4 Kandidat Peraih Penghargaan Kiper Terbaik Dunia Versi IFFHS

Dengan absennya Manuel Neuer karena cedera dan menurunnya performa Gianluigi Buffon, kans penjaga gawang muda lebih terbuka.

Musim 2017/2018 dalam beberapa bulan ke depan akan segera berakhir. Setelah liga-liga dunia selesai dengan para pemenangnya masing-masing, agenda sepak bola akan dilanjutkan dengan penghargaan individu kepada para pemain oleh International Federation of Football History & Statistics (IFFHS).

IFFHS adalah sebuah organisasi yang mencatat sejarah dan statistik dari segala hal mengenai sepak bola. Didirikan pada tanggal 27 Maret 1984, IFFHS mendapat dukungan dari induk organisasi sepak bola dunia (FIFA).

Yang menarik dari ajang IFFHS tahun 2018 ini adalah aksi para penjaga gawang yang mengawal jala mereka dari kebobolan. Dengan absennya kiper Bayern Munchen Manuel Neuer, maka kesempatan penjaga gawang lain menjadi lebih terbuka.

Sebelumnya, Iker Cassilas dan Gianluigi Buffon menjadi pemegang rekor terbanyak dengan lima penghargaan. Manuel Neuer sendiri masih empat kali memenangi award ini.

Mari kita lihat siapa saja penjaga gawang muda terbaik versi IFFHS ini.

1. Ederson (Manchester City & Brasil)

mancity.com

Sejak pindah dari Benfica menuju Manchester City di awal musim 2017/2018, Ederson memiliki peran penting dalam keberhasilan The Citizens memuncaki klasemen sementara Liga Premier.

Musim ini, kiper asal Brasil itu memiliki catatan cleansheet 14 kali dalam 29 pertandingan di Liga Premier. Ederson telah membuat 68 penyelamatan penting dan hanya kebobolan 20 gol saja.

Pada awalnya, Ederson diragukan bisa menjadi sehebat itu di Liga Premier. Kini, dia mampu melampaui ekspektasi yang ditujukan padanya. Penghargaan kiper terbaik IFFHS boleh menjadi modal baginya sebelum bertanding membela Brasil di ajang Piala Dunia.

Sumber:
https://www.premierleague.com/players/12707/Ederson/stats
https://www.theguardian.com/football/2017/jun/01/manchester-city-sign-ederson-benfica

2. Marc-Andre ter Stegen (Barcelona & Jerman)

twitter.com/mterstegen1

Marc-Andre Ter Stegen (MATS) adalah pemain yang terus menjadi lebih baik dan lebih baik lagi di setiap pertandingannya. Kiper berkebangsaan Jerman ini juga mampu membuat barisan pertahanan Barcelona lebih kokoh sejak hengkangnya Claudio Bravo.

Sepanjang musim 2017/2018 ini, MATS mampu mengukir 17 cleansheet dalam 28 laga bersama Barca di La Liga. MATS juga mampu mencetak 86 penyelamatan gemilang dan hanya memungut bola 13 kali dari jalanya sendiri.

Dengan catatan impresifnya, penjaga gawang utama timnas Jerman Manuel Neuer dipastikan keder bersaing dengan juniornya ini.

Sumber:
http://www.squawka.com/players/marc-andre-ter-stegen/stats
https://www.fctables.com/players/marcandre_ter_stegen-276267/

3. Jan Oblak (Atletico Madrid & Slovenia)

twitter.com/Oblakjan13

Atletico Madrid memang tidak pernah kekurangan kiper besar. David de Gea adalah salah satu contohnya. Sekarang, Los Rojiblancos memiliki Jan  Oblak. Oblak layaknya dinding di depan gawang.

Kiper berkebangsaan Slovenia itu telah mencatat rekor 18 cleansheet dalam 28 pertandingan di La Liga dan hanya kebobolan 12 gol musim ini. Dia juga telah membuat 94 penyelamatan penting di semua kompetisi, termasuk menyelamatkan dua penalti di La Liga musim ini.

Oblak telah membuat Atletico Madrid kokoh di peringkat ke-2 La Liga sekaligus menjadi penantang utama bagi Barcelona untuk merebut gelar juara liga utama Spanyol itu.

Sumber:
http://www.squawka.com/players/jan-oblak/stats
http://www.dailymail.co.uk/sport/football/article-4951858/England-face-best-world-form-Jan-Oblak.html

4. David de Gea (Manchester United & Spanyol)

twitter.com/D_DeGea

De Gea telah menyelamatkan Manchester United di musim baru-baru ini. Dengan jumlah penyelamatannya yang luar biasa, kiper asal Spanyol ini diganjar penghargaan pemain Manchester United terbaik selama tiga tahun berturut-turut.

Meski De Gea mengalami jumlah kebobolan lebih banyak dibandingkan dengan tiga kiper lainnya, namun jumlah penyelamatannya merupakan level tersendiri. Dalam 30 penampilannya, pemain kelahiran 7 November 1990 itu mampu mencatat 15 cleansheet dengan kebobolan 23 gol di Liga Premier. Secara total, sejak ia bergabung dengan The Red Devils pada tahun 2011, ia mengukir 90 cleansheet. Yang luar biasa, De Gea telah membuat 115 penyelamatan penting di semua kompetisi tahun ini.

Dalam pertandingan melawan Arsenal, pekan lalu, dia menyamai rekor penyelamatan paling banyak dalam sebuah pertandingan di Liga Premier yaitu 14 penyelamatan. De Gea juga telah menjadi kiper paling konsisten dalam beberapa tahun terakhir. 

Aksi David de Gea layak untuk diperhatikan pada gelaran Piala Dunia 2018 Rusia bulan Juni mendatang.

Sumber:
https://www.premierleague.com/players/4330/David-de-Gea/stats
https://www.telegraph.co.uk/football/2018/03/09/despite-millions-spent-david-de-gea-man-utds-player-season/

Memang masih ada nama-nama penjaga gawang hebat lainnya macam Thibaut Curtois (Chelsea), Salvatore Sirigu (PSG), Keylor Navas (Real Madrid) dan Gianluigi Donnarumma (AC Milan). Namun, nama-nama itu tak mampu membuat catatan gemilang layaknya empat kiper di atas.

 

Line Ads

Topic:

  • Paulus Risang

Just For You

I Want More !