Comscore Tracker

Wulan Kapitu, Kaldera Tengger Bebas Kendaraan Bermotor

Penutupan kaldera hanya dilakukan tiga hari  

Malang, IDN Times - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) mengeluarkan pengumunan resmi terkait perayaan Wulan Kapitu. Pada perayaan kali ini, TNBTS memastikan bahwa Kaldera Tengger bebas kendaraan bermotor hanya akan berlangsung selama tiga hari.

Hal itu berdasarkan kesepakatan pasca pertemuan dengan sejumlah pihak mulai TNBTS, Muspika Tosari, perwakilan jeep Tumpang dan Penanjakan, saver hingga Pokdarwis Wonokitri pada Rabu (6/1/2021).

1. Penutupan kaldera hanya tiga hari

Wulan Kapitu, Kaldera Tengger Bebas Kendaraan BermotorInstagram/bbtnbromotenggersemeru

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada 2021 kali ini berdasarkan kesepakatan bersama, penutupan Kaldera Tengger selama wulan kapitu hanya dilakukan tiga hari saja. Penutupan hanya dilakukan pada saat Megeng tanggal 13 Januari pukul 00.01 hingga 23.59 WIB. Kemudian pada saat Mbabar Alit tanggal 29 Januari pukul 00.01 - 23.59 WIB. Serta terakhir pada Mbabar Ageng Tanggal 12 Februari pukul 00.01 - 23.59 WIB. 

"Kesepakan ini diambil setelah sebelumnya penutupan wisata Bromo pada masa pandemik COVID 19 ini berdampak signifikan pada ekonomi sosial masyarakat yang bergantung pada sektor wisata. Tahun 2021 ini disepakati penutupan hanya tiga hari," urai Plt Kepala Balai Besar TNBTS, Agus Budi Santosa, Rabu (6/1/2021). 

2. Aktivitas wisata tetap boleh

Wulan Kapitu, Kaldera Tengger Bebas Kendaraan BermotorInstagram/bbtnbromotenggersemeru

Pada saat perayaan sesuai tanggal yang ditetapkan, seluruh kendaraan tidak diperbolehkan masuk ke area Kaldera Tengger. Batas kendaraan hanya diperbolehkan sampai pintu masuk ke kawasan kaldera saja.

Namun demikian, aktivitas pariwisata tetap diperbolehkan  menggunakan kuda. Kendaraan yang digunakan wisatawan harus ditinggal di kawasan pintu masuk. Saat ini, ada empat pintu masuk menuju kawasan Kaldera Tengger yakni Coban Trisula, Kabupaten Malang, laly kawasan Senduro, Kabupaten Lumajang di Savana Teletubies.

Kemudian ada Cemorolawang di Bungkah Kabupaten Probolinggo dan Resort Gunung Penanjakan Wonokitri di Bungkah Kabupaten Pasuruan.

3. Siapkan pengamanan di tiap pintu masuk

Wulan Kapitu, Kaldera Tengger Bebas Kendaraan BermotorInstagram/bbtnbromotenggersemeru

Guna mengantisipasi kemungkinan adanya wisatawan yang bandel, maka TNBTS memastikan bahwa disetiap pintu masuk bakal dilakukan pengamanan. Pengamanan tersebut dilakukan langsung oleh petugas TNBTS dibantu dengan para Mitra Balai Besar TNBTS. Hal itu sekaligus juga untuk memastikan bahwa perayaan Wulan Kapitu bisa berjalan dengan baik sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. 

"Usai rapat tersebut, semua pihak yang hadir berkewajiban untuk mensosialisasikan kesepakatan rapat kepada masyarakat umum," sambung Agus. 

"Keputusan bebas kendaraan bermotor saat perayaan wulan kapitu ini juga merupakan implementasi dari 10 cara baru pengelolaan kawasan konservasi. Juga merupakan penghormatan terhadap adat/budaya (kearifan lokal) masyarakat Tengger sekaligus merupakan momentum untuk memulihkan (recovery) ekosistem kawasan Bromo dan sekitarnya," tutup Agus. 

4. Wulan kapitu adalah bulan suci Suku Tengger

Wulan Kapitu, Kaldera Tengger Bebas Kendaraan BermotorInstagram/bbtnbromotenggersemeru

Wulan Kapitu dalam kalender Suku Tengger merupakan bulan ketujuh yang oleh sesepuh atau tokoh masyarakat Tengger dianggap sebagai bulan suci. Biasanya pada perayaan wulan kapitu ini, sesepuh masyarakat Tengger melakukan laku puasa mutih yang bertujuan untuk menahan diri dari perilaku yang bersifat keduniawkan dan lebih banyak mendekatkan diri kepada Tuhan. Pada tahun-tahun sebelumnya, penutupan dilakukan hingga satu bulan.

Baca Juga: Pengunjung Bromo Dibatasi Hanya 30 Persen dari Total Kuota

Alfi Ramadana Photo Verified Writer Alfi Ramadana

Menulis adalah cara untuk mengekspresikan pemikiran

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya