Comscore Tracker

Ternyata, 5 Game Adaptasi Franchise Film Ini Masuk Jajaran Terbaik

#ANGPOIN Kamu pernah mainin saah satunya belum?

Dalam industri game, ide ibarat sesuatu yang tak pernah habis digali. Cerita-cerita baru bermunculan di benak developer setiap harinya. Beberapa menggabungkan elemen lama, namun ada juga yang benar-benar baru. Namun ada satu hal unik mencuat: ide game juga bisa berasal dari franchise (waralaba) film lho.

Ya, film dalam bentuk waralaba menjadi bukti bahwa ide cerita akan selalu berkembang sesuai isi kepala sang sineas. Dan ketiga sebuah plot belum mampu diangkat ke layar lebar, game menjadi tempat baru untuk mewujudkan visi yang selama ini mendekam dalam lembar-lembar konsep.

Nah, berikut ini IDN Times menyajikan lima game adaptasi franchise film yang acapkali disertakan dalam daftar terbaik.

1. Chronicles of Riddick: Escape from Butcher Bay (2004)

Ternyata, 5 Game Adaptasi Franchise Film Ini Masuk Jajaran TerbaikIMDb.com

Metacritic : 90 persen, IGN.COM : 8.5/10, My Abandonware : 4.4/5

Chronicles of Riddick: Escape from Butcher Bay mengambil latar waktu sebelum Pitch Black (2000), film yang mengawali waralaba sains-fiksi futuristik yang dibintangi oleh Vin Diesel.

Game ini bercerita usaha pelarian sang tokoh utama, Richard B. Riddick, melarikan diri dari penjara dengan pengamanan maksimum bernama Butcher Bay. Kendati diadaptasi dari film aksi yang kendal dengan adu jotos dan adu tembak, para pemain disuguhkan situasi pelarian mulai dari mengendap-endap hingga bersembunyi ala Tom Clancy's Splinter Cell.

2. Ghostbusters: The Video Game (2009)

Ternyata, 5 Game Adaptasi Franchise Film Ini Masuk Jajaran TerbaikDenOfGeek.com

Metacritic : 79 persen, IGN.com : 8.0/10, GameSpot : 7.5/10

Ketika dirilis pada 2009 silam, gegap gempita mewarnai Ghostbusters: The Video Games. Game ini menarik perhatian seluruh pecinta serial komedi supranatural tersebut karena beberapa hal.

Pertama, karakter game ini masih diisi oleh para aktor aslinya yakni Bill Murray sebagai Peter Venkman, Dan Aykroyd (Raymond "Ray" Stantz) serta Egon Spengler (Harold Ramis). Kedua, plot game yang berlatar dua tahun setelah film Ghostbusters II alias --secara efektif menurut aktor Dan Aykroyd-- sekuel yang tidak dalam medium film.

Ketiga, tentu saja ciri khas hantu-hantu unik dan dialog penuh humor. Di sini, pemain menjadi anggota baru di tim pemburu hantu. Mereka harus menghadapi teror Vigo the Carphatian (suara oleh Max von Sydow), seorang tiran bengis asal abad ke-16 yang hendak meneror penduduk Kota New York. 

3. GoldenEye 007 (1994)

Ternyata, 5 Game Adaptasi Franchise Film Ini Masuk Jajaran TerbaikPolygon.com

Metacritic : 96/100, IGN.com : 9.7/10, EGM : 9.38/10

GoldenEye 007 oleh banyak kalangan dianggap sebagai salah satu yang terpenting sepanjang sejarah industri game. Inilah pijakan untuk game-game di masa depan yang memperkenalkan elemen stealth, pembangunan suasana yang matang untuk misi-misi dalam mode single player, hingga mode deathmatch yang bisa diikuti empat pemain sekaligus.

Terinspirasi dari VirtuaCop buatan Sega, game ini diadaptasi dari film ke-17 waralaba aksi-spionase James Bond --waktu itu diperankan Pierce Brosnan-- dengan nama sama yang rilis pada 1995. Pemain mengantar karakter Bond, seorang agen intelijen Inggris, dengan misi mencegah sebuah sindikat kriminal internasional yang berencana menyerang Kota London lewat serangan satelit bersenjata.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Game Virtual Reality yang Bisa Menurunkan Berat Badan

4. Alien: Isolation (2014)

Ternyata, 5 Game Adaptasi Franchise Film Ini Masuk Jajaran TerbaikPGMag.com

Metacritic : 81/100, Destructoid : 8.5/10, EGM, 8/10

Pelengkap waralaba film Alien yang dimulai pada 1979 silam, Alien: Isolation turut menonjolkan suasana horor dengan atmosfir klaustrofobik. Pemain menghabiskan waktu di game first-person shooter ini dengan misi sederhana: bertahan hidup dari kejaran xenomorph dengan cara berlari dan bersembunyi.

Tokoh utamanya adalah Amanda Ripley, anak dari Ellen Ripley sang protagonis di film Alien. Amanda berusaha menyelidiki menghilangnya sang ibu, 15 tahun setelah kapal antariksa Nostrovo diserang. Misi tak berjalan mudah lantaran kawanan xenomorph haus darah mengintainya dari jauh.

5. Star Wars: Knights of the Old Republic (2003)

Ternyata, 5 Game Adaptasi Franchise Film Ini Masuk Jajaran TerbaikOrigin.com

Metacritic : 93/100, IGN.com : 9.5/10, GameSpy : 5/5

Suka dengan Star Wars? Knights of the Old Republic (KOTOR) layak kamu jajal. Sebagai game, KOTOR yang berjenis RPG mendapat pujian kritikus berkat jalan cerita memikat, perkembangan karakter serta fitur suara pelengkap. Sebagai salah satu dari bagian semesta Star Wars, KOTOR jadi bukti bahwa waralaba karya George Lucas itu tak habis-habisnya untuk dieksplorasi.

Game ini berlatar hampir 4.000 tahun sebelum Galactic Empire terbentuk --atau sebelum Star Wars: Episode I - The Phantom Menace (1999)--, di mana Darth Malak masih menjadi Sith dan telah mengobarkan perang ke faksi Republic. Pemain, yang memilih salah satu dari tiga karakter Jedi, bertualang dari satu planet ke planet lainnya untuk melawan pasukan Sith.

Baca Juga: Masih Ingat Game Harvest Moon? 8 Hal Ini Mungkin Sulit Kamu Lupakan!

Achmad Hidayat Alsair Photo Community Writer Achmad Hidayat Alsair

Separuh penulis, separuh mahasiswa tua, separuh orang-orangan sawah.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Indra Zakaria

Just For You