Comscore Tracker

Ulas 2 Stadion di Jakarta, Tak Kalah dengan di Jepang

JIS dan SUGBK bisa menjadi andalan buat Piala Asia

Jakarta, IDN Times - Demi menjadi tuan rumah Piala Asia 2023, Indonesia nantinya bakal menunjuk sejumlah stadion untuk menjadi venue pertempuran dari seluruh tim Benua Kuning. Agaknya, stadion yang ditunjuk nantinya bakal sesuai dengan standar AFC, mengingat bisa saja itu sudah sempat dipakai dalam Piala Dunia U-20 nanti.

Ya, Piala Dunia U-20 digelar lebih dulu ketimbang Piala Asia. Jadi, sudah pasti PSSI akan menunjuk stadion yang kriterianya memenuhi standar FIFA untuk diajukan ke AFC.

Nah, dari berbagai stadion yang akan diajukan, setidaknya ada dua unggulan, kualitasnya tak kalah dari stadion di Korea dan Jepang.

1. Stadion Utama Gelora Bung Karno

Ulas 2 Stadion di Jakarta, Tak Kalah dengan di JepangStadion Utama Gelora Bung Karno (IDN Times/Herka Yanis)

Sudah bertahun-tahun SUGBK menjadi markas Timnas Indonesia. Bahkan, stadion ini dianggap sebagai yang keramat buat sepak bola Indonesia.

Stadion ini mulai dibangun untuk kepentingan sepak bola nasional pada 8 Februari 1960. Kala itu, SUGBK menjadi salah satu stadion termegah di kawasan Asia Pasifik.

Kini, SUGBK masih berdiri kokoh dan mempertahankan konsep temu gelang. SUGBK pun dikenal sebagai stadion satu-satunya di Asia dengan konsep tersebut, bergaya Uni Soviet bak saudara kembar dari Luzhniki Stadium.

Awalnya, SUGBK berkapasitas 120 ribu orang. Namun, belakangan menyusut menjadi 88 ribu. Kini, usai direnovasi dengan format single seat, kapasitas SUGBK menjadi 77.193 orang.

Fasilitasnya sudah berkelas dunia pula. Ruangan konferensi pers nyaman, broadcasting yang berkelas, dan lainnya. Setidaknya, kalau di Jepang, SUGBK mirip dengan Japan National Stadium di Tokyo, yang berkapasitas 80.016 orang dan jadi markas Timnas Jepang.

Sementara, kalau di Korea Selatan, setidaknya setara Seoul World Cup Stadium. Hanya saja, kapasitas SUGBK jauh lebih besar darinya.

Baca Juga: AFC Umumkan Tuan Rumah Piala Asia 2023 pada 17 Oktober

2. Jakarta International Stadium

Ulas 2 Stadion di Jakarta, Tak Kalah dengan di JepangSuasana JIS di malam hari. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Ini merupakan stadion kelas dunia lainnya di Jakarta. Dibangun sejak 14 Maret 2019, JIS akhirnya diresmikan pada 24 Juli 2022 silam.

Peresmian itu menandakan stadion berkapasitas 82 ribu penonton tersebut bisa digunakan untuk event-event kelas internasional, termasuk Piala Asia.

JIS mengedepankan konsep berbeda ketimbang stadion lainnya. Sebab, tak ada jarak antara tribune dengan lapangan di JIS.

Ini agak berbeda dengan stadion kebanyakan yang ada di Indonesia. Sebab, mayoritas stadion di Indonesia menggunakan jarak dengan menempatkan running track.

Mari sandingkan JIS dengan Nissan Stadium Yokohama. Kenapa? Karena JIS diproyeksikan untuk jadi markas Persija Jakarta dan Nissan Stadium adalah kandang Yokohama F Marinos, klub terkuat di Jepang sekarang.

JIS memiliki kapasitas yang lebih besar dibanding Nissan Stadium. Fasilitasnya pun tak kalah. Saat ini, Nissan Stadium menjadi stadion terbesar yang dipakai di J-League dengan kapasitas 71.822 orang.

Nah, jika Persija menggunakannya, bukan tak mungkin JIS akan menjadi stadion terbesar yang dipakai sepanjang Liga 1 musim 2022/23.

3. Bisakah Indonesia jadi tuan rumah Piala Asia?

Ulas 2 Stadion di Jakarta, Tak Kalah dengan di JepangTimnas Indonesia lawan Taiwan di leg kedua Kualifikasi Piala Asia 2023. (pssi.org)

Dengan dukungan dua stadion tersebut, Indonesia bukan tak mungkin jadi tuan rumah di Piala Asia. Sebab, mengingat kapasitas dan fasilitas stadion lainnya di Indonesia juga cukup untuk mengakomodirnya.

Dari segi kapasitas saja, ada yang setara dengan sejumlah stadion berkelas di Jepang. Stadion Kanjuruhan, Gelora Bung Tomo, hingga Maguwoharjo, sebenarnya tak kalah berkualitas dengan Ajinomoto Stadium, Yanmar Stadium, hingga Toyota Stadium.

Sederet stadion itu punya kapasitas lebih dari 30 ribu dan masuk ke dalam yang paling besar pula di Indonesia. Pun, stadion di Jepang yang disandingkan juga punya kapasitas sekitar lebih dari 40 ribu.

Jadi, modal kuat sudah dipegang oleh Indonesia. Kini, mampukah Indonesia jadi tuan rumah Piala Asia?

Baca Juga: Kriteria Stadion yang Layak Gelar Piala Asia 2023

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya