Comscore Tracker

4 Faktor yang Membuat Atletico Guncang Dominasi Barcelona dan Madrid

Kalau Barcelona dan Real Madrid terus juaranya bikin bosan

Kasta tertinggi Liga Spanyol dalam beberapa musim terakhir selalu didominasi Barcelona dan Real Madrid. Dua kekuatan raksasa tersebut seperti tak tergantikan dan selalu bergantian keluar sebagai juara. Jika ini berjalan terus, lama kelamaan La Liga tentu menjadi tak menarik lagi.

Namun pada musim ini kemungkinan dominasi dua tim tersebut bisa saja goyah. Adalah Atletico Madrid yang kemungkinan besar merusak keperkasaan Blaugrana dan Los Galacticos. Ada beberapa faktor yang membuat Atletico bisa keluar sebagai juara musim ini.

Terakhir kali Atletico juara adalah pada musim 2013/2014 atau lima musim yang lalu. Setelah itu, Barcelona dan Madrid kembali secara bergantian keluar sebagai kampiun. Sepanjang digelarnya Liga Spanyol, Madrid tercatat sebagai tim yang paling sering juara, yakni 33 kali.

Di tempat kedua ada nama Barcelona sebanyak 25 kali dan disusul Atletico (10), Athletic Bilbao (8), Valencia (6), dan Real Sociedad (2). Sisanya Sevilla, Deportivo La Coruna, dan Real Betis masing-masing sekali.

1. Skuat inti yang tak banyak berubah

4 Faktor yang Membuat Atletico Guncang Dominasi Barcelona dan Madrid@Atleti

Atletico Madrid benar-benar mempersiapkan skuatnya musim ini untuk mengejar gelar juara Liga Spanyol. Mereka tak lagi menjual pemain-pemain andalannya seperti tahun-tahun sebelumnya. Skuat inti mereka sebagian besar masih dipertahankan dan membuat tim ini bisa semakin solid dan kuat.

Di lini depan, Antoine Griezmann telah memutuskan untuk memperpanjang kontraknya. Ia adalah sumber gol Atletico pada musim lalu. Total, penyerang berusia 27 tahun ini musim lalu menyumbang 19 gol dan sembilan asis dari 32 laga di La Liga. Selain itu, Griezmann juga menjadi kunci Prancis saat menjuarai Piala Dunia 2018 belum lama ini.

Selain Griezmann, ujung tombang Atletico yang patut mendapat perhatian adalah Diego Costa. Bertandem dengan Griezmann, dua penyerang ini akan menebar bahaya bagi lawan-lawannya kelak.

Di lini tengah, Atletico juga dihuni oleh pemain-pemain sarat pengalaman. Mereka di antaranya adalah Saul Niguez, Koke, Thomas Partey, dan Vitolo. Para pemain ini menjadi tulang punggung Atletico pada musim lalu.

Sedangkan untuk kiper, Atletico masih mempertahankan penjaga gawang andalannya, Jan Oblak. Ketangguhan Oblak dapat dibuktikan dengan catatan 22 laga tanpa kebobolan musim lalu. Hadirnya pemain 25 tahun ini tentu membuat barisan pertahanan Atletico lebih percaya diri.

Di sektor bek, Atletico memiliki pemain terbaik di posisinya. Duet Diego Godin dan Jose Gimenez akan mengawal lini pertahanan Los Rojiblancos pada musim ini. Kedua pemain ini yang menjadikan Atletico menjadi tim dengan lini pertahanan terkuat di Spanyol musim lalu. Selain itu, masih ada nama-nama seperti Filipe Luis, Lucas Hernandez, dan Sime Vrsaljko.

2. Rekrutan anyar yang punya kualitas

4 Faktor yang Membuat Atletico Guncang Dominasi Barcelona dan Madridatleticodemadrid.com

Pada bursa transfer musim ini, Atletico menjadi salah satu tim Spanyol yang cukup sibuk di bursa transfer. Tim asuhan Diego Simione ini sukses mendatangkan pemain-pemain terbaik untuk meningkatkan skuatnya. Thomas Lemar, Gelson Martins, Rodri, dan Antonio Adan adalah pemain yang sudah berhasil didatngkan.

Dari para pemain tersebut, Lemar menjadi rekrutan yang paling menarik. Pemain berpaspor Prancis tersebut merupakan salah satu yang terbaik di Liga Prancis dalam beberapa musim terakhir. Ia menjadi salah stau kunci keberhasilan Monaco merebut juara Ligue 1 dua musim lalu. Kehadirannya di posisi sayap kiri diharapkan bisa menambah daya gedor Atletico musim ini.

Dengan hadirnya pemain ini tentu membuat kedalaman skuat Ateltico semakin baik. Seperti kita tahu, syarat sebuah tim layak menjadi juara adalah kualitas pemain utama dan pemain cadangan yang tak terlalu timpang.

3. Mental juara para pemainnya

4 Faktor yang Membuat Atletico Guncang Dominasi Barcelona dan MadridMarca

Atletico Madrid diperkuat oleh tiga pemain tim nasional Prancis saat menjadi juara pada Piala Dunia 2018 lalu. Para pemain ini adalah Griezmann, Hernandez, dan Lemar. Dengan hadirnya tiga pemain tersebut tentu diharapkan mampu menularkan mental juaranya ke Atletico. Apalagi, para pemain ini terbilang menjadi andalan negaranya.

Griezmann bersama Hernandez terus menjadi pemain utama Prancis pada Piala Dunia lalu. Bermain di bek sayap, Hernandez tampil cukup meyakinkan sepanjang turnamen. Sementara Griezmann menjadi otak serangan Prancis. Dari kakinya lah arah serangan Les Bleus ditentukan. Selain itu, ia juga menjadi sumber gol yang cukup subur dengan menyumbang empat gol.

4. Di tangan pelatih yang tepat

4 Faktor yang Membuat Atletico Guncang Dominasi Barcelona dan Madrid@Atleti

Atletico Madrid dikomandoi oleh pelatih berkebangsaan Argentina, Diego Simeone. Tangan dingin pria berusia 48 tersebut berhasil mengubah cara bermain Atletico. Berkatnya pula, tim tersebut menjadi salah satu yang disegani di kancah Eropa.

Simeone sendiri menangani Atletico sejak 2011 lalu. Sejak saat itu, ia mulai membawa banyak perubahan pada tim yang bermarkas di Wanda Metropolitano ini. Atletico disulap menjadi tim dengan pertahanan terbaik dan memiliki serangan balik yang sangat berbahaya.

Sejak kedatangannya, Atletico telah diantarnya meraih beberapa gelar bergengsi. Gela-gelar tersebut di antaranya adalah Liga Spanyol (2013/14), Liga Europa (2011/12 dan 2017/18), Piala Spanyol (2012/13), Piala Super Spanyol, dan Piala Super Eropa (2012/13).

Keberhasilan tersebut membuat namanya selalu diagung-agungkan oleh pendukung Atletico. Ia bahkan dianggap sebagai pahlawan karena jasa-jasanya membangkitkan tim tersebut. Maka, sudah sewajarnya jika ia disebut sebagai faktor yang membuat Atletico layak menjadi juara musim ini

Imam Rosidin Photo Verified Writer Imam Rosidin

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya