Waspada Real Madrid, Ini Plus dan Minus David Alaba

Alaba punya kelemahan dan kelebihan tersendiri

Jakarta, IDN Times - Real Madrid resmi memperkenalkan salah satu rekrutan kunci mereka musim ini, David Alaba, pada Rabu (21/7/2021) malam. Sekadar informasi, Alaba didatangkan secara gratis dari Bayern Muenchen musim panas ini.

Alaba akan mengenakan nomor punggung peninggalan Sergio Ramos yang hengkang ke Paris Saint-Germain (PSG), yakni nomor punggung empat. Alaba juga memiliki sejarah perpindahan posisi yang tidak jauh beda dengan Ramos, yaitu dari full-back menjadi bek tengah.

Namun, Alaba memiliki plus dan minusnya tersendiri, yang tentunya berbeda dengan sosok Ramos. Apa nilai lebih dan kurang dari sosok asal Austria tersebut?

1. Alaba punya kesadaran lebih akan ruang

Waspada Real Madrid, Ini Plus dan Minus David Alabapotret David Alaba bersama Bayern Munich(megasportsarena.com)

Selain bisa bermain di banyak posisi, salah satu nilai plus lain yang dimiliki oleh David Alaba adalah kesadarannya akan ruang. Ketika bertahan, pemahamannya akan ruang inilah yang membantunya dalam membuat keputusan atau aksi-aksi bertahan.

Per musim lalu, catatan aksi bertahannya di Bayern Muenchen memang tidak terlalu tinggi, yakni rataan tekel per laga sebanyak 1,1 kali dan rataan intersep per laga sebanyak 1,2 kali per laga. Namun, aksi-aksi bertahannya ini dia lakukan di momen-momen krusial.

Jadi, ketika dua full-back Bayern maju, Alaba bisa mengcover sisi sayap yang kosong dan sisi tengah lini pertahanan dengan baik, meski tanpa bantuan gelandang bertahan. Hal yang sama juga berlaku ketika dia ditempatkan sebagai bek sayap.

Ketika bermain di sayap, Alaba juga bisa mengcover sisi sayap dan juga sisi bek tengah yang dekat dengan dirinya. Hal itu ditopang oleh agresivitas yang dia miliki, sehingga kadang lawan kesulitan untuk mengoper atau melewati Alaba dengan dribel ketika ditekan.

Nilai plus lain yang dimiliki oleh Alaba adalah kemampuannya dalam membantu serangan. Sebagai bek tengah, Alaba punya kemampuan distribusi bola yang bagus. Rataan umpan per laganya musim lalu terbilang tinggi, yakni 66,6 kali, dengan persentase 84,9 persen.

Bukan hanya itu, Alaba juga mampu menjadi opsi operan ketika gelandang tengah ditekan lawan. Dia akan maju sedikit ke area sepertiga tengah, menerima bola, dan meneruskan progresi bola ke lini yang lebih depan. Alaba akan sebisa mungkin tidak membiarkan bola berhenti.

Baca Juga: Resmi Jadi Pemain Real Madrid, David Alaba: Seperti Mimpi

2. Nilai minus dari Alaba, kerap terburu-buru

Waspada Real Madrid, Ini Plus dan Minus David AlabaDavid Alaba (90min.com)

Meski memiliki banyak nilai plus, bukan berarti Alaba tidak memiliki kekurangan. Ada satu nilai minus yang kerap diperlihatkan Alaba, adalah dia kerap bertahan dengan terburu-buru. Ini berkaitan dengan kemampuannya dalam memahami ruang.

Jadi, saat menghadapi lawan yang menguasai bola, Alaba kerap tergesa-gesa menekan lawan tersebut. Dia tidak memperkirakan adanya pemain yang muncul dari belakangnya, untuk menjadi opsi umpan dari lawan yang dia tekan.

Kelemahannya inilah yang kerap dieksploitasi lawan, terutama oleh mereka yang punya kecepatan dan juga kesadaran ruang yang sama bagusnya dengan Alaba. Aspek ini perlu jadi perhatian khusus, apalagi para pemain LaLiga punya kecepatan yang mumpuni.

Selain itu, Alaba juga kurang baik dalam bertahan secara kolektif. Dia sedikit kesusahan jika harus menerapkan skema bertahan yang melibatkan semua pemain bertahan dalam satu unit. Hal ini juga harus jadi perhatian tersendiri buat Real Madrid nantinya.

3. Moncer tidaknya Alaba tergantung Ancelotti

Waspada Real Madrid, Ini Plus dan Minus David Alabatwitter.com/ChampionsLeague

Pada akhirnya, moncer atau tidaknya sosok Alaba juga akan bergantung pada skema yang diterapkan Carlo Ancelotti. Secara adaptasi, mungkin keduanya tidak akan terlalu kesulitan karena pernah bekerja sama di Bayern Muenchen sebelumnya.

Sekarang, tinggal bagaimana Ancelotti memaksimalkan nilai plus, sekaligus meminimalisasi nilai minus dari David Alaba. Jika berhasil melakukan itu, Real Madrid diprediksi akan melupakan kesedihan mereka selepas ditinggal Ramos dengan cepat.

Baca Juga: Pakai Nomor Punggung Ramos di Real Madrid, Alaba: Saya Termotivasi

Topik:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya