Comscore Tracker

Gegara Omricron, Liga Inggris Terancam Digelar Tanpa Penonton Lagi

Enam pemain Tottenham positif COVID-19

Jakarta, IDN Times - Jelang pekan sibuk di “festival season”, Liga Inggris terancam kembali digelar tanpa penonton. Hal itu tak lepas dari situasi pandemik COVID-19 di Eropa yang kembali meningkat pada akhir 2021.

Kekhawatiran federasi sepak bola Inggris (FA) memang masuk akal, karena virus corona dengan varian Omricron sudah mulai merebak di Benua Biru. Varian tersebut disebut sangat berbahaya, bahkan lebih berbahaya dari varian Delta yang sebelumnya sempat merebak. 

Pihak berwenang di Inggris melaporkan ada 333 kasusa varian Omicron pada Selasa (7/12/2021). Dicurigai, virus dengan varian tersebut juga sudah menyebar ke sebagian pemain yang tampil di Liga Inggris.

1. Enam pemain dan dua staf pelatih Tottenham positif COVID-19

Gegara Omricron, Liga Inggris Terancam Digelar Tanpa Penonton Lagitwitter.com/SpursOfficial

Laporan Sky Sports mengungkapkan, enam pemain Tottenham Hotspur dipastikan terjangkit COVID-19. Selain itu, dua asisten pelatih Antonio Conte juga dikabarkan mengalami hal serupa. Badai corona itu menyerbu skuad The Lillywhite jelang aksi mereka di kompetisi Eropa. 

Kondisi tersebut membuat Tottenham berencana untuk menuda laga Liga Inggris kontra Brighton & Hove Albion akhir pekan nanti. Sudah tentu penundaan itu bakal berdampak pada laga terdekat mereka setelahnya, seperti saat melawan Leicester City pada 17 Desember 2021.

Hal itu jelas merugikan Tottenham jika pertandingan terus dipaksakan harus digelar. Mereka kemungkinan bakal menggunakan dalih UEFA yang menyatakan laga bisa diundur jika kondisi dan situasi berbahaya bagi keselamatan tim.

Baca Juga: Tottenham Hotspur Jadi Lebih Kuat Bersama Antonio Conte

2. Klub-klub Liga Inggris berpotensi kembali kehilangan pemasukan

Gegara Omricron, Liga Inggris Terancam Digelar Tanpa Penonton Lagirileys.co.uk

Dengan menilik kondisi COVID-19 saat ini, bukan tak mungkin pemerintah Inggris kembali memberlakukan lockdown. Jika hal itu terjadi, sudah tentu kompetisi domestik terbaik di Eropa, bahkan dunia, pun berpotensi kembali digelar tertutup.

Dikutip dari The Sun, pemerintah Inggris pun sudah menyiapkan rencana untuk gelaran kompetisi bernama Premier League. Selain kemungkinan terburuk bakal digelar tanpa penonton, mereka juga bakal menerapkan paspor vaksin.

Alhasil, orang-orang yang belum mendapatkan vaksin, dipastikan bakal sulit menonton ke stadion. Tentu ini membuat klub-klub khawatir. Sebab, pemasukan mereka dari tiket bisa kembali raib.

3. Bundesliga sudah melakukan pembatasan penonton di stadion

Gegara Omricron, Liga Inggris Terancam Digelar Tanpa Penonton Lagitwitter.com/Bundesliga_EN

Beberapa negara sudah mulai memberlakukan pengetatan dalam aktivitas masyarakatnya, termasuk Jerman. Pemerintah setempat melakukan pembatasan kegiatan olahraga di tengah meningkatnya COVID-19 pada bulan ini.

Hal itu berdampak pada pertandingan Bundesliga. Mereka bahkan sudah mengurangi kapasitas penonton di stadion menjadi 50 persen, dan menggelar pertandingan tanpa penonton di beberapa duel yang terjadi di wilayah tertentu.

“Pembatasan sementara jumlah penggemar di stadion dapat dimengerti,” kata Ketua Liga Sepak Bola Jerman Christian Seifert dikutip dari ESPN.

Apakah kompetisi sepak bola di Eropa, seperti Liga Inggris sampai Liga Jerman bakal kembali terganggu oleh pandemik COVID-19? Kita tunggu saja perkembangannya ke depan.

Baca Juga: Studi: Varian Omicron Turunkan Efektivitas Vaksin 40 Kali Lipat

Topic:

  • Jihad Akbar

Berita Terkini Lainnya