Comscore Tracker

7 Fakta Virus Trojan Horse, Merusak Komputer dari Dalam

Virus ini ibarat musuh dalam selimut

Komputer kamu sangat rentan terhadap berbagai macam serangan dari luar. Salah satu ancaman ini muncul dari virus. Virus ini dirancang untuk menyusup ke dalam sistem dan bisa melakukan berbagai macam hal. Data-data penting kamu bisa diambil, bahkan yang paling parah bisa merusak komputer sehingga kamu tidak bisa menggunakannya.

Salah satu virus yang bisa menyerang komputer kamu dinamakan dengan trojan horse. Program ini bisa menyerang komputer kamu tanpa kamu sadari. Simak artikel tentang trojan horse di bawah ini.

1. Apa itu trojan horse

7 Fakta Virus Trojan Horse, Merusak Komputer dari DalamIlustrasi seseorang yang sedang menggunakan komputer (pexels.com/Anete Lusina)

Virus trojan horse merupakan perangkat lunak yang fungsinya untuk merusak. Virus ini merupakan sejenis malware yang berpura-pura untuk menjadi perangkat lunak lain. Trojan horse hadir seperti perangkat lunak biasa dan virus ini akan meminta izin akses perangkat.

Trojan horse biasa digunakan untuk mengambil data-data penting dari korban. Selain itu, pelaku yang mengirimkan virus bisa mengintai komputer yang terkena trojan. Yang paling parah, pengirim virus bisa mendapatkan akses backdoor komputer kamu.

2. Asal-usul nama trojan horse

7 Fakta Virus Trojan Horse, Merusak Komputer dari DalamKuda Troya yang menjadi sumber nama virus ini (pexels.com/KEMAL HAYIT)

Nama virus ini diambil dari "hadiah" patung kuda yang diberikan oleh Yunani kepada Troya. Patung kuda ini dianggap tidak berbahaya dan diperbolehkan masuk ke dalam benteng Troya. Namun, di dalam patung isi bersembunyi tentara Yunani yang bersiap untuk menyerang.

Tentara Yunani kemudian keluar dari patung kuda ini di saat penduduk Troya sedang tidur. Serangan tidak terduga ini kemudian membuat Troya jatuh dan hancur. Cara kerja virus trojan horse ini mirip dengan serangan yang dilakukan oleh Yunani kepada Troya.

3. Cara kerja

7 Fakta Virus Trojan Horse, Merusak Komputer dari DalamTrojan horse menyerang komputer secara sembunyi-sembunyi (pexels.com/Mati Mango)

Dibandingkan virus-virus lainnya yang memperlihatkan hasil serangannya, trojan lebih bersifat diam-diam. Virus ini bersembunyi sebagai program biasa yang tidak terlihat membahayakan sehingga seringkali tidak kamu sadari. Selain itu, tidak seperti virus lain yang bergerak dengan sendirinya, trojan dikendalikan oleh komputer lain yang mengirimkan virus ini.

Virus ini kebanyakan bersembunyi di balik file dengan format yang dapat dieksekusi (seperti file .exe). Trojan horse bisa masuk ke dalam komputer ketika kamu mengunduh file dari sumber yang tidak diketahui.

Baca Juga: 7 Antivirus Terbaik untuk Laptop, Proteksi dari Malware

4. Jenis-jenis trojan

7 Fakta Virus Trojan Horse, Merusak Komputer dari DalamTrojan horse memiliki beberapa jenis (unsplash.com/Michael Geiger)

Virus trojan terbagi menjadi beberapa jenis. Perbedaan virus ini terlihat dari bagaimana trojan memengaruhi komputer kamu. Berikut beberapa jenis trojan yang bisa menyerang komputer.

  • Backdoor: Trojan jenis ini mampu mengendalikan komputer yang terinfeksi.
  • Banker: Jenis trojan yang mampu mencuri data-data akun penting seperti informasi kartu kredit.
  • DDoS: Trojan yang mampu menghentikan layanan internet.
  • FakeAV: Jenis ini menyamar sebagai perangkat antivirus yang meminta pembayaran kepada virus yang sebenarnya tidak ada.

5. Mengetahui komputer kamu terinfeksi trojan

7 Fakta Virus Trojan Horse, Merusak Komputer dari DalamBlue screen bisa menjadi indikasi komputer kamu terserang virus (unsplash.com/Joshua Hoehne)

Serangan trojan seringkali tidak disadari. Kamu akan sulit mengetahui di mana lokasi trojan bersarang karena virus ini bersembunyi sebagai perangkat lunak biasa. Namun, kamu bisa memeriksa beberapa cara ini untuk mengetahui apakah ada trojan yang menginfeksi.

Pertama, kamu bisa mengetahui dari performa komputer kamu yang terus melambat atau seringkali mengalami crash. Lalu, ada kemungkinan tampilan komputer kamu berubah seperti resolusi layar atau taskbar yang berubah. Seringkali komputer kamu tiba-tiba membuka iklan atau banyak spam di email kamu.

6. Bertahan dari trojan horse

7 Fakta Virus Trojan Horse, Merusak Komputer dari DalamKamu pasti kesal ketika komputermu terserang virus (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Agar tidak terinfeksi oleh trojan, kamu perlu berhati-hati ketika menggunakan komputer. Pastikan kamu mengunduh file dari sumber yang jelas dan terpercaya. Kamu juga harus berhati-hati membuka tautan dari email yang masuk.

Selain itu, kamu juga tidak boleh sembarangan membuka iklan yang muncul. Kamu juga bisa mengatur internet browser agar kamu bisa melakukan konfirmasi ketika ada file yang akan diunduh. Cara-cara ini seharusnya bisa menangkal trojan horse agar tidak menyerang komputer kamu.

7. Menghilangkan trojan horse dari komputer

7 Fakta Virus Trojan Horse, Merusak Komputer dari DalamMenggunakan antivirus dapat membantu kamu melawan trojan horse (unsplash.com/Philipp Katzenberger)

Lalu apa yang harus dilakukan ketika trojan horse menyerang komputer kamu? Kamu bisa melihat program yang sedang berjalan di task manager kamu. Jika kamu melihat ada program mencurigakan yang tidak pernah kamu pasang sebelumnya, ada kemungkinan bahwa itu adalah malware.

Kamu bisa memanfaatkan antivirus untuk membantu mendeteksi adanya trojan horse di dalam komputer kamu. Kamu juga bisa menggunakan firewall untuk membantu menjaga komputer dari ancaman trojan horse.

Baru saja kamu membaca informasi tentang trojan horse. Bersikap hati-hati dan teliti merupakan suatu hal yang penting dalam menggunakan komputer. Pastikan kamu menggunakan perangkat lunak yang jelas agar tidak terinfeksi oleh virus.

Semoga dengan mengetahui tentang trojan horse, kamu bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan komputer. Selama kamu menggunakannya dengan baik, kamu pasti akan terhindar dari berbagai ancaman yang ada. Jangan lupa untuk bagikan artikel ini dari berikan komentar kamu di bawah.

Baca Juga: 10 Masalah Paling Umum pada Komputer Windows, Waspadai ya

Topic:

  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya