Comscore Tracker

5 Game Farming yang Patut Kamu Coba Sekali Seumur Hidup

Story of Seasons paling melegenda

Game sudah sangat bervariasi sekarang. Ada genre action sampai strategy. Jika bosan dengan satu genre, maka tinggal mencoba genre lainnya.

Kalau kamu ingin mencoba yang slow pace, mungkin kamu perlu main game bergenre simulation. Salah satunya farming simulation game. Genre ini melibatkan simulasi berkebun sampai beternak.

Beberapa judul game farming bahkan menarik untuk dimainkan berjam-jam. Contohnya game farming yang patut kamu coba sekali seumur hidup ini.

1. Harvest Moon: A Wonderful Life

5 Game Farming yang Patut Kamu Coba Sekali Seumur HidupHarvest Moon: A Wonderful Life (dok. Natsume/Harvest Moon: A Wonderful Life)

Harvest Moon adalah game farming legendaris. Game ini sudah ada sejak 1990-an. Ia bahkan mampu menginspirasi banyak game farming lainnya.

Kamu bisa mencoba salah satu seri dari Harvest Moon. Judulnya Harvest Moon: A Wonderful Life. Game farming ini rilis pertama kali di Gamecube. Namun, ia juga muncul di PlayStation 2, 3, dan 4.

Harvest Moon: A Wonderful Life versi remake akan hadir pada 2023 dengan judul Story of Seasons: A Wonderful Life. Nintendo mengumumkan itu dalam Nintendo Direct pada 13 September 2022 lalu.

Sambil menunggu game barunya, kamu disarankan mencoba Harvest Moon: A Wonderful Life, karena game ini merupakan salah satu seri terbaik dari seri Harvest Moon. Ia boleh jadi kalah dari Harvest Moon: Friends of Mineral Town, tetapi punya beberapa fitur menarik yang tidak ada pada seri pendahulunya.

2. My Time at Portia

5 Game Farming yang Patut Kamu Coba Sekali Seumur HidupMy Time at Portia (dok. Pathea Games/My Time at Portia)

My Time at Portia termasuk game indie terbaik. Rilis pada 2019, game ini langsung digandrungi. Apalagi My Time at Portia ada di berbagai konsol, seperti PlayStation, Xbox, Nintendo Switch, dan PC.

My Time at Portia bahkan bisa dimainkan di mobile dengan perangkat Android atau iOS. Game yang multiplatform ini jadi keunggulan tersendiri.

Dalam My Time at Portia, kamu akan mendiami bengkel lama Pa. Kamu bertugas mengembalikan kejayaannya dengan menanam tanaman, membantu orang-orang di kota, dan memelihara hewan.

Game ini juga memungkinkan kamu untuk melakukan banyak kegiatan. Ada kegiatan festival dan mini game yang menyenangkan. Seperti kebanyakan game farming, kamu bisa menjalin hubungan dengan warga setempat.

Baca Juga: 7 Video Game Paling Tua dalam Sejarah Video Game

3. Animal Crossing: New Horizons

5 Game Farming yang Patut Kamu Coba Sekali Seumur HidupAnimal Crossing: New Horizons (dok. Nintendo/Animal Crossing: New Horizons)

Animal Crossing: New Horizons rilis pada saat yang tepat. Ketika pandemik COVID-19 melanda dunia, game ini muncul bak oase di tengah padang pasir. Gamer di seluruh dunia beralih ke dunia digital lewat game farming terbaik di Nintendo Switch.

Animal Crossing: New Horizons juga jadi penyebab meningkatnya pembelian konsol Nintendo. Bahkan, harganya melambung di Indonesia.

Meski begitu, para gamer bisa terkoneksi satu sama lain ketika terjadi karantina besar-besaran. Begitu pemerintah meminta warganya diam di rumah, Animal Crossing: New Horizons seolah menjadi salah satu jalan keluar.

Gamenya menarik karena tidak hanya menyajikan farming simulation game, tetapi juga interaksi antargamer di seluruh dunia. Kamu bisa mengunjungi tiap pulau yang ada di game.

Fitur crafting-nya pun bervariasi. Selain dapat membuat perkakas, kamu juga bisa membuat pakaian sendiri. Bahkan, kamu bebas menata rumahmu sendiri. Sayangnya, kamu hanya bisa memainkan game ini di Nintendo Switch. Game ini memang game eksklusif Nintendo.

4. Stardew Valley

5 Game Farming yang Patut Kamu Coba Sekali Seumur HidupStardew Valley (ConcernedApe/Stardew Valley)

Stardew Valley termasuk salah satu game farming terbaik sepanjang masa. Meski bentuknya pixel, game ini mampu menarik perhatian banyak orang. Sebab, ia nyaman dimainkan.

Stardew Valley sendiri terinspirasi dari Story of Seasons. Tidak heran jika beberapa fiturnya mirip. Inti ceritanya pun sama: Mengurus kebun kakek yang terbengkalai.

Stardew Valley dianggap salah satu yang terbaik karena cerita yang menarik. Game ini tidak hanya fokus mengurus kebun, tetapi juga memerlukan kemampuan manajemen waktu untuk bercengkerama dengan warga setempat. Komunikasi inilah yang membuat cerita berkembang.

Game ini juga bisa dimainkan di berbagai konsol, termasuk PlayStation, Xbox, dan Nintendo Switch. Kamu bahkan bisa memainkan ini di mobile berbasis Android atau iOS.

5. Story of Seasons

5 Game Farming yang Patut Kamu Coba Sekali Seumur HidupStory of Seasons: Friends of Mineral Towns (dok. XSEED Games/Story of Seasons: Friends of Mineral Towns)

Perpisahan Marvelous (pengembang) dan Natsume (penerbit) membuat Harvest Moon terbelah dua. Marvelous sebagai pengembang mengubah Harvest Moon menjadi Story of Seasons, sementara Natsume sebagai penerbit tetap berlayar dengan Harvest Moon.

Story of Seasons sendiri meneruskan semangat Harvest Moon yang legendaris itu ketika Harvest Moon justru kehilangan arah. Marvelous bahkan menguasai seri utama dengan mereka ulang seri paling legendaris, Story of Seasons: Friend of Mineral Town.

Story of Seasons: Friend of Mineral Town terbaru (2019) rilis di Nintendo Switch. Namun, ia juga muncul di PlayStation 4 dan Steam. Game farming satu ini sangat layak dicoba. Ia merupakan seri Story of Seasons terbaik sepanjang masa.

Lanskap permainannya menarik. Ceritanya pun unik. Karakternya dikembangkan dengan karakteristiknya masing-masing. Alasan-alasan itu cukup untuk membuatnya jadi game farming yang patut kamu coba sekali seumur hidup.

Nah, dari deretan game farming di atas, mana yang ingin kamu coba lebih dahulu? Sebagai saran, mulailah dari yang paling legendaris.

Baca Juga: 5 Game PC dengan Waktu Loading Terlama, Era HDD Sudah Lewat

G.N. Putra Photo Verified Writer G.N. Putra

Senang dengan olahraga dan budaya populer. Pernah menulis untuk beberapa media.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya