Comscore Tracker

Mulut Comel Guardiola Sindir MU Usai ManCity ke Final Liga Champions

Pep Guardiola tak bisa menahan kegembiraannya

Jakarta, IDN Times - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, tak bisa menahan rasa usilnya kala berkomentar di depan media terkait kelolosan armada asuhannya ke final Liga Champions. Guardiola begitu usil dengan menyindir keberhasilan Manchester United juara Liga Champions 2008 silam.

Guardiola menegaskan, ManCity bisa lolos ke final dengan upayanya yang keras dan selalu menang dalam waktu normal. Mereka juga hendak juara dengan bentuk sempurna dan dalam pertandingan normal, tak melalui babak perpanjangan waktu hingga penalti.

"Lolos ke final setelah melalui empat atau lima tahun yang berat, jadi masuk akal. Setiap hari, anak-anak ini tampil konsisten dan begitu hebat," kata Guardiola dilansir Daily Mirror.

Baca Juga: Full Court Press Manchester City, Skema Cerdas Guardiola Pukul PSG

1. Usai memuji, Guardiola sindir rival ManCity

Mulut Comel Guardiola Sindir MU Usai ManCity ke Final Liga Championsstrettynews.com

Usai memuji anak-anak asuhnya, Guardiola langsung menyindir rival sekotanya, MU, yang juara di 2008 akibat bek Chelsea, John Terry, terpeleset dan gagal cetak gol dalam babak adu penalti.

Akibat Terry terpeleset, MU jadi diuntungkan. Mereka akhirnya juara usai insiden tersebut.

"MU juara karena John Terry terpeleset dan di menit akhir melawan Bayern Munich. Lalu, Real Madrid juara di menit 93. Kompetisi yang ketat dan berbagai hal dari bintang terlibat di dalamnya," ujar Guardiola.

2. Langsung dibalas legenda MU

Mulut Comel Guardiola Sindir MU Usai ManCity ke Final Liga Championsbleacherreport.com

Ucapan Guardiola langsung dibalas oleh mantan bek MU, Rio Ferdinand. Dia menyebut cuma MU yang bisa meraih treble winners di kompetisi mayor.

Meski ManCity menang Piala Liga dan bakal juara Premier League, jika nantinya merajai Liga Champions, menurut Ferdinand, bukan treble winners sejati.

"Bukan treble winners sejati. Tapi, cuma pencapaian fantastis," sindir Ferdinand.

3. Pada akhirnya akui keperkasaan ManCity

Mulut Comel Guardiola Sindir MU Usai ManCity ke Final Liga ChampionsPemain Manchester City Riyad Mahrez merayakan gol kedua bersama rekan setimnya saat laga leg pertama semi final Liga Champions melawan Paris St Germain di Parc des Princes, Paris, Prancis (28/4/2021). Manchester City berhasil mengalahkan Paris St Germain dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/REUTERS/Benoit Tessier

Meski begitu, Ferdinand mengakui musim ini ManCity begitu luar biasa. Permainan The Citizens sangat indah dan bisa dinikmati fans, dijelaaskan oleh Ferdinand.

"Saya bukan penggemar ManCity. Semua tahu itu, tapi saya menikmati cara mereka bermain. Mereka sudah menciptakan sejarah dalam sikap yang luar biasa dan cara bermainnya begitu hebat," terang Ferdinand.

Baca Juga: 3 Fakta di Balik Suksesnya Manchester City ke Final Liga Champions

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya