Comscore Tracker

Kenapa Masih Mandul Timo Werner? 

Werner belum mencetak gol di sembilan laga terakhir

Jakarta, IDN Times - Chelsea memang meraih hasil apik pada pekan ke-14 Liga Inggris 2020/21. Setelah dua kali kalah dari Everton dan Wolves, mereka berhasil mengunci kemenangan atas West Ham. Akan tetapi, buat Timo Werner, mungkin kemenangan ini terasa hampa.

Tampil dalam laga yang dihelat di Stamford Bridge, Selasa (22/12/2020) dini hari WIB, Chelsea menang via gol-gol yang dilesakkan Thiago Silva dan Tammy Abraham. Kemenangan ini juga membawa Chelsea merapatkan diri dengan Everton di peringkat empat.

Akan tetapi, buat Werner, rasa dari kemenangan ini lain. Ia memang menyumbang assist untuk gol pertama Abraham, tapi teta saja gagal mencetak gol buat dirinya sendiri. Melepaskan empat tembakan dalam laga itu, tak ada satu pun yang berbuah gol.

1. Sembilan laga terakhir, Werner gagal mencetak gol

Dilansir Squawka, kegagalan mencetak gol ke gawang West Ham membuat Werner memperpanjang masa paceklik gol bersama Chelsea. Menjalani sembilan laga terakhir bersama Si Biru di semua ajang, pemain berpaspor asal Jerman itu belum mampu menorehkan gol.

Bermula dari laga lawan Newcastle di Premier League, berlanjut ke laga lawan Rennes di Liga Champions, sampai kini Werner masih kesulitan mencetak gol ke gawang lawan. Kebanyakan, tembakan yang ia lepas membentur mistar, ditangkap kiper, atau malah melambung entah ke mana.

Baca Juga: Masih Mandul di Liga Inggris, Timo Werner Dapat Pembelaan

2. Mengapa Werner bisa seperti itu?

Skema yang digunakan Pelatih Chelsea, Frank Lampard, sebenarnya sudah menopang kinerja Werner di depan. Entah dengan skema dasar 4-3-3 maupun 4-2-3-1, Werner selalu mendapatkan bantuan dari sosok lain di lini serang, terutama Tammy Abraham.

Jadi, Lampard sudah menyadari bahwa Werner butuh ruang untuk mengeksploitasi pertahanan lawan. Tugas untuk menciptakan ruang itu diberikan kepada Abraham, yang memang punya kemampuan memantulkan bola serta menarik bek lawan.

Werner pun sempat menunjukkan produktivitas dalam beberapa laga. Ia sukses mencetak dua gol ke gawang Southampton, serta satu gol masing-masing ke gawang Burnley dan Sheffield United. Ia juga berhasil menorehkan dua gol ke gawang Rennes dan satu gol ke gawang Krasnodar di Liga Champions.

Namun, selepas itu, produktivitas Werner menurun drastis. Ia hanya menyumbang assist, tanpa mampu mencetak gol untuk dirinya sendiri. Penyebabnya, diprediksi karena kemampuan finishing Werner yang memang menurun.

Selain sepakan yang kerap tidak terarah ataupun melambung, Werner juga acap kali mendapatkan posisi menembak yang tak enak. Alhasil, upaya-upayanya dalam membobol gawang lawan pun urung membuahkan hasil. Mesti ada sentuhan akhir yang mesti dibenahi Werner ke depannya.

3. Frank Lampard: Werner cuma butuh satu gol

Kenapa Masih Mandul Timo Werner? twitter.com/chelseafc

Ibarat botol kecap atau botol saus yang tersendat, terkadang hanya perlu satu dorongan agar kecap dan saus yang tersumbat itu bisa mengalir kembali. Agaknya, itulah yang dipercayai oleh Frank Lampard.

Lampard mengaku tak khawatir dengan apa yang sedang dialami Werner saat ini.Menurut dia, hal lumrah jika penyerang kerap mengalami paceklik gol. Namun, sekali ia mencetak gol, maka keran yang tersumpal akan terbuka.

"Sangat disayangkan kini dia (Timo Werner) berada dalam posisi itu (sulit mencetak gol). Namun, sekalinya dia mencetak gol, maka gol-gol lain akan datang dari dirinya," ujar Lampard, dilansir BBC.

Baca Juga: Pelajaran Berharga dari Bek-bek Liga Inggris untuk Timo Werner

Topic:

  • Ilyas Listianto Mujib

Berita Terkini Lainnya