Comscore Tracker

Kebobolan 2 Gol, Pelatih Persija Puji Otavio Dutra

Persija sudah kebobolan 4 gol dalam 2 pertandingan

Jakarta, IDN Times - Pelatih Persija Sergio Farias, tak masalah timnya selalu kebobolan lebih dari satu gol dalam dua laga awal Liga 1 2020. Hal itu diungkapkan usai Persija berhasil menahan imbang Bhayangkara FC 2-2 di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (14/3).

"Setiap pertandingan Anda bisa mencetak gol dan kebobolan. Itu situasi lumrah yang terjadi dalam sebuah pertandingan sepak bola, termasuk pertandingan Persija," kata Farias dalam sesi konferensi pers usai laga.

1. Farias sebut adanya peningkatan di lini belakang Persija

Kebobolan 2 Gol, Pelatih Persija Puji Otavio DutraSergio Farias bakal memantau langsung laga Arema FC kontra Persela Lamongan. IDN Times/ Alfi Ramadana

Di balik dua gol yang bersarang di gawang Andritany Ardhiyasa itu, Farias menilai pemain belakang justru menunjukkan grafik peningkatan dalam laga kali ini. Terlebih, masuknya Otavio Dutra yang memberikan kekuatan baru bagi pertahanan Persija.

"Hari ini kami diperkuat Dutra, dia baru main satu laga, dia kerja sudah cukup baik. Namun, kita juga tak boleh lupa, kerja pemain depan Bhayangkara FC dalam pertandingan kali ini sangat bagus sekali, terlebih mereka cari kemenangan kandang," ujar pelatih berpaspor Brasil itu.

Farias berharap penampilan Dutra pun ke depan terus meningkat dan memberikan kontribusi maksimal bagi tim.

Baca Juga: Laga Bhayangkara FC vs Persija Digelar Tanpa Penonton!

2. Farias puji penampilan yang ditunjukkan Persija dan Bhayangkara FC

Kebobolan 2 Gol, Pelatih Persija Puji Otavio DutraBhayangkara FC vs Persija berakhir imbang 2-2 dalam laga lanjutan Liga 1 2020 di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (14/3). (IDN Times/Ilyas Listianto Mujib).

Di luar hasil tersebut, Farias tak segan memuji penampilan kedua tim yang sudah memberikan tontonan yang menarik. Sebab, keduanya bermain terbuka dan saling membalas serangan sehingga bisa menjadi sebuah pertandingan yang begitu menghibur.

Farias yang sudah menganalisis kekuatan lawan sebelumnya mengungkapkan jika tuan rumah bermain dengan strategi yang berbeda saat berhadapan dengan Persija. Dia menilai jika Bhayangkara FC bermain lebih ke depan dan itu sempat membuat timnya kesulitan.

3. Persija sempat unggul pada babak kedua

Kebobolan 2 Gol, Pelatih Persija Puji Otavio DutraBhayangkara FC vs Persija berakhir imbang 2-2 dalam laga lanjutan Liga 1 2020 di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (14/3). (IDN Times/Ilyas Listianto Mujib).

Farias yang sudah menganalisis kekuatan lawan sebelumnya mengungkapkan jika tuan rumah bermain dengan strategi yang berbeda saat berhadapan dengan Persija. Dia menilai jika Bhayangkara FC bermain lebih ke depan dan itu sempat membuat Persija kesulitan.

Untuk merespons hal itu, dia coba mengganti taktik Persija untuk bisa mengimbangi Bhayangkara FC. Hal itu berbuah hasil, bahkan skuat Macan Kemayoran sempat membalikan keunggulan menjadi 1-2 pada babak kedua.

"Babak kedua kita mendominasi laga, tapi dapat perlawanan luar biasa dari Bhayangkara FC, setelah itu kita bisa unggul untuk memenangkan pertandingan. Kita punya peluang merebut enam poin, tapi gagal. Yang pasti ini pertandingan bagus, kedua tim bermain terbuka untuk cari kemenangan," kata pelatih berusia 52 tahun itu.

4. Rezaldi Hehanusa merasa kewalahan melawan pemain Bhayangkara FC

Kebobolan 2 Gol, Pelatih Persija Puji Otavio DutraBhayangkara FC vs Persija berakhir imbang 2-2 dalam laga lanjutan Liga 1 2020 di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (14/3). (IDN Times/Ilyas Listianto Mujib).

Hal itu pun diakui oleh pemain Persija, Rezaldi Hehanusa. Pemain yang beroperasi sebagai bek kiri ini menyatakan sangat suka dengan apa yang ditunjukkan kedua tim di lapangan. Bhayangkara FC membuatnya harus bekerja ekstra keras selama 90 menit laga berlangsung.

"Kedua tim main bagus, Bhayangkara FC di babak pertama membuat kita kewalahan, babak kedua kita ubah strategi dan itu berjalan lancar sehingga bisa mencetak gol pada babak kedua," bebernya.

Menurut dia, hal itu wajar, lantaran setiap pertandingan sebuah tim bisa kebobolan atau memasukkan bola ke gawang lawan.

Selanjutnya, PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru dan Kemenpora resmi menghentikan sementara kompetisi Liga 1 dan Liga 2, Sabtu (14/3). Hal itu dilakukan lantaran penyebaran virus corona yang terus meningkat di Tanah Air.

Baca Juga: Bhayangkara FC Imbang Lagi, Paul Munster: Kami Bukan Galacticos!

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Berita Terkini Lainnya