Comscore Tracker

Manchester City Semakin Tak Terbendung

Pep Guardiola buat rekor 500 kemenangan sepanjang karier

Jakarta, IDN Times - Manchester City meraih kemenangan ke-20 secara beruntun di Liga Inggris 2020/21. Paling anyar, West Ham United jadi korban keganasan skuat besutan Pep Guardiola setelah dikalahkan 2-1 pada Sabtu (27/2/2021).

Musim ini jadi anomali bagi City. Menoleh sedikit ke awal musim, mereka sempat terseok hingga awal Desember 2020. Mereka bahkan sempat dicoret dari persaingan memburu gelar Liga Inggris musim ini, karena masih terpaku di posisi sembilan.

Problem lini serang juga sempat menjadi masalah yang mesti dihadapi City. Ketergantungan mereka pada sosok Kevin De Bruyne kerap membuat serangan-serangan yang mereka lancarkan mudah dipatahkan oleh lawan. 

 

 

 

1. Bangkit usai memulai Liga Inggris dengan periode buruk

Manchester City Semakin Tak Terbendungmancity.com

Memasuki periode sibuk, perlahan City mulai bangkit, hingga akhirnya merebut posisi puncak klasemen sementara. Perubahan taktik yang diusung Guardiola membuat permainan membosankan City perlahan berubah hingga jadi tim yang ditakuti kembali musim ini.

Raheem Sterling dan kolega kini hanya kebobolan delapan gol saja dalam 27 laga di pelbagai kompetisi. Kolektivitas menyerang dan perpaduan bertahan yang solid ala Guardiola membuat Manchester City makin dekat dengan gelar ketiga kompetisi domestik dalam empat tahun terakhir.

Baca Juga: Manchester City di Ambang Rekor Menakjubkan

2. Manchester City raih 20 kemenangan beruntun

Manchester City Semakin Tak Terbendunggoal.com

Tak bisa dipungkiri, 20 kemenangan di Liga Inggris dan 27 di semua kompetisi ini membuat rekor gemilang Manchester City. Performa gemilang ini mirip dengan apa yang dilakukan empat tahun silam, bedanya musim ini dimulai dengan periode yang buruk.

"Di periode ini, di era ini, dengan situasi seperti ini, untuk bisa meraih 20 kemenangan beruntun, mungkin itu salah satu pencapaian terbesar yang pernah kami lakukan dalam karier saya pastinya," kata Guardiola usai pertandingan City kontra West ham dikutip Sky Sport.

Jika berhasil, ini dinilai jadi raihan gelar terbaik yang pernah dapatkan Guardiola. Sebab, sejak membawa Bayern Munich dan Barcelona mereka selalu jadi tim yang tampil lancar dan selalu berada di jalur perebutan gelar juara. Berbeda dengan saat ini, di mana mereka bangkit usai tak masuk peta persaingan meraih gelar.

3. Pep Guardiola mengukir rekor pribadi sebagai pelatih

Manchester City Semakin Tak Terbendungmanchestereveningnews.co.uk

Mengutip Sky Sport Statto, Guardiola juga berhasil membuat rekor pribadi. Selama membesut City di Liga inggris, dia mampu mencatatkan 200 kemenangan. Catatan itu lebih baik dari manajer di Liga Inggris lainnya, karena ia meraih itu dengan jumlah pertandingan yang lebih sedikit.

Selain itu, kemenangan terakhir City ini membuat Guardiola berhasil meraih kemenangan ke-500 Guardiola bersama seluruh tim yang pernah ditanganinya di kompetisi paling elite di Eropa dari 681 laga yang sudah dilalui.

Hal itu membuat dirinya memang layak dikatakan sebagai salah satu pelatih terbaik di masa ini. Ditambah lagi, jarang sekali dirinya gagal memberikan gelar liga, sebab dalam sepak terjang karier kepelatihan profesionalnya selama 11 tahun, cuma tiga kali saja Pep mengalami kegagalan yaitu pada La Liga edisi 2011/12 (Barcelona), Premier League 2016/17 dan edisi 2019/20 (Manchester City).

Baca Juga: Siapa yang Bisa Hentikan Manchester City? 

Topic:

  • Ilyas Listianto Mujib

Berita Terkini Lainnya