Comscore Tracker

Protes Keras Tuchel Usai Leicester City Juara Piala FA

Leicester City juara usai kalahkan Chelsea, 1-0

Jakarta, IDN Times - Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, begitu kesal dengan hasil yang diterima anak-anak asuhnya di final Piala FA, melawan Leicester City, Minggu dini hari WIB (16/5/2021). Bagi Tuchel, Chelsea tak seharusnya kalah dari Leicester.

Tuchel mengklaim, gol kemenangan Leicester berbau handball. Seharusnya, bagi Tuchel, gol tersebut tak pernah lahir karena sempat ada pelanggaran yang terjadi. Apa yang dimaksud Tuchel?

Baca Juga: Bendera Palestina Berkibar Saat Leicester City Juara Piala FA

1. Gol berbau handball

Gol The Foxes lahir dari skema serangan balik. Umpan Reece James dari lini belakang bisa diredam oleh Ayoze Perez.

Saat berusaha memotong umpan ini, Perez diduga melakukan handball oleh para pemain Chelsea. Sejumlah pemain Chelsea sempat angkat tangan, minta laga dihentikan karena Perez melakukan handball.

Namun, wasit Michael Oliver tak menganggapnya demikian. Laga tetap berjalan hingga Youri Tielemans mencetak gol spektakuler yang menghujam gawang Kepa Arrizabalaga.

2. Tuchel tak terima gol tersebut

Protes Keras Tuchel Usai Leicester City Juara Piala FAFootball London

Saat Tielemans bersuka cita merayakan gol tersebut, para pemain Chelsea protes keras.

Mereka menyerbu Oliver dan mempertanyakan keputusannya mensahkan gol tersebut. Tapi, Oliver tak peduli. Baginya, gol tersebut sah.

"Saya tak melihatnya. Asisten saya yang menyaksikannya dari layar di bangku cadangan. Pemain saya bilang langsung, itu memang handball. Buat kedua kalinya, handball terjadi, tapi VAR tak hadir," kata Tuchel dilansir Metro.

"Hari ini, Leicester mencetak satu gol, tapi saya bukan ahlinya handball. Saya tak tahu itu handball atau bukan. Jadi, saya tak bisa berkomentar, beropini, atau mengapa semuanya bisa begini," lanjutnya.

3. Memang bukan handball

Mantan wasit Premier League, Peter Walton, punya pandangan sendiri. Dia setuju kepada Oliver proses gol Leicester tak berbau handball.

Jika tangan Perez menyentuh bola, Walton merasa itu tak layak dibilang handball. Sebab, bola sudah memantul liar terlebih dulu setelah membentur lutut Perez.

"Tak sengaja, karena mengarah ke lengannya. Orang-orang mungkin mengira itu handball, tapi saya rasa tidak. VAR juga tak seharusnya hadir dalam insiden itu. Ada jarak sekitar tujuh detik di sana," ujar Walton dikutip BT Sport.

 

Baca Juga: Aksi Menyentuh Hati Pemilik Sambut Leicester Juara Piala FA

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya