Comscore Tracker

Menikmati Batu Love Garden, Wisata Bertema Bunga dan Pertanian  

Tersedia 600 jenis bunga dari dalam dan luar negeri   

Batu, IDN Times - Suasana segar langsung terasa begitu memasuki kawasan Batu Love Garden (Baloga) di kawasan Desa Pandanrejo, Bumiaji, Kota Batu. Embusan angin sepoi-sepoi membuat suasana menjadi segar dan sejuk. Kesan itulah yang pertama kali terasa begitu memasuki kawasan Baloga. Terhampar di lahan seluas 7 hektare, wisata baru besutan Jawa Timur Park Group tersebut benar-benar memanjakan mata. Tersaji dalam konsep indoor dan outdoor membuat Baloga benar-benar membuat suasana hati menjadi gembira ketika memasukinya. 

1. Siapkan konsep selama 10 tahun

Menikmati Batu Love Garden, Wisata Bertema Bunga dan Pertanian  Beberapa spot yang tersedia pada zona indoor Batu Love Garden. IDN Times/Alfi Ramadana

Direktur Utama Batu Love Garden, Isa Mei Wahyuni menjelaskan bahwa konsep tersebut baru bisa direalisasikan sejak awal tahun ini. Padahal perencanaan hingga persiapan sudah dilakukan sejak 10 tahun lalu. Kesiapan lahan menjadi alasan pembangunan Baloga tertunda dan baru bisa direalisasikan awal tahun 2020. 

"Pembangunan ini dimulai pada awal tahun 2020 atau sebelum pandemik. Kami tetap lanjutkan pembangunan meski masuk pandemik, agar karyawan yang sudah ikut kami bisa tetap bertahan," terangnya Sabtu (26/12/2020). 

2. Terbagi dalam dua konsep indoor dan outdoor

Menikmati Batu Love Garden, Wisata Bertema Bunga dan Pertanian  Salah satu spot pada zona indoor Batu Love Garden. IDN Times/Alfi Ramadana

Konsep yang tersedia di Batu Love Garden adalah indoor dan outdoor. Pengunjung yang masuk ke kawasan Baloga terlebih dahulu bakal melewati area indoor yang terdiri dari beberapa spot. Pada tiap spot terdapat bunga beragam jenis yang dibentuk dan dihias menarik.

Selain itu, bunga-bunga yang dihias di masing-masing bagian itu diatur rapi dan presisi agar bisa menjadi spot untuk berfoto. Setelah selesai dengan semua spot yang ada di zona indoor, maka pengunjung bakal memasuki zona outdoor yang diawali dengan area tropical fruit atau kebun buah. Pengunjung bisa belajar dan mengenal beragam jenis tropical fruit yang ada di Indonesia. 

"Sesuai konsep yang ditawarkan bahwa Batu Love Garden ini adalah taman bunga. Jadi kami memang ingin mengangkat jenis bunga yang ada di Indonesia dan ditambah dari beberapa negara. Untuk yang bagian indoor di gedung eksebition itu menyajikan berbagai macam bentuk bunga mulai dari rise flower maupun dry flower. Kalau yang outdoor semua jenis tanaman hidup," tambahnya. 

3. Ada juga kawasan green house pertanian.

Menikmati Batu Love Garden, Wisata Bertema Bunga dan Pertanian  Area green house pertanian pada zona outdoor Baloga yang bisa untuk berwisata selaligus belajar. IDN Times/Alfi Ramadana

Selain zona tropical fruit, pengunjung juga bisa melihat area kebun jeruk. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa masuk ke zona green house pertanian. Zona ini terdapat berbagai macam jenis sayuran yang ditanam dalam konsep aquaponik dan hidroponik.

Pengunjung bisa berwisata sekaligus belajar bagaimana cara menanam sayuran dengan teknik tersebut. Tak hanya bunga dan sayuran, pengelola juga menyediakan area rumah kupu-kupu yang menjadi area pembelajaran berbagai macam jenis serangga. Termasuk jika memang pengunjung menyukai tantangan bisa mencoba masuk ke area penangkaran lebah. 

