Comscore Tracker

Menanti Gebrakan Brasil di Olimpiade 2020

Mampu kah mereka mempertahankan gelar juara?

Jakarta, IDN Times - Cabang olahraga sepak bola pria akan mulai melangsungkan pertandingan pada Kamis (22/7/2021) ini. Salah satu tim yang patut dinantikan gebrakannya adalah Brasil.

Brasil datang ke Tokyo sebagai juara bertahan, setelah pada gelaran Olimpiade Rio 2016 kemarin keluar sebagai juara. Ketika itu, Neymar jadi poros permainan Brasil, ditopang oleh nama-nama macam Marquinhos, Renato Augusto, Felipe Anderson, Gabriel Jesus, dan Gabriel Barbosa.

Kini, Neymar tidak diikutsertakan dalam tim Brasil. Dengan ketiadaan sosok Neymar di tim, siapakah yang akan jadi poros permainan tim asuhan Andre Jardine tersebut?

1. Brasil banyak diperkuat pemain muda apik

Menanti Gebrakan Brasil di Olimpiade 2020Gabriel Martinelli (paininthearsenal.com)

Di ajang Olimpiade 2020 nanti, Brasil diperkuat banyak pemain-pemain muda U-23 yang apik. Ada beberapa pemain yang patut mendapatkan perhatian, seperti Malcom, Gabriel Martinelli, Paulinho, dan juga Reinier.

Martinelli memang sudah memikat perhatian bersama Arsenal beberapa musim belakangan. Total, dia sudah tampil 48 kali bersama tim Arsenal senior sejauh ini, membukukan 12 gol dan enam asis. Dia kerap jadi pemecah kebuntuan 'Meriam London'.

Nama lain yang juga patut diperhatikan adalah Paulinho. Pemain muda yang kini membela Bayer Leverkusen itu mulai mencuat perhatian. Dia menjadi salah satu aktor penting di balik apiknya lini serang Leverkusen, dan sukses membukukan empat gol plus dua asis sejauh ini dari 41 laga.

Sedangkan Reinier, terlepas dari minimnya menit bermain di Borussia Dortmund, tetap menyajikan ancaman tersendiri. Pengalamannya yang apik bersama Brasil U-17 dan Brasil U-23 dapat menjadi bekalnya dalam mengarungi Olimpiade ini. Dia diprediksi akan menjadi poros serangan Brasil.

Sisanya, Brasil banyak diperkuat oleh nama-nama yang mentas di liga lokal. Namun, ada juga beberapa pemain yang mentas di Eropa, selain Reinier, Martinelli, dan Paulinho, seperti Mateus Cunha, Bruno Guimares, Douglas Luiz, Bruno Fuchs, dan Antony.

Baca Juga: 10 Bintang Premier League yang Akan Beraksi di Olimpiade Tokyo

2. Sosok-sosok senior yang siap mendampingi

Menanti Gebrakan Brasil di Olimpiade 2020potret Dani Alves bersama Timnas Brasil (foottheball.com)

Para pemain muda Brasil ini akan didampingi oleh senior-senior yang sudah kaya pengalaman di sepak bola Eropa. Kapten mereka adalah Dani Alves, pemain yang sudah meraih berbagai gelar juara bersama Barcelona, Juventus, dan Paris Saint-Germain (PSG).

Kehadiran Alves setidaknya menjamin kekuatan di sisi kanan penyerangan dan pertahanan Brasil. Alves juga didampingi oleh Diego Carlos, sosok senior yang sudah malang melintang bersama Sevilla di kancah LaLiga Spanyol.

Tidak hanya Alves dan Carlos, Brasil juga akan diperkuat oleh Richarlison dan Malcom. Khusus untuk Richarlison, dia baru saja membawa Brasil menjadi finalis Copa America 2021. Kekuatannya sebagai winger dapat membantu Brasil membongkar pertahanan lawan.

Namun tetap, motor permainan tampaknya akan berada di tangan Alves. Selain karena kemampuannya, pengalaman dari sosok yang sekarang berusia 38 tahun itu akan benar-benar membantu Brasil yang banyak diperkuat pemain-pemain liga lokal di Olimpiade ini.

3. Brasil dihadapkan pada ujian berat

Menanti Gebrakan Brasil di Olimpiade 2020Brasil meraih gelar juara pada turnamen Olimpiade tahun 2016. (bleacherreport.com)

Langkah Brasil di Olimpiade 2020 terbilang berat. Di babak grup sendiri, mereka sudah ditunggu lawan-lawan berat seperti Jerman dan Pantai Gading. Skuad Jerman diperkuat oleh pemain-pemain apik Bundesliga, seperti Benjamin Henrichs, Nadiem Amiri, Max Kruse, dan Maximilian Arnold.

Tidak hanya Jerman, ancaman juga datang dari Pantai Gading. Duo Manchester United, Amad Diallo dan Eric Bailly, ada dalam tim ini. Plus, mereka juga diperkuat oleh Franck Kessie, gelandang AC Milan. Perjalanan Brasil di Olimpiade 2020 ini diprediksi tidak akan mudah.

Baca Juga: 6 Pemain Spanyol Ini Dipanggil di Olimpiade Tokyo dan Piala Eropa 2020

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya