Comscore Tracker

Siap Ladeni Portugal, Pelatih Jerman Enggan Terpaku pada Ronaldo

“Portugal tak hanya memiliki Cristiano Ronaldo."

Jakarta, IDN Times - Pelatih timnas Jerman, Joachim loew, yakin skuadnya mampu meredam Cristiano Ronaldo saat timnya menghadapi Portugal dalam laga kedua Grup F Piala Eropa 2020 di Allianz Arena, Munich, Sabtu (19/6/2021) malam ini.  

“Portugal tak hanya memiliki Cristiano Ronaldo sebagai penyerang, tetapi masih ada empat atau lima pemain lain dengan kemampuan luar biasa. Mereka mampu menentukan pertandingan besar seperti ini sendiri,” kata Loew dikutip laman resmi UEFA.

Portugal memang masih Ronaldosentris. Tetapi Loew merasa Portugal kini tak sepenuhnya bergantung pada Ronaldo. Sebab Portugal disesaki banyak pemain bintang lain. 

1. Joachim Loew siapkan sesuatu yang baru saat bentrok dengan Portugal

Siap Ladeni Portugal, Pelatih Jerman Enggan Terpaku pada RonaldoTwitter.com/EURO2020

Saat duel melawan Prancis pada 16 Juni, Jerman begitu kesulitan menembus pertahanan lawan. Mereka frustrasi karena Serge Gnarby, Timo Werner, hingga Kevin Volland, tak bisa berbuat banyak menghadapi kokohnya lini belakang Prancis.

Padahal Jerman menguasai jalannya pertandingan. Namun, ketika sampai di lini pertahanan Prancis, mereka seolah tak punya ide lain dalam mengkreasi serangan menjadi peluang. Walhasil, Prancis tak terlalu dibuat repot oleh serangan-serangan Jerman.

“Secara taktik, kami harus membawa sesuatu yang baru ke dalam permainan, yang berarti di atas segalanya, kekuatan ofensif baru. Kami harus bereaksi berbeda dalam beberapa situasi dan mampu memanfaatkan setiap ruang lain,” ujar Loew dikutip situs DFB.

Loew memastikan timnya akan memberikan sesuatu yang baru saat melawan Portugal, sesuatu yang mengejutkan.

Baca Juga: Piala Eropa 2020: Portugal On Fire, Jerman Belum Panas! 

2. Cara jitu hentikan Cristiano Ronaldo

Siap Ladeni Portugal, Pelatih Jerman Enggan Terpaku pada Ronaldotwitter/selecaoportugal

Secara permainan, Loew menilai Portugal punya struktur permainan yang kuat, terutama dalam hal serangan dan kekuatan bola atas. Ia juga menilai Portugal banyak dihuni pemain dengan kemampuan penguasaan bola yang baik. Hanya saja, ia juga tak memungkiri peran Ronaldo di dalam permainan masih sangat besar.

“Pada 2012, 2014, 2016, seluruh pertandingan Portugal terfokus pada Ronaldo. Hal ini tidak lagi terjadi. Ada pemain ofensif yang jauh lebih menonjol. Tentu saja, Ronaldo adalah pemain spesial yang bisa melakukan lebih dari sekadar memindahkan botol cola. Dia cepat, dia punya sundulan yang bagus. Kami harus melihat bagaimana kami bisa mengendalikannya,” bebernya. 

Ia masih percaya diri dengan kemampuan timnya, Jerman juga punya pemain berkualitas yang yang tak kalah kelas. Mereka adalah Thomas Mueller, Kai Harvertz, Robin Gosens, Toni Kroos, Ilkay Guendogan, hingga Joshua Kimmich untuk membendung kekuatan lawan. 

3. Kerpercayaan diri pelatih Portugal bisa tumbangkan Der Panzer

Siap Ladeni Portugal, Pelatih Jerman Enggan Terpaku pada Ronaldoinstagram.com/brunofernandes.10

Pelatih Portugal, Fernando Santos, mengaku tak masalah jika timnya bergantung pada Cristiano Ronaldo di Piala Eropa 2016. Fernando berpendapat Ronaldo milikijiwa kepemimpinan yang sangat bagus sehingga Seleccao membutuhkan kehadirannya di lapangan. 

Bento optimistis Ronaldo fit dan siap saat menghadapi Jerman. Ronaldo telah tampil saat Portugal membantai Hungaria 3-0 dalam laga pertama pekan lalu. Ia bahkan mencetak dua gol dan membubuhkan rekor sebagai topskor sepanjang masa di ajang empat tahunan itu.

Tak bisa ditampik bahwa Jerman adalah tim favorit yang bakal lolos dari Grup F walau sempat kalah di laga pertama. Namun, Fernando percaya, timnya bisa mengalahkan Jerman dan maju dari grup maut ini. 

"Saya sama sekali tak takut dengan Jerman. Saya pikir kedua tim akan saling menghormati karena mereka tahu bahwa di kedua tim, ada kekuatan hebat yang mampu menentukan pertandingan. Untuk berpikir bahwa Portugal adalah favorit melawan Jerman, bermain di sana, itu seperti melewati batas. Jika para pemain berpikir seperti itu, kami bahkan tidak akan meraih sesuatu di gim ini,” kata Fernando.

4. Joachim Loew cari kado perpisahan manis di Piala Eropa 2020

Siap Ladeni Portugal, Pelatih Jerman Enggan Terpaku pada RonaldoJoachim Loew (Instagram.com/dfb_team)

Menilik dari luar, Joachim Loew boleh saja terlihat sangat tenang. Namun, di dalam, siapa yang tahu? Sangat wajar kalau pelatih Jerman itu menghadapi tekanan yang sangat besar di Piala Eropa 2020. Terlebih, ini jadi kesempatan terakhirnya mengantarkan Jerman meraih prestasi di ajang internasional. 

Bayangkan, pelatih berusia 61 tahun itu telah melewati tujuh turnamen besar, yakni Piala Dunia 2010, 2014, hingga 2018 dan Piala Eropa 2008, 2012, 2016, dan 2021. Hasilnya hanya satu gelar Piala Dunia dan Piala Konfederasi bisa dogondol Loew. Akibatnya, ia digantikan pelatih Bayern Munich, Hansi Flick.

Tak Pelak, laga melawan Portugal nanti tak mungkin Joachim Loew lepaskan begitu saja. Sebab, ia masih ingin membuktikan diri bisa mengalahkan Portugal dan membuat timnya menjaga peluang lolos ke babak gugur Piala Eropa 2020.

Baca Juga: 5 Jebolan Akademi Stuttgart yang Masuk Skuad Jerman Piala Eropa 2020

Topic:

  • Dwi Agustiar
  • Jumawan Syahrudin

Berita Terkini Lainnya