Comscore Tracker

Ini Tiga Rahasia PSS Sleman Kalahkan Arema FC

Brian Ferreira pasti langsung jadi idola baru pendukung PSS

Jakarta, IDN Times - PSS Sleman berhasil menunjukkan potensinya sebagai tim yang mengejutkan di Shopee Liga 1 2019 setelah mengalahkan juara bertahan Arema FC di laga perdana musim ini dengan skor 3-1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5) malam.

Banyak faktor yang membuat tim yang dinakhodai Seto Nurdiantoro ini bisa mencuri tiga poin dari Arema FC, berikut tiga di antaranya.

1. Gol cepat Adrian Ferreira membuat PSS Sleman mampu tampil lepas

Ini Tiga Rahasia PSS Sleman Kalahkan Arema FCIDN Times/Tunggul Damarjati

PSS Sleman mampu tampil lepas walau memainkan pertandingan pembuka. Hal itu tak lepas dari gol cepat yang bisa dilesakan oleh legiun asingnya, yakni Brian Ferreira. Hal itu lah kata pelatih PSS, Seto Nurdiantoro membuat timnya tampil lebih lepas.

"Keberuntungan ada di kami karena berhasil mencetak gol cepat lewat Brian," kata Seto Nurdiantoro dalam sesi konferensi pers usai laga, sebagaimana dilansir laman resmi klub.

Baca Juga: [BREAKING] Sempat Diwarnai Kericuhan, PSS Sleman Tekuk Arema FC 3-1

2. Brian Ferreira mampu tampil gemilang

Ini Tiga Rahasia PSS Sleman Kalahkan Arema FCpss-sleman.co.id

Kemenangan PSS Sleman atas tim berjuluk Singo Edan tentu tak bisa lepas dari peran gelandang PSS asal Argentina, Brian Ferreria. Sebab, selain mampu mengemban peran sebagai geladang penyuplai bola, ia juga piawai dalam urusan mengolah bola. Tak jarang para pemain Arema kesulitan menghentikannya.

Kontribusinya di duel ini memang besar, pemain berusia 24 tahun itu punya andil besar dalam tiga gol yang diciptakan PSS di laga tersebut karena berhasil mencetak satu gol dan dua assist. Pantas rasanya jika Ferreira didapuk sebagai man of the match dalam laga ini.

3. Momentum Arema FC hilang usai laga dihentikan

Ini Tiga Rahasia PSS Sleman Kalahkan Arema FCInstagram/@aremafcofficial

Di balik kemenangan PSS, ada keberuntungan yang menaunginya. Sebab, Arema FC kehilangan momentum saat laga dihentikan pada menit ke-29. Padahal, saat itu Sylvano Comvalius berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Akibatnya, setelah laga dihentikan, para pemain Arema FC tampil kurang menggigit. Tak banyak yang bisa mereka lakukan di tengah agresivitas yang ditunjukkan oleh Kushedya Hari Yudo dan kolega di sepanjang laga.

Baca Juga: Tumbang Atas PSS Sleman, Arema FC Catatkan Rekor Buruk 

Topic:

  • Ilyas Listianto Mujib
  • Dwi Agustiar

Just For You