Comscore Tracker

Rotasi Feby Eka Jadi Sorotan, Indra Sjafri Beri Pembelaan

Feby Eka belum mendapatkan menit bermain yang cukup

Jakarta, IDN Times - Timnas U-22 mampu tampil memukau dengan mencukur Brunei Darussalam 8-0 pada Selasa (3/12). Namun, rotasi pemain yang dilakukan, terutama saat memasukkan Feby Eka Putra yang menggantikan Zulfiandi pada pertengahan babak kedua, sedikit mendapat sorotan.

Pemain asal Persija itu terlihat telat panas. Ia sulit untuk mengikuti ritme permainan yang sudah ditunjukkan skuat Garuda Muda. Sehingga, permainannya sedikit tertutup oleh pemain yang sebelumnya tampil seperti Zulfiandi. Pemain asal Aceh itu bisa dibilang, jadi pemain paling berpengaruh dalam laga tersebut.

1. Feby masih belum maksimal lantaran waktu bermain yang masih terbatas

Rotasi Feby Eka Jadi Sorotan, Indra Sjafri Beri PembelaanIDN Times/Ilyas Listianto Mujib

Namun demikian, pelatih Timnas U-22, Indra Sjafri, menganggap wajar. Menurut dia, pemain kelahiran Sidoarjo 20 tahun silam itu tak mendapatkan banyak menit bermain untuk menunjukkan permainan terbaiknya.

Terlebih, ia masuk pada laga sudah berjalan, di mana pemain yang lain sudah nyaman bermain di lapangan.

"Kita tak bisa menghukum pemain (Feby Eka Putra), kita juga melakukan evaluasi, tapi ia main 10 menit, baru adaptasi. Hal itu biasalah," kata pelatih berdarah Minang tersebut usai timnya meraih kemenangan sempurna atas Brunei Darussalam.

Baca Juga: [LINIMASA] Keping Medali yang Dimenangkan Indonesia di SEA Games 2019!

2. Witan mendapatkan apresiasi lebih baik karena mencetak gol

Rotasi Feby Eka Jadi Sorotan, Indra Sjafri Beri PembelaanANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Pelatih berusia 54 tahun itu juga membandingkan kondisi Witan Sulaiman yang mendapat perlakukan berbeda. Penilaian orang lain terhadap pemain tersebut dianggap baik. Namun, Indra menyebut kalau Witan dinilai lebih baik lantaran mencetak gol, jadi kesan terhadap pemain PSIM tersebut masih baik.

"Berbeda dengan Witan, ia bikin gol membuat kesannya jadi bagus. Tapi di luar itu juga kita apresiasi gol yang diciptakannya, itu jadi catatan positif yang diberikan Witan dalam laga tersebut," ujar mantan pelatih Bali United tersebut.

3. Indra sebut kehadiran Evan dan Zulfiandi membawa dampak baik bagi Timnas U-22

Rotasi Feby Eka Jadi Sorotan, Indra Sjafri Beri PembelaanANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Secara tersirat, Indra memang enggan menilai penampilan setiap individu pemainnya untuk dibagikan ke publik. Mungkin, ia menjaga mental pemainnya agar tetap terjaga. Maklum, penilaian pemain merupakan konsumsi tim pelatih untuk melakukan evaluasi.

Di luar hal itu, Indra tetap puas dengan penampilan anak asuhnya. ia juga senang dengan performa yang ditunjukkan oleh dua pemain senior yang dibawa, yakni, Zulfiandi dan Evan Dimas. Keduanya memberikan dampak baik dalam penampilan Timnas U-22 dalam empat laga yang sudah dilalui.

"Kehadiran Zulfiandi dan Evan cukup bisa buat tim lebih baik. Apalagi kalau Evan bisa cetak gol tadi (kemarin), kepercayaan diri Evan akan lebih baik," beber dia.

4. Timnas U-22 bakal bersua Laos pada laga terakhir Grup B SEA Games 2019

Rotasi Feby Eka Jadi Sorotan, Indra Sjafri Beri PembelaanTimnas U-22 berhasil mengalahkan Brunei 8-0 pada pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion Sepak Bola Binan, Laguna, Filipina, Selasa (3/12). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras

Kemenangan Timnas U-22 8-0 membuat mereka berhasil merebut kembali posisi kedua Grup B dengan poin enam dan surplus gol 11. Mereka unggul selisih gol satu atas Thailand yang menang 2-0 atas Laos sebelum Timnas U-22 Tampil. Sedangkan, Vietnam semakin digdaya di puncak klasemen dengan torehan empat kemenangan dan meraih 12 poin.

Selanjutnya, Timnas U-22 bakal melangsungkan laga penentuan menghadapi Laos di Stadion Binan pada Kamis (5/12). Mereka wajib meraih kemenangan untuk memuluskan jalan menuju fase semifinal SEA Games 2019 tanpa menunggu hasil laga lain antara Vietnam yang berhadapan dengan Thailand pada waktu yang sama.

Baca Juga: Meski Menang  8-0, Indra Sjafri Masih Beri Catatan untuk Timnas U-22

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Berita Terkini Lainnya