Comscore Tracker

Paolo Ciabatti: Ducati Akan Bantu Jack Miller Hemat Ban di MotoGP 2022

Agar lebih kompetitif dalam perebutan titel juara dunia

Ducati Corse akan menurunkan delapan pembalap di MotoGP 2022. Namun, pembalap yang paling mereka andalkan tentu saja para pembalap tim pabrikan. Salah satunya Jack Miller.

Pembalap Australia ini telah menggeber Desmosedici sejak 2018 meski baru memperkuat tim pabrikan pada 2021 lalu. Paolo Ciabatti, Direktur Olahraga Ducati Corse, pernah dan masih menaruh harapan yang tinggi kepada Miller.

1. Ducati awalnya menjagokan Miller dalam perebutan gelar MotoGP 2021

Paolo Ciabatti: Ducati Akan Bantu Jack Miller Hemat Ban di MotoGP 2022Jack Miller (motogp.com)

Pada 2021, Ducati mengubah line-up pembalapnya. Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci yang senior digantikan Jack Miller dan Francesco "Pecco" Bagnaia yang lebih muda.

“Saat kami memutuskan untuk membawa Jack dan Pecco ke tim pabrikan, kami melakukannya setelah paruh kedua musim 2020 ketika Jack sangat kompetitif dan Pecco sedang berjuang setelah kecelakaan di Misano,” kata Paolo Ciabatti seperti dilansir Crash.

Saat itu, para pembalap muda termasuk Miller memang punya performa yang apik. Tahun 2020, Bagnaia bisa meraih satu podium, sedangkan Miller mengumpulkan empat podium.

“Jadi, idenya jelas untuk memulai (musim 2021) dengan Jack sebagai penantang gelar juara dunia, dan Pecco bisa bertarung untuk posisi lima besar dan melihatnya berkembang,” kata Ciabatti lagi.

2. Sayangnya, performa Miller naik-turun pada paruh kedua musim

Paolo Ciabatti: Ducati Akan Bantu Jack Miller Hemat Ban di MotoGP 2022Jack Miller (motogp.com)

Pecco Bagnaia ternyata pembalap yang bisa memulai balapan musim lalu dengan lebih kuat. Bagnaia bisa meraih 2 podium pada 3 balapan pertama. Ia mendahului Miller yang menang balapan back-to-back pada balapan berikutnya di Jerez dan Le Mans.

Sayangnya, Miller tak bisa mempertahankan konsistesinya. Pada paruh kedua, ia tak bisa lagi mempersembahkan kemenangan untuk Ducati.

“Pecco merebut pole position di Qatar. Pada dasarnya, ia bertarung memperebutkan kemenanga. Pada balapan paruh kedua, ia melakukan hal yang fantastis. Jack (Miller) memenangi Grand Prix pertamanya dengan Ducati di Jerez, lalu menang lagi di Le Mans, tetapi performanya kemudian sedikit naik-turun,” jelas Ciabatti dikutip Crash.

Baca Juga: Jack Miller Yakin Dominasi Ducati Berlanjut di MotoGP 2022

3. Rekan setimnya malah menunjukkan performa apik

Paolo Ciabatti: Ducati Akan Bantu Jack Miller Hemat Ban di MotoGP 2022Jack Miller (motogp.com)

Pada pertengahan musim, Bagnaia bisa berada di depan Miller dengan raihan poin lebih banyak. Keduanya mengekor Johann Zarco dan Fabio Quartararo yang bersaing di posisi atas klasemen.

Bagnaia kemudian menjadi pembalap Ducati yang paling dominan pada paruh kedua musim. Bagnaia dapat meningkatkan performanya dengan menambahkan enam podium, termasuk empat kemenangan, yang menjadikannya runner-up kejuaraan di belakang Quartararo.

Posisi Jack Miller malah relatif stagnan. Ia hanya bisa merebut dua podium lagi hingga akhir musim yang menempatkannya di posisi empat klasemen. Sementara, Zarco sering tercecer di bagian tengah balapan dan hanya menempati posisi lima di akhir klasemen.

4. Ducati akan mendukung Miller pada 2022, terutama di area ban

Paolo Ciabatti: Ducati Akan Bantu Jack Miller Hemat Ban di MotoGP 2022Jack Miller (motogp.com)

Kendati hasil Jack Miller berada di bawah rekan setim yang awalnya tak diunggulkan, Ducati masih menaruh harapan kepadanya. Musim lalu, pembalap bernomor 43 ini bisa mengumpulkan 5 podium dengan 2 kemenangan dan 3 podium ketiga dengan raihan total 181 poin. Ini merupakan pencapaian tertingginya di kelas MotoGP.

“Tak ada yang meragukan kemampuan Jack. Ia adalah pembalap tercepat dalam kondisi tertentu. Ia juga boleh jadi pembalap terbaik atau salah satu yang terbaik ketika kondisi sirkuit basah atau sebagian basah. Namun, kadang gaya balapnya tidak membantunya untuk menghemat ban pada paruh kedua balapan. Dan aku pikir ini adalah area di mana kami harus bantu perbaiki (untuk musim 2022),” terang Ciabatti dikutip Crash.

5. Miller bisa diandalkan sebagai rekan setim yang baik

Paolo Ciabatti: Ducati Akan Bantu Jack Miller Hemat Ban di MotoGP 2022Jack Miller (motogp.com)

Perebutan juara dunia MotoGP antara Bagnaia dan Quartaro terjadi pada babak kedua musim lalu. Saat Bagnaia terjatuh pada balapan di Sirkuit Misano, hilang sudah harapan Ducati untuk membawa pulang titel juara dunia.

Sebagai bentuk kerja sama tim, Miller sempat membantu Bagnaia dalam perebutan poin di GP Amerika. Saat pertarungan di Sirkuit Cota itu, Miller memberikan jalan pada Bagnaia untuk bisa mendahuluinya.

“Aku harus berterima kasih pada Jack karena membiarkanku lewat. Dia sedikit kesulitan, tetapi ia telah melakukan kerja tim yang hebat dan saya sangat senang tentang itu,” kata Pecco Bagnaia setelah balapan selesai seperti dikutip Crash.

Jack Miller mungkin tidak diunggulkan lagi sebagai penantang gelar juara dunia musim 2022 ini. Namun, kemampuan Miller tak bisa dianggap remeh. Miller dengan motornya tetap bisa memuluskan langkah Ducati dalam perebutan titel.

Hal utama yang harus dilakukan Miller saat ini tentu saja pulih dari COVID-19. Ia sebisa mungkin perlu mengikuti tes MotoGP di Sirkuit Sepang pada 5—6 Februari 2022. Begitu pun tes di Sirkuit Mandalika seminggu setelahnya.

Baca Juga: Bos Ducati: Jack Miller Akan Bertarung untuk Gelar Juara Dunia MotoGP

Ryan Budiman Photo Verified Writer Ryan Budiman

Hola... jadipunya.id

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Gagah N. Putra

Berita Terkini Lainnya