"Sebenarnya ini progres pembangunannya masih 85 persen. Masih ada beberapa zona seperti green house belalang yang masih proses penyempurnaan. Mungkin bulan depan kita baru bisa menyajikan secara sempurna," jelas Isa. 

4. Terdapat sekitar 600 jenis bunga

Menikmati Batu Love Garden, Wisata Bertema Bunga dan Pertanian  Taman bermain yang disediakan pada zona outdoor di Baloga. IDN Times/Alfi Ramadana

Setelah kawasan pertanian, pengunjung akan menikmati kembali kebun bunga yang dengan berbagai jenis bunga nan indah memanjakan mata. Isa menyebut bahwa setidaknya ada 600 jenis bunga yang terdapat di Baloga.

Dari total jenis bunga tersebut 70 persen merupakan jenis bunga asli Indonesia. Sementara sisanya 30 persen merupakan bunga yang diimpor dari luar negeri seperti Bunga Begonia dan Petonia. Bagi yang membawa keluarga juga tak perlu khawatir, pasalnya di bagian tengah area terdapat zona taman bermain yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung untuk beristirahat dan berswafoto bersama keluarga. 

"Untuk perawatan bunga-bunga di sini kami memiliki ahlinya yang memang benar-benar mengerti tentang bunga. Termasuk perawatan untuk bunga kering yang ada di indoor. Sementara kalau yang diluar kita atur sistemnya supaya secara estetika tetap bagus tetapi juga terpelihara dengan baik," katanya. 

5. Buka setiap hari

Menikmati Batu Love Garden, Wisata Bertema Bunga dan Pertanian  Batu Love Garden, destinasi wisata baru milik Jatim Park Group. IDN Times/Alfi Ramadana

Saat ini, Batu Love Garden sendiri sudah beroperasi selama sepekan atau tepatnya sejak 19 Desember lalu. Jam operasional setiap harinya adalah mulai pukul 08.30 sampai 16.30 WIB. Harga tiket yang ditawarkan juga cukup terjangkau dengan nominal untuk hari kerja Rp 60 ribu.

Sementara untuk akhir pekan harha tiket Rp 80 ribu. Harga tersebut belum termasuk tambahan untuk beberapa fasilitas lain. Khusus untuk akhir pekan, pengunjung bisa mendapat tambahan hiburan berupa parade mobil hias. 

"Untuk anak-anak kami juga siapkan berbagai fasilitas yang bisa dicoba seperti kuda poni, E-bike dan kereta seperti classic yang bisa dicoba," sambungnya. 

6. Peminat cukup tinggi

Menikmati Batu Love Garden, Wisata Bertema Bunga dan Pertanian  Pengukuran suhu tubuh diterapkan sebelum memasuki kawasan Baloga. IDN Times/Alfi Ramadana

Batu Love Garden sendiri mampu menampung sekitar 1500 pengunjung. Namun lantaran situasi masih pandemik COVID-19, pengelola hanya membatasi maksimal 500 pengunjung per hari. Sejauh ini, setelah sepekan beroperasi, rata-rata kunjungan ke Baloga sudah berada dalam kisaran 150-200 pengunjung. Jumlah tersebut diperkirakan bertambah saat libur tahun baru nanti. Pengunjung juga datang dari berbagai kalangan mulai dari anak muda hingga keluarga dan berasal dari berbagai wilayah di Jawa Timur dan daerah lain. 

"Harapan kami sebagai pengelola adalah pengunjung bisa datang menikmati aneka macam bunga dan bisa menghirup udara segar di sini. Karena di sini kami konsep lebih banyak outdoornya agar pengunjung bisa jalan-jalan keliling dan terkena sinar matahari. Karena itu baik untuk kesehatan dan bisa meningkatkan imun," tandasnya. 

Baca Juga: Perketat Prokes, Pemkot Batu Panggil Pengelola Hotel dan Wisata

Alfi Ramadana Photo Verified Writer Alfi Ramadana

Menulis adalah cara untuk mengekspresikan pemikiran

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya