Comscore Tracker

Fakta Menarik dari Laga Swiss Kontra Turki di Piala Eropa 2020

Turki jadi kuda hitam yang tersingkir

Jakarta, IDN Times - Pertandingan Swiss kontra Turki di babak penyisihan Grup A Piala Eropa 2020 berlangsung pada Minggu (20/6/2021) malam.

Pertandingan berlangsung ketat, terutama sejak babak kedua bergulir. Laga dimenangkan Swiss dengan skor 3-1. 

Berikut fakta-fakta menarik dari laga Swiss kontra Turki

1. Xherdan Shaqiri catat rekor untuk Swiss

Fakta Menarik dari Laga Swiss Kontra Turki di Piala Eropa 2020Xherdan Shaqiri di Piala Eropa 2020 (Instagram.com/swiss_nati_men)

Dua dari tiga gol yang dikumpulkan Swiss dalam laga kontra Turki tercipta dari kaki Xherdan Shaqiri. Tak hanya menyumbang skor untuk skuadnya, Shaqiri juga mencetak sejarah baru bagi Swiss.

Shaqiri menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam empat turnamen besar berturut-turut untuk Swiss.

Saat ini Shaqiri telah mengumpulkan tujuh gol untuk Swiss dari laga Piala dunia dan Kejuaraan Eropa.

Baca Juga: 3 Kemenangan Beruntun Jadi Tiket Italia ke Babak 16 Besar Piala Eropa!

2. Turki hanya cetak 1 gol di Piala Eropa 2020

Fakta Menarik dari Laga Swiss Kontra Turki di Piala Eropa 2020Irfan Can Kahveci (Instagram.com/kahveci10)

Turki disebut-sebut sebagai tim kuda hitam di Piala Eropa 2020. Namun sayang, sebutan kuda hitam itu ternyata hanya sebatas sebutan. Sebab performa Turki justru di bawah standar.

Mereka dikalahkan Italia, Wales, dan Swiss secara beruntun. Kekalahan yang membuat gawang mereka kebobolan hingga tujuh kali. Ironisnya lagi, Turki hanya mampu mencetak satu gol dari tiga laga tersebut. Gol semata wayang tersebut dicetak Irfan Can Kahveci.

Ini menunjukkan betapa bermasalahnya lini belakang dan lini depan Turki.

3. Turki tersingkir di babak penyisihan grup

Fakta Menarik dari Laga Swiss Kontra Turki di Piala Eropa 2020Turki jadi kontestan dengan skuat termuda kedua di Piala Eropa 2020. (dailysabah.com).

Hasil buruk tersebut membuat Turki tersingkir dari babak penyisihan grup Piala Eropa 2020. Sebab kekalahan beruntun di tiga laga membuat mereka kini menjadi juru kunci klasemen tanpa satu poin pun. 

Sementara Swiss masih berpeluang melaju ke babak 16 besar. Peluang itu bisa mereka dapatkan jika Swiss menjadi salah satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik di babak penyisihan.

Baca Juga: 8 Pemain Asal Klub Luar Eropa yang Ikut Meramaikan Piala Eropa 2020

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya