Comscore Tracker

Ibrahimovic Terancam Pensiun Lebih Dini karena Judi

Ibrahimovic punya kepemilikan saham di perusahaan judi

Jakarta, IDN Times - Striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, terancam pensiun lebih dini. Ada ancaman skorsing selama tiga tahun dari FIFA dan UEFA yang mengintai Ibra.

Ancaman itu muncul karena Ibra diduga terlibat dalam kegiatan judi. Sesuai aturan, FIFA dan UEFA melarang para pemain profesional untuk terlibat di bidang tersebut.

Baca Juga: Usir Ibrahimovic Karena Salah Dengar, Wasit Ini Kena Batunya

1. Punya saham di perusahaan judi

Ibrahimovic Terancam Pensiun Lebih Dini karena JudiGoal.com

Dilansir Aftonbladet, Ibra diduga terlibat kuat dalam judi di Malta. Dia disebut-sebut berinvestasi dalam sebuah perusahaan judi di sana, Bethard.

Laporan surat kabar Swedia itu menyebut Ibra jadi pemegang saham keempat terbesar di Bethard. Dia menanamkan sahamnya sejak 2019, hingga membuat Bethard untuk sampai 25,79 juta poundsterling atau setara Rp518 miliar.

Ibra juga diumumkan jadi salah satu pemilik dan duta dari Bethard, tiga tahun lalu.

2. FIFA masih lakukan penyelidikan

Ibrahimovic Terancam Pensiun Lebih Dini karena JudiInstagram.com/iamzlatanibrahimovic

Kabar ini masih diverifikasi FIFA dan UEFA kebenarannya. Kalau memang sudah terbukti, kasus ini bisa saja naik ke Komite Etik FIFA.

Jika Ibra terbukti bersalah, maka bisa saja dihukum dengan sanksi skorsing dari kegiatan sepak bola di segala lini hingga tiga tahun.

Dengan hukuman tersebut, karier profesional Ibra bisa dipastikan tamat. Sebab, dia sudah menginjak 39 tahun sekarang. Sebab, Ibra kemungkinan cuma setahun lagi bisa bermain di level profesional.

3. Perusahaan judi tak bisa apa-apa

Ibrahimovic Terancam Pensiun Lebih Dini karena Judiskysports.com

Sementara, Federasi Sepakbola Swedia belum bisa mengambil sikap terkait kasus yang membeli Ibra. Sebab, mereka taat pada aturan FIFA.

Di sisi lain, CEO Bethard, Erik Sharp, menyatakan masalah ini bukan berada dalam yurisdiksinya. Sudah seharusnya, semua menanti keputusan FIFA.

"Kami punya kesepakatan dengan Zlatan yang harus dipatuhi. Jika masalah meningkat, kami akan menyelesaikannya bersama-sama," ujar Sharp.

Baca Juga: Kartu Merah Konyol Ibrahimovic, Berawal dari Salah Dengar

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya