Comscore Tracker

Timnas U-22 Gagal Raih Emas SEA Games, Ini Pembelaan Indra Sjafri

Permainan Timnas tanpa Evan Dimas limbung

Jakarta, IDN Times - Pelatih Timnas U-22, Indra Sjafri, membela timnya yang gagal meraih medali emas dalam SEA Games 2019 setelah dikalahkan Vietnam 0-3 dalam laga di Stadion Rizal Memoriam, Manila, Selasa (10/12).

Indra menyebut medali perak yang diraih tim asuhnya lebih baik dari prestasi enam tahun silam. Menurutnya Timnas U-22 telah berusaha maksimal untuk merebut emas, namun ternyata hanya mendapatkan perak.

"Kami mengejar permainan terbuka (kemarin), memang ini single match, tak ada pertandingan lagi. Kalau gak kalah, ya menang! Atas dasar itu kami memainkan permainan lebih terbuka, tapi secara keseluruhan gim hari ini Timna U-22 tampil lebih baik dari pertandingan-pertandingan sebelumnya," kata Indra.

1. Indra menyebut permainan Vietnam di tangan pelatih Park Hang-seo mengalami peningkatan

Timnas U-22 Gagal Raih Emas SEA Games, Ini Pembelaan Indra SjafriTimnas U-22 Indonesia meraih medali perak setelah kalah 0-3 dari Vietnam pada Selasa (10/12). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama

Pelatih berdarah Minang itu tak sepakat jika performa anak asuhnya dianggap tak sebaik laga sebelumnya. Terlebih, anak asuhnya tampil berani menyerang dalam duel melawan Vietnam. Hanya saja, dua gol yang tercipta ke gawang Timnas U-22 disebabkan antisipasi yang jelek dari anak asuhnya.

"Ini akan jadi evaluasi kita dan pekerjaan rumah kami (gagal antisipasi set piece). Sejak awal sudah dikatakan bahwa Vietnam unggul dalam bola set piece. Dan saya nilai, sejak dengan pelatih Par Hang-seo, ball possession, sirkulasi bola, pergerakan pemain lebih baik dan juga pemain-pemain Vietnam juga bermain dengan spirit yang luar biasa," ujar pelatih berusia 54 tahun itu.

2. Tanpa Evan Dimas permainan Timnas U-22 sedikit limbung

Timnas U-22 Gagal Raih Emas SEA Games, Ini Pembelaan Indra SjafriTimnas U-22 Indonesia meraih medali perak setelah kalah 0-3 dari Vietnam pada Selasa (10/12). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama

Ia juga merasa hilangnya Evan Dimas pada babak pertama membuat permainan Timnas U-22 sedikit goyah. Menurut dia, pergantian yang bukan karena kebutuhan taktik tentu akan jadi masalah. Apalagi, Evan ditarik keluar saat pertandingan baru berjalan 23 menit sehingga keseimbangan timya agak terganggu.

Setelah keluarnya Evan, Timnas U-22 memang sedikit limbung. Saddil Ramdani dan kolega selalu kesulitan menghadapi gelandang Vietnam yang memberikan pressing di lini tengah. Akibatnya, gol yang tak diinginkan terjadi tujuh menit sebelum turun minum.

3. Indra Sjafri tetap memberikan selamat atas kemenangan Vietnam

Timnas U-22 Gagal Raih Emas SEA Games, Ini Pembelaan Indra SjafriANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Alih-alih bangkit, babak kedua tak berlangsung lama, Timnas U-22 malah kembali harus kebobolan untuk kedua kalinya. Walhasil, Indra melakukan keputusan berani dengan memasukkan Muhammad Rafli guna menambah daya gedor skuat Garuda untuk bisa mengejar ketertinggalan. Namun, hingga laga berakhir hasilnya nihil.

Kegagalan Timnas U-22 ini memperpanjang puasa medali emas Indonesia di SEA Games untuk cabor sepak bola menjadi 29 tahun. Namun demikian, Indra tetap berlapang dada menerima kekalahan menyakitkan ini. Bahkan, ia secara sportif memberikan ucapan selamat atas kemenangan Vietnam dalam duel tersebut.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App. Unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

https://www.youtube.com/embed/vGHybdAN4PM

Topic:

  • Dwi Agustiar

Just For You