Comscore Tracker

Lolos ke Final, Ini 5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Soal Sepak Bola Kroasia

#WorldCup2018 Sepak bola yang tak pernah lepas dari politik.

Kroasia bukanlah negara besar. Total populasinya per 2017 hanya 4,2 juta jiwa. Sepak bola domestiknya juga tidak segemerlap lawannya di semifinal, Inggris, maupun calon lawan di final, Prancis.

Meski begitu, dari klub-klub lokal lah muncul Luka Modric yang disebut sebagai salah satu gelandang terbaik dunia serta penjaga gawang Danijel Subasic yang jadi pahlawan kala Kroasia harus melakukan adu penalti melawan Denmark.

1. Liga sepak bola utama Kroasia baru didirikan pada 1991

Lolos ke Final, Ini 5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Soal Sepak Bola KroasiaFIFA

Tak seperti di banyak negara lain, liga domestik Kroasia yang mandiri sejatinya baru dibentuk menyusul usainya Perang Dingin yaitu pada 1991. Ini karena sebelumnya Kroasia bergabung bersama Yugoslavia.

Kompetisi pertama dilangsungkan pada 1992. Lalu, sejak 2003 telah melalui berbagai perubahan nama karena alasan sponsor. Saat ini, Hrvatski Telekom Prva Liga merupakan nama resmi liga primer Kroasia.

2. Federasi sepak bola Kroasia sudah ada sebelum Perang Dunia I

Lolos ke Final, Ini 5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Soal Sepak Bola KroasiaFIFA

Meski Kroasia memisahkan diri dari Yugoslavia usai Perang Dingin, tapi cikal bakal federasi sepak bola mereka sudah ada sejak sebelum Perang Dunia I. Hanya saja, kala itu Kroasia masih menjadi bagian dari Austria-Hungaria dan badan yang mengurus sepak bola juga mengawasi semua cabang olahraga.

Menyusul berakhirnya Perang Dunia II, perkara sepak bola di Kroasia diambil alih oleh Asosiasi Sepak Bola Yugoslavia. Para pemain Kroasia pun membela timnas Yugoslavia. Setelah menjadi negara independen, Kroasia memiliki federasi sendiri yang dikenal dengan nama HNS.

3. Dinamo Zagreb adalah klub tersukses di Kroasia

Lolos ke Final, Ini 5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Soal Sepak Bola KroasiaFIFA

Gradanski nogometni klub Dinamo Zagreb atau yang biasa disebut Dinamo Zagreb merupakan klub Kroasia yang paling sering memenangkan liga dan lolos kualifikasi Liga Champions. Sejauh ini, sudah 19 trofi domestik yang disabet oleh klub yang bermarkas di kota Zagreb itu.

Berdirinya Dinamo Zagreb tak bisa dilepaskan dari faktor politik. Bekas klub Modric ini dibentuk pada 1945 untuk menggantikan klub lama, Gradanski, yang dianggap fasis oleh rezim komunis Yugoslavia. Selain Modric, Mario Mandzukic juga pernah merumput di klub ini.

4. Rival utama Dinamo Zagreb adalah HNK Hajduk Split

Lolos ke Final, Ini 5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Soal Sepak Bola KroasiaFIFA

Tak seperti Dinamo Zagreb yang baru berdiri pada 1945, rival utamanya, HNK Hajduk Split, justru sudah ada sejak 1911. Klub yang bermarkas di kota Split ini dibentuk oleh sekelompok pelajar dan mengusung slogan cinta kebebasan dan perlawanan terhadap Austria-Hungaria yang kala itu dianggap menjajah mereka.

Hajduk Split juga merupakan klub favorit pemimpin komunis Yugoslavia, Josip Broz Tito. Ketika ia membubarkan sejumlah klub karena dituding berpihak kepada fasis Italia, nasib Hajduk Split aman sebab relasi kedua pihak sangat baik. Kiper timnas Kroasia, Subasic, adalah pemain Hajduk Split sebelum bergabung bersama Monaco.

5. Skandal korupsi mencoreng prestasi timnas Kroasia

Lolos ke Final, Ini 5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Soal Sepak Bola KroasiaFIFA

Meski mencatat prestasi bisa lolos ke final Piala Dunia, tapi setidaknya dua pemain timnas mendapatkan citra yang kurang baik karena diduga terlibat skandal korupsi. Tokoh utamanya adalah Zdravko Mamic. Tak hanya mantan bos Dinamo Zagreb, ia juga bekas wakil ketua HNS yang diyakini sebagai bos sepak bola Kroasia sesungguhnya.

Mamic divonis 6,5 tahun penjara pada Juni lalu karena terbukti korupsi saat masih di Dinamo Zagreb. Ia mengambil jutaan dolar dari hasil transfer Modric ke Tottenham Hotspur. Modric pun sempat dimintai kesaksian di pengadilan dan dikenai pasal tentang pernyataan palsu. Selain Modric, bek Dejan Lovren juga turut diinvestigasi dan dijerat dengan pasal yang sama.

Line IDN Times

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Just For You