Comscore Tracker

Gol Hantu yang Picu Ketegangan Liverpool Vs Chelsea

Tensi tinggi antara Liverpool dan Chelsea tercipta di 2005

Jakarta, IDN Times - Awalnya, laga Liverpool lawan Chelsea adalah pertemuan yang biasa. Namun, semua berubah setelah keduanya bertemu dalam laga semifinal Liga Champions di musim 2004/05.

Tren kedua tim di Liga Champions saat itu memang sedang moncer. Sederet raksasa ditumbangkan Liverpool dan Chelsea.

Liverpool mengalahkan Bayer Leverkusen dan Juventus. Chelsea lebih luar biasa lagi. Mereka menundukkan Barcelona dan Bayern Munich sebelum akhirnya bertemu dengan Liverpool di semifinal.

Bentrokan di semifinal Liga Champions 2004/05 inilah yang menjadi awal dari meningginya tensi duel Liverpool versus Chelsea hingga sekarang.

1. Gol hantu Luis Garcia yang mengubah cerita

Gol Hantu yang Picu Ketegangan Liverpool Vs Chelseagoal.com

Puluhan ribu suporter memadati Anfield pada 3 Mei 2005. Liverpool dan Chelsea bertemu dalam panggung megah, semifinal Liga Champions.

Diasuh Rafael Benitez, Liverpool benar-benar melempem di Premier League. Tapi, performa mereka malah menakutkan di Eropa. Sedangkan, Chelsea dengan guyuran dana dari taipan asal Rusia, Roman Abramovich, menjelma jadi kekuatan baru di Eropa.

Pertandingan berlangsung ketat. Kedua tim silih berganti melepaskan serangan. Chelsea tajam di lini depan karena memiliki penyerang sekaliber Eidur Gudjhonsen dan Didier Drogba, dengan didukung Frank Lampard dari lini kedua. Sedangkan, Liverpool kala itu masih dipimpin oleh sang kapten fantastis, Steven Gerrard.

Pada menit empat, terjadi sebuah insiden yang monumental. Gerrard mengirimkan umpan matang ke kotak penalti. Milan Baros yang mengejar bola bertabrakan dengan Petr Cech. Kemelut terjadi, dan hal itu dimanfaatkan Luis Garcia untuk menyontek bola ke gawang.

Bola memang tidak benar-benar menyentuh jaring. Ada William Gallas yang ketika itu menyapu bola. Namun, wasit menganggap bola sudah melewati garis dan itu gol. Garcia merayakan gol, pemain Chelsea protes.

Lebih menyakitkan lagi, gol ini jadi gol penentu kemenangan Liverpool atas Chelsea, setelah di leg pertama yang digelar di Stamford Bridge, kedua tim bermain imbang 0-0. Liverpool melenggang ke final, dan sisanya? Seperti yang kita tahu, 'Keajaiban di Istanbul'.

Baca Juga: Rekor Buruk Hantui Liverpool di Anfield Jelang Lawan Chelsea

2. Luis Garcia yakin itu gol buat Liverpool

Gol Hantu yang Picu Ketegangan Liverpool Vs ChelseaIfchardline.wordpress.com

Bertahun-tahun setelah momen itu terjadi, Garcia masih merasakan dampaknya. Bahkan, setelah pensiun sebagai pemain dan berkeliling dunia, banyak orang yang masih menanyakan hal yang sama padanya, aksinya berbuah gol atau tidak.

"Ya, semuanya menanyakan itu (soal gol di tahun 2005). Bagi saya itu gol. Saat wasit menyatakan itu gol, ya itu memang gol. Saya sempat ragu saat itu. Tapi, begitu saya melihat wasit mengesahkan gol itu, langsung saja merayakannya," ujar Garcia, dilansir The Guardian.

Lucho (sapaannya) mengungkapkan, memang momen macam itu bisa mengundang perdebatan. Bagaimana jika situasinya A, atau kalau yang terjadi adalah B, seperti apa. Namun, semua sudah usai. Dia menganggap sejarah sudah tercetak dan Liverpool adalah juara Eropa di 2005.

"Kita memang bisa berandai-andai. Namun, faktanya wasit sudah memberikan gol. Perkara apakah itu nantinya akan ada penalti atau kartu merah, ya, kita tidak tahu. Semua sudah terjadi," ujar Garcia.

3. Jose Mourinho benar-benar kesal dengan Liverpool

Gol Hantu yang Picu Ketegangan Liverpool Vs ChelseaEurosport.com

Jose Mourinho benar-benar tak bisa melupakan momen horor tersebut. Bahkan, jelang pertemuan Chelsea dan Liverpool di Premier League pada 2014, dia masih mengungkit insiden gol hantu tersebut.

Dengan kemampuan Chelsea, yang menurut pancangannya, tidak kalah mentereng dari Liverpool kala itu, gol hantu Garcia ini terasa begitu menyakitkan. Namun, pada akhirnya dia dan Garcia memang tidak ada masalah secara pribadi.

"Dalam sebuah laga semifinal, kami pernah kalah oleh gol yang nyatanya itu bukanlah sebuah gol. Namun ya, itulah sepak bola," kata Mourinho.

4. Momen 'karma' Liverpool lawan Chelsea di Anfield

Gol Hantu yang Picu Ketegangan Liverpool Vs ChelseaSkysports.com

Selepas gol hantu pada 2005, pertemuan Liverpool dan Chelsea selalu dibumbui tensi tinggi. Namun, karma memang ada dalam hidup, dan itu terjadi saat Liverpool menjamu Chelsea pada musim 2013/14 silam di Anfield.

Ketika itu, Liverpool benar-benar membutuhkan kemenangan untuk memastikan gelar Premier League. Di sisi lain, Chelsea lebih lepas dan hanya berharap bisa bertahan di posisi empat besar, plus menjaga konsistensi demi tembus Liga Champions.

Tragedi itu pun datang. Jelang babak pertama usai, Liverpool sejatinya tengah berupaya membangun serangan. Namun, Gerrard yang semestinya bisa mengontrol bola lebih tenang, justru terpeleset.

Alhasil, bola yang lepas disambar Demba Ba yang ada di dekatnya. Tanpa kesulitan, Ba menggiring bola ke kotak penalti, lalu menceploskan bola ke gawang Liverpool. Momen terpeleset ini, mungkin adalah karma bagi Liverpool setelah gol hantu yang terjadi sembilan tahun sebelumnya.

Nah, dalam pertemuan Liverpool dan Chelsea pada Jumat (5/3/2021) dini hari mendatang, kira-kira akan ada momen apa lagi yang tercipta?

Baca Juga: Mengenang Ian St John, Pahlawan Tak Dikenal Liverpool

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya