Polisi Bantah Gagal Amankan Final Piala Eropa 2020

Polisi sebut sudah melakukan tindakan yang tepat

Jakarta, IDN Times - Pihak kepolisian London membantah telah gagal mengamankan final Piala Eropa 2020. Komisioner Asisten Deputi Metropolitan Police London, Jane Connors, mengungkapkan operasi pengamanan di Wembley sudah berjalan baik.

"Saya tak terima jika disebut operasi pengamanan di final Piala Eropa 2020 tidak berjalan lancar. Saya mendukung keputusan yang dilakukan petugas di lapangan saat itu. Tanpa intervensi dari kepolisian, bisa saja laga ditunda oleh UEFA," ujar Connors, dilansir BBC.

Baca Juga: Kacau, Ribuan Fans Jebolan Terobos Wembley di Final Piala Eropa

1. Soal penonton tak bertiket, polisi sudah mewanti-wanti

Polisi Bantah Gagal Amankan Final Piala Eropa 2020Pendukung bikin onar jelang final Piala Eropa 2020 di Wembley Stadium. (mirror.co.uk)

Perkara penonton tak bertiket yang memaksa masuk stadion, Connors menyebut pihak kepolisian yang berjaga di Wembley Way sudah memperingatkan akan hal tersebut kepada para petugas keamanan. Namun, perkara penanganan di stadion bagaimana, dia tidak begitu tahu.

"Komandan polisi yang bertugas di jalan saat itu sudah memprediksi akan banyak penonton tak bertiket yang memaksa masuk. Alhasil, mereka memperingatkan hal tersebut kepada petugas keamanan di Wembley," ujar Connors.

2. Insiden tawuran dan pembobolan warnai final Piala Eropa 2020

Polisi Bantah Gagal Amankan Final Piala Eropa 2020Pendukung Inggris berhamburan memaksa masuk. (thetimes.co.uk)

Insiden tawuran dan pembobolan Wembley mewarnai laga final Piala Eropa 2020. Ribuan penonton tak bertiket merangsek masuk ke Wembley Stadium. Situasi makin mencekam karena ada beberapa fans yang menodongkan senjata ke pihak keamanan.

Kekacauan ini memakan korban. Ayah dari bek Timnas Inggris, Harry Maguire, turut menjadi korban. Dia menderita patah tulang rusuk hingga kesulitan bernapas. Belum lagi, dikabarkan ada beberapa penonton yang menyuap petugas keamanan agar bisa masuk tanpa tiket ke Wembley.

Dilansir Guardian, seorang fans dengan nama samaran Pablo sebagai samaran membeberkan cara para penonton bisa masuk ke Wembley. Mereka menyuap para petugas keamanan dengan kisaran dana 23 hingga 28 euro agar dibiarkan masuk. Kurang lebih, ada 5.000 orang yang masuk Wembley secara ilegal.

3. UEFA akan menginvestigasi insiden ini

Polisi Bantah Gagal Amankan Final Piala Eropa 2020Para penggemar Inggris merayakan setelah pertandingan semi final Euro 2020 usai saat Inggris melawan Denmark di Wembley Stadium, London, Inggris, Rabu (7/7/2021). ANTARA FOTO/Pool via REUTERS/Carl Recine.

Atas insiden tawuran dan kericuhan di Wembley ini, UEFA telah mendakwa FA selaku federasi sepak bola Inggris, dan sudah menunjuk dua perwakilan untuk menyelidiki lebih lanjut tentang kejadian ini.

Tidak hanya itu, Metropolitan Police London juga telah menangkap 86 orang dari insiden tersebut, plus juga mereka yang mencemooh lagu kebangsaan Italia, melakukan pelemparan benda ke lapangan, menyalakan kembang api, serta invasi lapangan saat final Piala Eropa 2020 berlangsung.

Baca Juga: Gagal Juara Piala Eropa 2020 Bukan Kiamat Buat Inggris

Topik:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya