Comscore Tracker

Frank Lampard yang Terlalu Naif

Pilihan skuat Lampard mendapat kritik Jose Mourinho

Jakarta, IDN Times - Kalau ada satu orang yang layak mengkritik performa buruk Chelsea kala dibantai Manchester United 4-0 pada laga Minggu (11/8) malam lalu, Jose Mourinho adalah orangnya.

Didapuk Sky Sports sebagai analis dan pengamat, sekaligus komentator pertandingan, eks pelatih Chelsea di dua periode berbeda ini memberikan kritikan pedas kepada mantan anak asuhnya yang kini jadi pelatih kepala Chelsea, Frank Lampard.

Selama dua periode berbeda, Mourinho sendiri menyumbangkan sederet trofi bergengsi bagi klub milik Roman Abramovich tersebut, termasuk di antaranya mengangkat derajat Chelsea menjadi salah satu tim teras di era Premier League.

1. Pilihan pemain Lampard dipertanyakan

Frank Lampard yang Terlalu NaifTwitter/@nizaarkinsella

Musim ini, Chelsea memang masih berkutat di hukuman larangan transfer yang berlaku selama dua musim. Keterbatasan ruang gerak di bursa transfer dimanfaatkan klub London Barat itu dengan memberi peluang bagi para pemain muda Chelsea.

Namun, hal itu dikritik sekaligus dipertanyakan oleh Mourinho.

”Seharusnya, Chelsea memainkan pemain yang lebih berpengalaman,” ujar Mourinho dikutip dari Sky Sports. Hal itu sendiri merujuk keputusan Lampard yang memilih memainkan Mason Mount, Tamm Abraham, hingga Kurt Zouma. Di satu sisi, Lampard justru membangkucadangankan N’Golo Kante, Olivier Giroud, hingga Willian Borges.

Baca Juga: Manchester United Menggila, Old Trafford Langsung Membara!

2. Pilihan skuat yang naif

Frank Lampard yang Terlalu NaifTwitter/@Squawka

Kenaifan Lampard dalam menentukan starting eleven-nya di laga besar melawan United harus dibayar mahal. Tak berdaya di hadapan tuan rumah, Si Biru harus takluk dengan skor telak di markas sang rival. Tak hanya itu, para pemain muda pilihan Lampard nyatanya tampil sangat buruk.

Abraham bermain selama 66 menit dan mati kutu di hadapan bek termahal dunia, Harry Maguire. Ia digantikan Giroud setelahnya. Kurt Zouma juga tak lebih baik karena ia melanggar Marcus Rashford yang berujung gol penalti bagi United. Hanya Mason Mount yang bermain 90 menit, di mana ia pun tak pernah benar-benar merepotkan lini belakang tuan rumah.

3. “Serangan balik” Lampard untuk kritik Mourinho

Frank Lampard yang Terlalu Naifirishmirror.ie

Tak terima mendapat kritikan dari eks manajernya dahulu, Lampard juga merespons cukup keras.

“Dia mengkritik Mason Mount ya? Apakah itu yang ia katakan kepada kalian (media)?”, tanya Lampard di konferensi pers pascalaga, seperti dikutip dari Manchester Evening News.

”Saya tidak bisa menyeret seseorang dari ruang medis untuk bermain. Chelsea jelas bermain lebih baik dari lawan hari ini dan kami kalah karena kesalahan individual belaka. Saya tidak peduli opini orang lain karena saya percaya dengan skuat ini,” tegas Lampard.

Baca Juga: Harry Maguire Membuat Chelsea seperti Tim Amatir 

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Just For You