Comscore Tracker

ManCity Habiskan Rp34 Triliun Demi ke Final Liga Champions

Megaproyek ManCity baru terlihat hasilnya sekarang

Jakarta, IDN Times - Manchester City mengakhiri penantian panjang untuk melaju ke final Liga Champions. Setelah gagal terus di lima musim terakhir, mereka berhasil mencapai partai puncak dan berpotensi mengangkat trofi Liga Champions musim ini.

ManCity lolos setelah mengalahkan Paris Saint-Germain secara back to back. Mereka unggul agregat telak, 4-1.

Sejarah baru bagi ManCity, lolos pertama kali ke final Liga Champions. Merupakan buah manis pertama di Eropa yang dipetik usai ManCity memulai megaproyek pada 2008, di bawah Qatar Sports Investments.

Baca Juga: 3 Fakta di Balik Suksesnya Manchester City ke Final Liga Champions

1. Doyan beli bintang dengan harga tak masuk akal

ManCity Habiskan Rp34 Triliun Demi ke Final Liga Championsgoal.com

Ketika datang ke ManCity, Qatar Sports Investments yang dimiliki Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan, memang menjanjikan bakal jor-joran untuk membangun klub.

Jadilah, mereka mendatangkan pemain-pemain bintang dengan harga yang tak masuk akal. Robinho jadi rekrutan pertama dalam megaproyek ManCity. Dia direkrut dengan mahar sebesar 40 juta euro.

Proyek berlanjut hingga bintang-bintang macam Sergio Aguero, David Silva, Kevin De Bruyne, dan lainnya, didatangkan ManCity.

2. Buah manisnya dimulai 2011/12

ManCity Habiskan Rp34 Triliun Demi ke Final Liga Championstheguardian.com

Buah manis baru didapat ManCity pada musim 2011/12. Kala itu, The Citizens mengangkat trofi Premier League pertamanya. Ini jadi gelar kompetisi kasta tertinggi pertama pula buat ManCity sejak 1967/68.

Gelar ini begitu monumental buat ManCity. Bagaimana tidak, mereka harus bersaing dengan rival sekotanya, Manchester United sampai pekan pamungkas.

Bahkan, ManCity baru bisa mengunci gelar Premier League di masa injury time saat mencetak gol kemenangan lewat Aguero ke gawang Queens Park Rangers. Usai gol monumental Aguero ini, ManCity dengan mudahnya mengumpulkan gelar.

3. Domestik kuat, tapi loyo di Eropa

ManCity Habiskan Rp34 Triliun Demi ke Final Liga Championspremierleague.com

Berjaya di domestik, ManCity sulit bersaing dalam level Eropa. Mereka kerap tersandung saat mentas di Liga Champions, meski diperkuat pemain-pemain kelas wahid.

Sering kali, ManCity tersandung di perempat final. Paling mentok, ManCity menjejaki semifinal pada 2015/16 lalu.

Kala itu, ManCity juga harus keok dari Real Madrid. Sempat menahan imbang Madrid, ManCity pada akhirnya kalah juga di leg 2 dengan skor 0-1.

4. Keluarkan Rp34 triliun demi ke final Liga Champions, bisa juara?

ManCity Habiskan Rp34 Triliun Demi ke Final Liga Championsgoal.com

Setelah lebih dari 10 tahun, mereka pada akhirnya mampu melaju ke final. Tak sedikit juga uang yang mereka keluarkan.

Dalam kurun waktu 10 musim terakhir, ManCity selalu keluarkan uang lebih dari 100 juta euro demi belanja pemain.

Total, demi bisa lolos ke final Liga Champions musim ini, ManCity sudah mengeluarkan dua miliar euro atau setara Rp34 triliun sejak 2008 silam. Begitu laporan Marca.

Angka yang wah dalam operasional klub dalam kurun waktu 13 tahun terakhir. Pertanyaannya, mampukah ManCity juara setelah menghabiskan uang sebanyak itu?

Baca Juga: Mau Jadi Juara, Manchester City Malah Kesandung Kasus FFP

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya