Comscore Tracker

Spanyol vs Kroasia: Mesin Gol Harus Buktikan Diri

Kroasia dipastikan tak diperkuat Ivan Perisic

Jakarta, IDN Times - Setelah memastikan diri menjadi runner up grup E, para personel Spanyol tak bisa duduk tenang menghadapi babak 16 besar Piala Eropa 2020. Maklum, Kroasia jadi rival mereka dalam duel yang digelar di Stadion Parken, Kopenhagen, Denmark, Senin (28/6/2021). 

Kalau boleh memilih kandidat lawan, Spanyol mungkin akan menunjuk Republik Ceko atau Skotlandia yang berada di grup D. Keduanya mempunyai kualitas yang tak satu level dengan Kroasia yang diperkuat generasi emas edisi keduanya. Alasannya, Kroasia terbukti tampil istimewa, termasuk saat menjadi runner up Piala Dunia 2018.

Tapi, rencana hanya rencana. Hasil-hasil duel grup D memunculkan Kroasia sebagai rival Spanyol di babak 16 besar. Mereka harap-harap cemas karena permainannya terbilang mengkhawatirkan selama berjuang di babak penyisihan Euro 2020. 

Dalam tiga pertandingan saja, Spanyol hanya sekali meraih kemenangan. Dua laga sebelumnya La Furia Roja sangat kesulitan untuk mencetak gol.

Walau dalam laga terakhir bisa menang besar, konsistensi Spanyol masih dipertanyakan. Terlebih jika lawan yang dihadapi adalah tim kuat.

1. Luis Enrique prediksi lawannya bakal memberi perlawanan sengit

Spanyol vs Kroasia: Mesin Gol Harus Buktikan DiriTwitter.com/HNS_CFF

Baca Juga: Jadwal Piala Eropa 2020 Malam Ini: Pembuktian Spanyol dan Prancis

Kendati selamat dari potensi menyulitkan, Kroasia toh bukan lawan yang menakutkan. Dari perspektif hasil semata, mereka juga harus terengah-engah untuk lolos ke fase gugur. Beruntung Kroasia berhasil merebut tiga poin penting saat bersua Skotlandia di laga terakhir. 

Pelatih Spanyol, Luis Enrique, menyebut Kroasia pasti bakal menjadi lawan yang sangat sulit dalam duel nanti. Menurut dia, hal itu sudah pernah dirasakannya dalam dua pertemuan terakhir di UEFA NAtion League dua tahun silam.

Walau menang dengan skor besar di laga pertama, Kroasia membali keadaan saat pertemuan kedua dilangsungkan. 

"Mereka merupakan unggulan. Kami tahu bagaimana kualitas para pemainnya (Kroasia). Ini bakal jadi laga yang sangat sulit, tetapi itulah babak 16 besar, tak ada yang bisa mendapatkan lawan ringan,” ujar Enrique dikutip laman resmi UEFA.

2. Berharap tuah Pedri

Spanyol vs Kroasia: Mesin Gol Harus Buktikan Diriinstagram.com/pedrigonzalez

Spanyol tampil menawan di laga terakhir. Hal itu tak lepas dari penampilan pemain mudanya, Pedri. Enrique berharap pemain Barcelona itu bisa kembali menunjukkan magis saat berhadapan dengan Kroasia nanti, karena sang pemain adalah sosok penting dalam permainan Spanyol. 

"Ada kalanya fakta mendefinisikan situasi jauh lebih baik daripada kata-kata. Pedri adalah pemain yang unik, sangat berbeda dengan apa yang kami miliki. Dia terkadang begitu pemalu, tetapi dia memiliki humor. Tapi dia begitu bebas ketika bermain di lapangan,” kata eks pelatih Barcelona itu.

Namun demikian, beban berat tak bisa begitu saja dibebankan kepada pemain berusia 18 tahun itu. Dalam sudut pandang ini, Spanyol harus bisa menyelesaikan masalah tim sebenarnya, yakni memperbaiki lini depan yang tumpul sepanjang Piala Eropa 2020.

3. Dalic menjanjikan Kroasia tampil beda

Spanyol vs Kroasia: Mesin Gol Harus Buktikan Diritwitter/HNS_CFF

Mendengar pernyataan Enrique yang tak senang bertemu timnya, pelatih Kroasia, Zlatco Dalic, mempercayai itu. Ia menyebut timnya punya kualitas satu level dengan Spanyol dalam beberapa tahun terakhir. Terbukti, mereka bisa finish di posisi kedua saat Piala Dunia dua tahun silam.

“Kami tak perlu khawatir tentang tim lain. Kami menghormati mereka semua, terutama (Spanyol). Mereka juga tahu bahwa kami adalah tim yang berkualitas dan mereka tidak senang bermain melawan kami. Kami harus sepenuhnya termotivasi. Tujuan kami adalah mencapai perempat final,” ujar Dalic.

Meski Kroasia dipastikan kehilangan salah satu penggawa terbaiknya, Ivan Persic, akibat terjangkit COVID-19 usai menjalani duel melawan Skotlandia, Dalic tak begitu khawatir. Dia punya alternatif lain agar timnya tetap tampil menawan. 

“Akan sangat sulit menggantikan Perisic, tetapi saya pikir kami memiliki solusi berkualitas dan saya yakin siapa pun yang akan bermain, dia akan bermain sebaik mungkin untuk membantu tim. Bisakah dia menggantikan Perisic di level yang sama? Saya meragukannya. Tapi kami benar-benar bakal menutup kekurangan di posisi sayap kiri itu. Kami akan memiliki solusi berkualitas,” bebernya.

4. Kroasia bisa apa tanpa Ivan Perisic?

Spanyol vs Kroasia: Mesin Gol Harus Buktikan DiriIvan Perisic merayakan gol ke gawang Republik Ceko (theathletic.com)

Sejauh ini, Baru Perisic yang bisa dibilang performanya sesuai ekspektasi. Dia bintang tim Kroasia, selain kapten tim Luka Modric. Walau Dalic mengelak Kroasia bakal kehilangan kekuatan di sektor depan, tak bisa dipungkiri tanpa Perisic, Kroasia bakal kesulitan.

Perisic kerap memunculkan potensi lewat percikan-percikan kualitas di tiga partai fase grup. Catatan dua golnya membuktikan betapa pentingnya dia jadi penentu tim bisa terus melangkah jauh ke fase gugur

Menghadapi dominasi permainan ala Spanyol, tentu Dalic berharap pemain pegganti Perisic bisa menunjukkan kelasnya dan membuat kejutan. Jika berhasil, bukan tak mungkin Kroasia yang justru bisa membuat Spanyol mati kutu.

Baca Juga: Perang Urat Saraf Kroasia Jelang Lawan Spanyol

Topic:

  • Jihad Akbar

Berita Terkini Lainnya