanu dan Witan, bola berhasil diberikan kepada Hanis Sagara. Dia cukup tenang, mampu melepaskan sepakan keras terukur dari jarak jauh dan merobek gawang tuan rumah.

Tekanan demi tekanan terus dilakukan Timnas U-23 di sisa waktu babak pertama. Namun, beberapa peluang emas yang tercipta, gagal dikonversi dengan baik oleh para pemain. Sehingga, sampai babak pertama selesai skor tak berubah. Timnas U-23 masih bermain imbang 1-1 dengan Tajikistan.

Usai turun minum, Timnas U-23 masih terus menekan pertahanan Tajikistan. Mereka bermain lepas dan tak merasa tampil di laga tandang. Kombinasi anak muda Indonesia acap kali merepotkan barisan lini belakang Tajikistan hingga babak kedua berjalan 10 menit. Hanya saja, efektivitas Timnas U-23 dalam menyelesaikan peluang masih kurang baik.

Hingga menit 60, banyak kans terbuang sia-sia. Padahal, mereka seharunya bisa menciptakan lebih dari dua gol dari beberapa peluang yang diciptakan. Tiga menit berselang, Timnas U-23 berhasil mencetak gol kedua dalam laga ini. Pemain Jong Utrecht, Bagus Kahfi, mampu mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari umpan matang Witan, dia mampu menceploskan bola ke gawang Tajikistan dengan baik.

Usai unggul, Timnas U-23 sedikit menurunkan tempo permainan. Mereka hanya melakukan penguasaan bola untuk bisa menghabiskan waktu sepanjang babak kedua. Sebaliknya, Tajikistan mulai bisa keluar dari tekanan dan bisa menguasai bola dengan baik dalam beberapa momen.

Perlahan Tajikistan pun mulai menguasai jalannya laga. Giliran mereka terus memberikan ancaman berbahaya ke jantung pertahanan Indonesia. Namun, sampai laga menyisakan 10 menit lagi, para pemain Timnas U-23 masih tampil disiplin menjaga pertahanannya.
Beberapa pergantian pemain pun dilakukan oleh Shin Tae Yong. Dia tampaknya ingin mencoba seluruh penggawanya dalam pertandingan kali ini. Terlebih, ini merupakan laga uji coba pertama Timnas U-23 usai lima hari berlatih di Tajikistan.

Permainan Timnas U-23 pun menurun usai mengganti beberapa pemainnya. Tajikistan yang tak mau malu di markasnya, berusaha terus menekan tim tamu untuk menyamakan skor. Hanya saja, fokus pemain belakang Indonesia belum bisa tergoyahkan.

Di sisa waktu babak kedua, Timnas U-23 terus mendapatkan tekanan dari Tajikstan. Beruntung, hingga wasit meniup peulit panjang pertandingan, tak ada satu pun gol yang berhasil diciptakan. Walhasil, Timnas U-23 pun mampu menutup laga uji coba kontra Tajikistan dengan kemenangan 2-1.

Selanjutnya, usai bentrok dengan Tajikistan, Timnas U-23 juga dijadwalkan masih akan melakukan pertandingan uji coba. Mereka dijadwalkan akan bersua Nepal pada 22 Oktober 2021 mendatang.

Baca Juga: Pembuktian Bagus Kahfi Cetak Brace buat Jong Utrecht

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya