Comscore Tracker

Babak 16 Besar Liga Champions Rampung, Ini 5 Faktanya

Premier League mendominasi, La Liga menurun

Babak 16 besar Liga Champions 2018-19 telah selesai dimainkan. Sebanyak 16 tim telah memainkan masing-masing 2 laga, menghasilkan kepastian 8 tim yang melaju dan 8 lainnya yang terhempas. Sejumlah drama mewarnai laga-laga yang terjadi, dan sejumlah fakta menarik pun menyertainya.

Apa saja fakta tersebut? Berikut 5 di antaranya.

1. Perkasanya Premier League

Babak 16 Besar Liga Champions Rampung, Ini 5 Faktanyaliverpoolfc.com

Liga Primer Inggris mengirimkan 4 wakilnya ke Liga Champions musim ini: Manchester City, Liverpool, Manchester United, dan Tottenham Hotspur. Setelah melewati fase grup dan babak 16 besar, siapa dari antara mereka yang masih bertahan? Semuanya! Mereka mengepung Juventus (Italia), Barcelona (Spanyol), Ajax Amsterdam (Belanda), dan Porto (Portugal).

Tidak hanya sekadar lolos, torehan keempat tim Inggris di 16 besar juga terbilang istimewa. MU membukukan comeback bersejarah di markas PSG. Tottenham membuat Borussia Dortmund mati kutu di laga kandang maupun tandang. Liverpool menyisihkan Bayern Munich di rumahnya sendiri. Manchester City? Menumbangkan Schalke 04 dengan agregat fantastis, 10-2.

Jika menengok ke catatan sejarah, ini adalah kali ketiga ada 4 tim Premier League sekaligus yang berhasil lolos ke babak 8 besar Liga Champions. Dua kesempatan sebelumnya adalah di musim 2007-08 dan 2008-09 dengan Manchester United, Liverpool, Arsenal, dan Chelsea sama-sama menembus perempat final.

Malah, pada kedua musim tersebut, 3 dari 4 tim Inggris itu sukses melaju hingga babak semifinal. Pertanda bahwa hal yang sama akan terulang musim ini?

2. Berakhirnya dominasi La Liga

Babak 16 Besar Liga Champions Rampung, Ini 5 Faktanyaespnfc.com

Jika tim-tim Inggris musim ini menguasai babak perempat final Liga Champions, hal yang sebaliknya justru terjadi pada para wakil La Liga Spanyol. Gugurnya Real Madrid dan Atletico Madrid di 16 besar memastikan bahwa untuk pertama kalinya sejak musim 2009-10, La Liga hanya mengirimkan satu wakil di perempat final, yaitu Barcelona.

Padahal sebelumnya La Liga sempat sangat mendominasi Liga Champions dengan selalu konsisten mengirimkan 3 wakil ke 8 besar sejak 2012-13. Dalam 5 musim terakhir, trofi Liga Champions pun selalu diboyong ke tanah Spanyol. Kini tinggal Barcelona-lah harapan La Liga satu-satunya untuk melanjutkan rekor tersebut.

Baca Juga: Liverpool, Wakil Keempat Inggris di Perempat Final Liga Champions

3. Parade comeback gemilang

Babak 16 Besar Liga Champions Rampung, Ini 5 Faktanyaskysports.com

Babak 16 besar Liga Champions musim ini juga diwarnai parade comeback gemilang yang sukses ditorehkan 4 tim: Ajax Amsterdam, Porto, Manchester United, dan Juventus. Mereka semua mengakhiri leg pertama dengan kekalahan, tapi berhasil bangkit di laga kedua untuk merebut tiket 8 besar.

Pencapaian MU mungkin bisa dibilang sebagai yang paling fenomenal. Kalah 0-2 di Old Trafford pada laga pertama, MU harus melawan statistik dimana tak pernah ada tim yang bisa lolos setelah kalah di kandang dengan selisih 2 gol atau lebih. Nampak bagai misi mustahil, namun siapa sangka Setan Merah berhasil melakukannya dengan dramatis.

Comeback Ajax pun tak kalah gemilang karena yang dilawan bukan tim sembarangan: sang juara bertahan Real Madrid. Kalah 1-2 di markas sendiri pada laga pertama, asa skuad muda Ajax nampaknya sudah lenyap. Tapi mereka justru sukses membalikkan semua prediksi dengan menang 4-1 di Santiago Bernabeu.

Jangan lupakan pula hat-trick fenomenal Cristiano Ronaldo yang membawa Juventus membalikkan kekalahan 0-2 di leg pertama menjadi kemenangan 3-0 di laga kedua. Last but not least, Porto yang sukses membatalkan keunggulan 2-1 AS Roma di Olimpico dengan kemenangan 3-1 di Dragao, Portugal. Luar biasa.

4. VAR akhirnya digunakan di Liga champions, namun kontroversi masih tercipta

Babak 16 Besar Liga Champions Rampung, Ini 5 Faktanyagoal.com

Sejumlah drama yang terjadi di babak 16 besar tidak hanya diciptakan oleh tim-tim yang berlaga. Sang pengadil lapangan juga tak luput menjadi sorotan akibat beberapa keputusan kontroversial yang dibuat. Padahal, mulai babak 16 besar ini setiap wasit yang memimpin pertandingan akan dibantu oleh teknologi Video Assistant Referee (VAR).

Salah satu kontroversi yang terjadi di 16 besar adalah ketika Manchester United mendapatkan hadiah penalti di pertandingan leg kedua versus PSG. Penalti diberikan wasit setelah melihat melalui VAR bahwa bola mengenai tangan bek PSG, Presnel Kimpembe. Kejadian itu sempat memancing kontroversi, meski belakangan UEFA mengonfirmasi bahwa keputusan tersebut tepat.

Kontroversi lain terjadi di leg kedua partai Real Madrid melawan Ajax Amsterdam. Gol ketiga Ajax yang dicetak Dusan Tadic menjadi kontroversi karena sebelumnya bola terlihat sudah terlebih dahulu keluar lapangan. Wasit yang mengecek VAR untuk memastikan ternyata tetap mengesahkan gol tersebut. Hal-hal ini membuktikan bahwa meski ada VAR, kontroversi tetap tidak bisa lepas dari dunia sepakbola.

5. Sejumlah data statistik lain yang tercipta

Babak 16 Besar Liga Champions Rampung, Ini 5 Faktanyamancity.com

Sejumlah data statistik lain berupa pencapaian para pemain maupun klub juga tercipta di babak 16 besar. Berikut beberapa di antaranya:

  • Kemenangan agregat 10-2 yang dicatat Manchester City atas Schalke 04 adalah kemenangan agregat terbesar yang diraih tim Inggris di Liga Champions
  • Kalah 0-7 di leg kedua versus Manchester City, Schalke catatkan rekor buruk berupa kekalahan terbesar yang pernah diraih klub Jerman di Liga Champions
  • Tiga gol Cristiano Ronaldo dan 2 gol Lionel Messi di leg kedua babak 16 besar membuat kedua pemain masih memimpin daftar top skor sepanjang masa Liga Champions dengan masing-masing 124 gol dan 108 gol
  • Hat-trick Cristiano Ronaldo ke gawang Atletico adalah hat-trick ke-8 yang telah ia ciptakan di Liga champions, menyamai capaian Messi sebagai pemain dengan jumlah hat-trick terbanyak
  • Tendangan penalti Marcus Rashford yang membawa Manchester United mengalahkan PSG 3-1 adalah tendangan penalti pertamanya bagi MU di pertandingan resmi
  • Barcelona tidak pernah kalah di Camp Nou dalam 30 partai kandang terakhir mereka di Liga Champions, menang 27 kali dan seri 3 kali
  • Untuk pertama kalinya sejak 1996-97 Ajax Amsterdam berhasil lolos dari babak knock-out Liga Champions

Baca Juga: Liverpool Raih Tiket Perempat Final Liga Champions Usai Babat Muenchen

Peter Eduard Photo Verified Writer Peter Eduard

Be weird, because being normal is so boring

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Indra Zakaria

Just For You