Comscore Tracker

5 Dosa Besar yang Pernah Microsoft Lakukan Kepada Xbox One

Konsol gagal?

Untuk generasi saat ini, konsol andalan dari Microsoft yaitu Xbox One, jelas kurang begitu diunggulkan. Ketika Playstation 4 dan Nintendo Switch telah sama-sama memiliki kesuksesan besar di pasar, Xbox One sejauh ini belum menyamai level kesuksesan tersebut.

Tentu, ini bukan tanpa alasan. Microsoft bersama Xbox One miliknya, cenderung membuat kesalahan yang sama, tanpa benar-benar berusaha untuk memperbaiki kesalahan tersebut. Disini IDN Times telah merangkum 5 kesalahan terbesar yang pernah dibuat oleh Microsoft kepada Xbox One. Berikut ulasannya.

1. Minimnya game eksklusif

5 Dosa Besar yang Pernah Microsoft Lakukan Kepada Xbox Onexboxdvr.com

Xbox One memiliki satu masalah besar yang sepertinya tidak akan teratasi dalam waktu dekat, yaitu minimnya game eksklusif. Jika dibandingan dengan PS4, jelas bahwa Xbox One tidak begitu memiliki banyak game eksklusif entah itu untuk sekarang maupun di masa depan.

Bahkan, beberapa franchise game eksklusif andalan Xbox seperti Halo dan Gears Of War, kurang begitu mendapat perhatian dari Microsoft, sehingga pada akhirnya game-game tersebut ‘mangkrak’ untuk waktu yang sangat lama. Untungnya, baru-baru ini Microsoft telah membeli banyak developer baru, yang kemungkinan besar akan menjadi awal bagi kebangkitan game eksklusif di konsol mereka.

2. Membatalkan Scalebound dan Fable Legends

5 Dosa Besar yang Pernah Microsoft Lakukan Kepada Xbox Oneforbes.com

Ini sangat aneh dan tidak masuk akal, ketika melihat Microsoft membatalkan dua game eksklusif paling diantisipasi untuk Xbox One, yaitu Scalebound dan Fable Legends. Scalebound sendiri merupakan game action-RPG ambisius, yang Microsoft batalkan karena proses pengembangan yang disebut-sebut berjalan kurang baik.

Sementara Fable Legends, dibatalkan karena alasan yang tidak jelas dan parahnya lagi, developer yang menanganinya secara tidak mengejutkan ditutup oleh Microsoft. Apapun alasannya, membatalkan dua judul game eksklusif paling ditunggu oleh gamers Xbox One ini, merupakan keputusan terburuk yang Microsoft lakukan, mengingat kurangnya game eksklusif yang mereka miliki dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Gak Nyangka! Ini 5 Cara Xbox One Kalahkan Playstation 4 Secara Halus

3. Xbox One X tidak merubah apapun

5 Dosa Besar yang Pernah Microsoft Lakukan Kepada Xbox Onewccftech.com

Benar memang, jika Xbox One X menawarkan ekstra kekuatan untuk performa yang lebih kuat dan garang. Namun, itu semua tidak begitu berguna ketika masalah yang mewabah pada Xbox One biasa, belum sepenuhnya teratasi pada Xbox One X. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, masalah terbesar bagi Microsoft saat ini adalah minimnya game eksklusif untuk konsol mereka.

Kehadiran Xbox One X sejatinya tidak merubah apapun, selain dukungan beberapa fitur yang membuat game nampak jauh lebih cantik. Harusnya, Microsoft bisa lebih bijak dalam mengatasi hal ini, dengan memanfaatkan kekuatan dari Xbox One X untuk menciptakan game eksklusif luar biasa, yang nantinya dapat menyaingi PS4 Pro milik Sony.

4. Masalah performa

5 Dosa Besar yang Pernah Microsoft Lakukan Kepada Xbox Onefantasymundo.com

Xbox One merupakan konsol yang tak hanya membanggakan di sisi hardware, namun juga punya kemampuan yang luar biasa dalam mengolah grafis. Akan tetapi, konsol milik Microsoft ini tidak sepenuhnya sempurna karena memiliki satu masalah yang cukup mengganggu.

Masalah tersebut hadir dari banyaknya game third-party yang tersedia untuk Xbox One, hanya mampu berjalan di resolusi yang lebih rendah ketimbang di PS4. Bahkan, beberapa game first-party seperti Sunset Overdrive dan Dead Rising saja, tidak mampu berjalan di resolusi di atas 900p. Ini menjadi lebih membingungkan ketika Microsoft enggan angkat bicara terkait masalah ini.

5. Harga yang terbilang tidak masuk akal

5 Dosa Besar yang Pernah Microsoft Lakukan Kepada Xbox Onekarmashares.com

Salah satu alasan kenapa Xbox One memiliki harga yang jauh lebih mahal dari PS4 adalah fakta bahwa Kinect, termasuk kedalam paket dari Xbox One, dan tidak dijual secara terpisah sebagai add-on atau semacamnya. Padahal, konsol menjadi diminati karena harganya yang lebih terjangkau, ketimbang membangun PC Gaming sendiri yang tentunya membutuhkan budgeting yang tidak sedikit.

Di titik ini, Microsoft telah gagal membuat Xbox One sebagai konsol yang ‘ramah kantong’. Di satu sisi, Sony memanfaatkan celah ini untuk menarik minat gamers konsol dengan menjual PS4 di harga yang jauh lebih murah dan terjangkau. Dengan segala kekurangannya, menjual Xbox One di harga yang cukup mahal, merupakan keputusan paling tidak masuk akal yang dilakukan oleh Microsoft sejauh ini.

Itulah beberapa dosa besar yang Microsoft lakukan kepada Xbox One. Kamu setuju gak atau malah punya pendapat lainnya? Share opini kalian di kolom komentar ya.

Baca Juga: Konsol Xbox One X Banting Harga, Ini Waktu Terbaik Untuk Membelinya

Arif Gunawan Photo Verified Writer Arif Gunawan

Noob Tech Writer

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Indra Zakaria

Just For You